Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Sabtu, 25 April 2026

MIN 1 Lampung Timur Raih Apresiasi Nasional atas Praktik Baik Perlindungan Anak



PRAMUDYAFM, Jakarta- Pertemuan Nasional Perlindungan Anak yang diselenggarakan ChildFund International pada 20–23 April 2026 di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, berhasil mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang perlindungan anak dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri perwakilan kementerian, lembaga mitra, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan anak dan kaum muda dari berbagai wilayah. Forum nasional tersebut menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam mencegah kekerasan terhadap anak, baik di ruang luring maupun daring.

ChildFund International, sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan anak, menegaskan dukungannya terhadap pemerintah Indonesia dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, selaras dengan Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2025–2029.

Dalam pertemuan ini, MIN 1 Lampung Timur mendapat perhatian khusus sebagai salah satu sekolah percontohan (piloting) Program *Education for Protection and Wellbeing* (EPW). Kepala MIN 1 Lampung Timur, Darsono, hadir sebagai penanggung jawab program, didampingi oleh Febri Maryana selaku *Person in Charge* (PIC) Program EPW di tingkat satuan pendidikan.

“MIN 1 Lampung Timur mendapatkan kepercayaan sebagai sekolah piloting Program EPW. Kami merasakan manfaat yang sangat besar bagi penguatan budaya perlindungan anak di madrasah,” ujar Darsono.

Pelaksanaan Program EPW di MIN 1 Lampung Timur didukung oleh mitra ChildFund di Lampung, yaitu Yayasan Pembinaan Sosial Lampung (YPSK). YPSK secara aktif memberikan penguatan kapasitas, pendampingan teknis, serta fasilitasi implementasi program di lingkungan madrasah.

Dalam sesi paparan, mitra pelaksana dari delapan provinsi mempresentasikan berbagai capaian dan praktik baik pelaksanaan program perlindungan anak (PRIME) periode 2024–2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur, yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Darsono menegaskan bahwa perubahan positif tampak nyata di lingkungan madrasah. “Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya kesadaran seluruh warga madrasah akan pentingnya perlindungan anak, penguatan budaya sekolah yang bebas dari kekerasan, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam menyuarakan hak dan perlindungan diri mereka,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, MIN 1 Lampung Timur menerima apresiasi khusus dari ChildFund International Indonesia. Child Protection & Advocacy Specialist ChildFund International Indonesia, Reny Haning, menyampaikan penghargaannya secara langsung.

“Implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berpihak pada anak. Praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi contoh inspiratif dan direplikasi di satuan pendidikan lainnya,” ujar Reny Haning.

Partisipasi aktif MIN 1 Lampung Timur dalam forum nasional ini menunjukkan komitmen nyata madrasah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Diharapkan, capaian tersebut dapat terus dikembangkan dan memberi dampak positif yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.(MK/Suprapto)

Jumat, 24 April 2026

Bupati Ela Mengawali Pembangunan TPST RDF di Sukadana, Targetkan Kelola Sampah Secara Modern

Peletakan batu pertama oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi mengawali pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse-Derived Fuel (RDF) di Desa Rantau Jaya Udik, Kecamatan Sukadana, Jumat (24/4/2026).

Langkah ini menjadi tonggak sejarah bagi pemerintah daerah dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas LHPKPP Yudi Irawan, Kepala Bappeda Agusrina Syaka, serta perwakilan Dinas PUPR. Hadir pula Camat Sukadana Hendra Setiawan, Kepala Desa Rantau Jaya Udik Agus Saleh, dan Manager Bisnis Mikro BRI LBO Metro, Triyanto Yohanes.



Bupati yang akrab disapa Mbak Ela ini menegaskan bahwa TPST RDF merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini belum tertangani maksimal.

"Ini adalah bagian dari agenda RPJMD kita. Kita harus bergerak cepat karena saat ini sampah yang tertangani baru sekitar 0,8 persen. Jadi, jangan terlena dengan wilayah kita yang luas dan lahan yang masih banyak," ujar Mbak Ela.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa jenis sampah, baik organik, anorganik, hingga limbah B3 membutuhkan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Melalui sistem RDF ini, sampah akan dipilah secara otomatis. Sampah non-organik nantinya diolah kembali menjadi produk bernilai guna seperti paving block, bahkan dapat dikembangkan menjadi bahan bakar alternatif pembangkit listrik jika volumenya sudah mencukupi.

Pembangunan di Rantau Jaya Udik ini merupakan titik awal dari rencana pembangunan lima zonasi TPST RDF yang tersebar di seluruh wilayah Lampung Timur. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juni mendatang.

Dukungan pembangunan ini juga datang dari dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI. Manager Bisnis Mikro BRI LBO Metro, Triyanto Yohanes, menyatakan bahwa partisipasi ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

"Kami berharap kehadiran TPST ini tidak sekadar menjadi tempat pembuangan akhir, tetapi menjadi pemicu kesadaran warga untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah," pungkas Triyanto.(Prapto)

Kamis, 23 April 2026

Lepas 770 Jemaah Calon Haji Lampung Timur, Ini Pesan Wabup Azwar Hadi



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Pemerintah Kabupaten Lampung Timur secara resmi melepas 770 jemaah calon haji(JCH)tahun 2026 dalam sebuah prosesi di Islamic Center Sukadana, Kamis (23/4/2026). 

