PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Isak tangis haru pecah saat seorang ibu memeluk erat buah hatinya. Momen penuh kebahagiaan ini terjadi tepat setelah sang anak dinyatakan lulus sidang Pantauan Terakhir (Pantukhir) seleksi prajurit TNI tahun 2026.
Ibu Erni, warga Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Sang putra, Kemas Zaki Arpala, akhirnya resmi diterima menjadi prajurit TNI setelah melalui perjuangan panjang selama tiga tahun berturut-turut.
"Menjadi tentara adalah cita-citanya sejak dulu. Dia tidak kenal putus asa. Meski sudah dua kali gagal seleksi, di percobaan ketiga ini akhirnya dia dinyatakan lulus. Rencananya tanggal 25 Maret mendatang ia sudah harus berangkat pendidikan," tutur Erni sambil menyeka air mata bahagianya, Kamis (19/03/26).
Erni juga menegaskan bahwa keberhasilan Kemas Zaki murni berkat kerja keras tanpa dipungut biaya sepeser pun. Ia bercerita sempat ada pihak yang menawarkan bantuan dengan imbalan sejumlah uang, namun ia tegas menolak.
"Modal kami hanya semangat dan doa. Dulu ada beberapa orang yang menawarkan jasa agar anak kami bisa lulus dengan meminta sejumlah uang, tapi semua kami tolak. Lagipula, kami memang tidak punya uang sebanyak itu," tambahnya.
Di sisi lain, Kemas Zaki Arpala mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaiannya. Ia sadar bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekat.
"Alhamdulillah, puji syukur. Berkat doa orang tua serta dukungan dari keluarga, saudara, dan teman-teman, akhirnya saya bisa menggapai cita-cita menjadi prajurit TNI," ucap Zaki singkat.(kh/sup)










.jpg)




