Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Kamis, 13 Agustus 2026

Resmikan Sekolah Rakyat 1, Ini Harapan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah 


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 bukan sekadar meresmikan sebuah gedung baru, melainkan menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah saat meresmikan Gedung Sekolah Rakyat (SR)Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru, Kamis (13/8/2026).

Momen peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

‎Acara peresmian dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Gubernur Lampung beserta jajaran, Wakil Bupati Lampung Timur, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tenaga pendidik, pendamping PKH, orang tua siswa, serta para peserta didik Sekolah Rakyat.

‎Menurut Bupati Ela, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak dari keluarga yang membutuhkan mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.

‎Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia berharap sekolah ini tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta kepedulian sosial para peserta didik.

‎Kepada para siswa baru, Ela Siti Nuryamah mengajak mereka memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan belajar, para guru, teman, budaya sekolah, serta menumbuhkan semangat belajar demi menggapai cita-cita.

‎"MPLS merupakan awal perjalanan baru. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan pendidikan, kerja keras, disiplin, dan doa, kalian dapat menjadi generasi yang membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, Kabupaten Lampung Timur, hingga bangsa Indonesia," pesannya.

‎Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali asuh, wali asrama, pendamping PKH, pemerintah desa, hingga orang tua siswa agar penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peserta didik.

‎Ia turut berpesan kepada seluruh jajaran sekolah agar memberikan pelayanan pendidikan dan pengasuhan dengan penuh ketulusan, profesionalisme, serta menciptakan lingkungan sekolah dan asrama yang aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

‎Melalui peresmian Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 dan dimulainya MPLS ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang berkontribusi dalam mewujudkan Lampung Timur yang semakin maju dan sejahtera.(Prap)

Semarak Karnaval HUT RI ke-81 di Kecamatan Bumi Agung



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR -- Kapolsek Bumi Agung AKP Wahyu Rihadhi resmi mengibarkan bendera start untuk melepas peserta lomba karnaval Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI)  ke-81 di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (13/8/2026).

Karnaval dengan start dan finish di Lapangan Merdeka Desa Donomulyo ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi mulai dari tingkat anak usia dini hingga tingkat menengah atas, perwakilan UPTD, serta kader PKK se-Kecamatan Bumi Agung. 

Para peserta tampak antusias menampilkan beragam kreativitas di sepanjang jalur rute yang ditentukan panitia. Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Bumi Agung Paisal Azhari, serta Koordinator Lomba, Yoga, yang juga sebagai Kepala UPTD SMPN 1 Bumi Agung.

Kapolsek Bumi Agung AKP Wahyu Rihadhi menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh mendukung kelancaran kegiatan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

"Kami menerjunkan 10 personel untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.

"Pengamanan kami fokuskan pada pengawalan jalur dan pengaturan arus lalu lintas sehingga para peserta karnaval maupun warga yang menonton merasa nyaman," ujar AKP Wahyu Rihadhi.

Dia juga memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara dunia pendidikan dan organisasi kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK dalam menyukseskan acara ini.

"Karnaval ini bukan sekadar hiburan, tetapi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan jiwa nasionalisme serta cinta tanah air sejak dini kepada generasi penerus bangsa,"pungkasnya. (Prap)

Senin, 10 Agustus 2026

PALUGADA PHE OSES Ubah Sampah Organik Jadi Pakan Ikan


Rumah Apung pembuatan pakan ikan jenis maggot


PRAMUDYAFM, KEPULAUAN SERIBU – PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) terus mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui inovasi perikanan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui program PALUGADA (Panggang Lestari dan Mandiri Mendukung Budidaya Ikan Berkelanjutan) yang dikembangkan di Pulau Panggang, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Head of Communication, Relations & CID Zona 6 PHE OSES, Indra Darmawan, mengatakan PALUGADA merupakan program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pengelolaan sampah organik, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pengembangan bank benih ikan, serta peningkatan kapasitas masyarakat.

"Program PALUGADA kami kembangkan dengan pendekatan ekonomi sirkular, sehingga persoalan lingkungan dapat diubah menjadi peluang untuk mendukung produktivitas budidaya ikan sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat," ujar Indra, senin 10 Agustus 2026.

Program yang mulai dijalankan sejak 2023 tersebut diinisiasi PHE OSES bersama kelompok masyarakat binaan di Pulau Panggang, yakni Pokdakan Kerapu Cantik dan Bank Benih Pakubaja. Pelaksanaannya juga melibatkan pemerintah daerah, pendamping program, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, merupakan salah satu wilayah sentra budidaya ikan laut dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA). Kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi salah satu tantangan bagi pembudidaya, terutama terkait tingginya biaya pakan, keterbatasan akses benih dan pakan lokal, serta distribusi.

Melalui PALUGADA, PHE OSES berupaya menghadirkan solusi dengan membangun ekosistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu inovasinya dilakukan melalui pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot BSF.

Sebanyak 2.653 kilogram sampah organik telah berhasil diolah menggunakan larva BSF menjadi maggot yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan. Sementara itu, sisa pengolahan atau kasgot dimanfaatkan sebagai pupuk organik sehingga tidak terbuang percuma.