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, dan dihadiri unsur Forkopimda serta tamu undangan.

Acara pelepasan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada petugas pendamping haji, serta penyerahan simbolis tanda pengenal kepada perwakilan jemaah calon haji.

Wabup Azwar Hadi menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Lampung Timur telah menganggarkan sebesar Rp4,2 miliar untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional, termasuk pembinaan dan pelayanan jemaah.

“Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah calon haji, agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Bawa nama baik Lampung Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. Artinya jangan berbuat macam-macam,” tegasnya.

Secara khusus, Azwar Hadi juga berpesan kepada para petugas pendamping haji untuk menjalankan tugas secara maksimal, terutama dalam memberikan perhatian kepada jemaah lanjut usia.

“Pendamping haji itu dibiayai pemerintah, jadi harus bekerja serius. Dampingi betul jemaah, terutama yang sudah lanjut usia,” pesannya.

Diketahui, dari total 770 jemaah calon haji asal Lampung Timur, jemaah tertua berusia 95 tahun dari Sekampung  sementara yang termuda berusia 16 tahun dari Raman Utara.

Diakhir sambutan Azwar Hadi berharap seluruh jemaah calon haji dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.(Prapto)

Sinergi TNI Polri Hadir Amankan Festival UMKM Expo HUT Lampung Timur Ke-27



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Berbagai acara dalam rangka menyemarakkan HUT Lamtim ke-27 digelar, salah satunya adalah kegiatan UMKM Expo bertempat di Lapangan Bandar Sribhawono.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 1.001 pengusaha UMKM ini berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 15 hingga nanti puncaknya akan di tutup pada tanggal 25 April 2026.

Guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, Kodim 0429/Lamtim bersama Polres melalui Koramil, Polsek jajaran serta instansi terkait hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hadir.

Terpantau, Rabu (22 April 2026) personil gabungan TNI Polri dan dinas terkait melaksanakan monitoring dilokasi. Diharapkan sosok-sosok berseragam ini merupakan bagian suksesnya rangkaian acara peringatan HUT Kabupaten Lampung Timur.

Babinsa Koramil 429-04/Sribhawono Kodim 0429/Lamtim Pelda Sukaji menuturkan, koordinasi dan sinergi lintas sektor merupakan kunci utama kegiatan pengamanan.

“Kami bersama Polsek, dinas terkait serta para panitia sudah berkoordinasi bagaiman acara yang berlangsung selama 10 hari ini berlangsung aman, nyaman dan lancar mulai dari arus lalu lintas, parkir, sampai pengamanan panggung utama,” ujarnya.

Terpisah, Kapten Inf Heru. S Danramil setempat mengapresiasi dedikasi anggotanya. Menurutnya, suksesnya pengamanan HUT Kabupaten ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Babinsa itu ujung tombak teritorial. Mereka paling paham situasi desa binaannya. Saat acara sebesar ini, peran mereka vital untuk cegah dini dan deteksi dini. Meskipun secara umum situasi kondusif kita harus tetap waspada", tegasnya.

Dedikasi tanpa pamrih inilah yang membuat Babinsa selalu di hati rakyat. Sekali lagi, mereka membuktikan bahwa pengamanan bukan hanya sekadar tugas, tapi bentuk cinta untuk negeri.

Sumber : Pendim0429

Rabu, 22 April 2026

Lampung Resmi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Bakal Jadi Pusat Sorotan Nasional



PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG--Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027 dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama PWI Lampung di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan bahwa dua agenda nasional insan pers itu akan digelar bersamaan pada pekan kedua April 2027.

“HPN dan Porwanas 2027 akan dilaksanakan serentak di Lampung pada pekan kedua April,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peringatan HPN tidak dapat digelar pada 9 Februari sebagaimana lazimnya karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1448 Hijriah. Sebagai pengganti, peringatan HPN tetap akan dilaksanakan secara sederhana pada 9 Februari, sedangkan puncak perayaan digabung dengan Porwanas di Lampung.

Keputusan ini sekaligus menandai kepercayaan nasional kepada Lampung sebagai tuan rumah dua agenda besar di bidang pers dan olahraga wartawan.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, membenarkan penetapan tersebut dan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat keputusan resmi dari PWI Pusat.

“Penetapan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Lampung,” katanya.

Ia menambahkan, surat keputusan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sebagai dasar koordinasi dan persiapan penyelenggaraan.

Dengan status sebagai tuan rumah, Lampung diproyeksikan menjadi pusat perhatian nasional, tidak hanya bagi insan pers, tetapi juga dari sisi ekonomi daerah melalui kunjungan ribuan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.(ril)

 
Kode AdSense Anda