Selain pengelolaan sampah, program tersebut juga mengembangkan Bank Benih Ikan untuk membantu menyediakan benih unggul bagi pembudidaya. Upaya ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, dengan omzet yang dapat mencapai Rp14,7 juta per siklus serta penghematan biaya pakan hingga Rp2,7 juta per siklus.

"Yang kami dorong bukan hanya peningkatan produksi, tetapi bagaimana masyarakat mampu membangun sistem yang mandiri. Mulai dari pengelolaan sampah, penyediaan pakan alternatif, benih ikan hingga penguatan kelembagaan kelompok," kata Indra.

Program PALUGADA juga melibatkan 15 rumah tangga dalam pengelolaan sampah organik. Masyarakat mendapatkan pelatihan mengenai budidaya ikan, pembuatan pakan alternatif, pengelolaan sampah, serta penguatan kelembagaan kelompok.

Kolaborasi antara Pokdakan, LKM Wisata Bahari, pemerintah, akademisi, masyarakat, dan PHE OSES menjadi bagian penting dalam pengembangan program tersebut. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem budidaya perikanan yang lebih produktif sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Melalui PALUGADA, PHE OSES menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan. Pendekatan ekonomi sirkular yang diterapkan menjadi upaya untuk menciptakan ekosistem perikanan yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.(Prap)

Selasa, 28 Juli 2026

Senator Ahmad Bastian Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027, Ajak Semua Senator Lampung Bersinergi



PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG - Senator asal Lampung, Ahmad Bastian, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang bakal digelar di Lampung. 

Pernyataan itu disampaikan dalam audiensi dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung yang dipimpin Ketua Wira Wira­hadikusumah, di Kantor DPD RI Perwakilan Lampung, Selasa (28/7/2026).

Ketua PWI Lampung, Wira, mengatakan pihaknya memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan kedua agenda nasional tersebut. 

"Sekitar 5.000 wartawan akan datang ke Lampung untuk HPN dan Porwanas 2027. Kami memohon dukungan semua pihak, termasuk para senator dan legislator asal Lampung, agar kegiatan ini berjalan sukses," ujar Wira.

Menanggapi permintaan tersebut, Ahmad Bastian menyatakan kesiapan berkolaborasi dan mendorong keterlibatan semua wakil rakyat asal Lampung. 

"Ada 24 senator dan legislator dari Lampung. Dukungan seluruh senator menjadi modal penting untuk menyukseskan HPN dan Porwanas 2027," kata Ahmad Bastian.

Ahmad juga menyatakan antusiasme mengikuti acara kick off HPN–Porwanas yang akan digelar pada 29 November 2026 dalam format PWI Run. Ia menilai kegiatan lari sebagai langkah cerdas karena olahraga lari telah menjadi gaya hidup di Lampung. 

"Selain kategori 5 km dan 10 km, saya berharap ada half marathon 21 km karena peminatnya cukup banyak," tuturnya.

Senator Ahmad optimistis penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran ribuan wartawan dan peserta olahraga akan mendorong sektor pariwisata, perhotelan, dan usaha mikro di Lampung.(*)

Sepakat Damai, PWI Resmi Cabut Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris



PRAMUDYAFM, JAKARTA - Perselisihan hukum antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri ketegangan secara kekeluargaan pada Selasa (28/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut mempertemukan Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, dengan Hotman Paris. Momentum rekonsiliasi ini diabadikan oleh Dasco melalui unggahan di akun media sosialnya dengan tajuk "Persatuan Indonesia", yang memperlihatkan ketiga tokoh tersebut saling berjabat tangan.

Akhmad Munir menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus tindak lanjut atas iktikad baik Hotman Paris. Ia menegaskan bahwa organisasi profesi jurnalis tertua di Indonesia tersebut telah menerima permohonan maaf sang pengacara.

“Bapak Hotman telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada PWI. Sejatinya, sejak awal kami telah membukakan pintu maaf terkait persoalan tersebut,” ujar Akhmad Munir saat memberikan keterangan resmi.

Lebih lanjut, Munir mengungkapkan bahwa Hotman Paris berkomitmen untuk menjaga etika komunikasi di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Beliau dengan besar hati mengakui kekhilafan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Esensi dari pertemuan ini adalah menjaga persatuan Indonesia,” imbuhnya.

Sebagai konsekuensi dari kesepakatan damai ini, PWI akan segera memproses pencabutan laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 20 Juli 2026 lalu. Proses administrasi pencabutan laporan dijadwalkan selesai dalam waktu dekat.

“Kami telah bersepakat untuk mencabut laporan di kepolisian. Jika tidak dituntaskan hari ini, paling lambat besok seluruh prosesnya akan selesai,” tegas Munir.

Di sisi lain, Sufmi Dasco Ahmad selaku fasilitator menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya merajut kembali tali persaudaraan antar-elemen bangsa. Pesan "Persatuan Indonesia" yang ia gaungkan menjadi simbol berakhirnya sengketa antara sang pengacara nyentrik dengan organisasi pers tersebut.(*/ril)

 
Kode AdSense Anda