Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Minggu, 28 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Batanghari Gropyokan Tikus

 


PRAMUDYAFM,LAMPUNG TIMUR - Babinsa Koramil 429-12/Batanghari Kodim 0429/Lamtim Serka Yuli Purwanto melaksanakan gotong royong gropyokan tikus di areal persawahan Desa Banarjoyo, Kecamatan Batanghari, Minggu (28/6/2026).

Selain Babinsa turut hadir, Kades Banarjoyo, Bhabinkamtibmas Polsek Batanghari, Penyuluh Pertanian Desa Banarjoyo serta warga masyarakat setempat.

Meskipun metode tradisional, gropyokan tikus lebih efektif, murah dan ramah lingkungan. Karena gropyokan biasanya dilakukan dengan cara-cara dan alat sederhana.

Disela kegiatan, Babinsa Serka Yuli Purwanto menuturkan, ini bukan pembunuhan masal asal-asalan melainkan operasi militer ketahanan pangan versi petani mengingat tikus salah satu hama yang mengancam kedaulatan dan ketahanan pangan.

"Jika 1 betina mampu beranak 5-12 ekor, 5-7 kali dalam setahun. Dan tikus makan 15-20 gram padi/hari. 1000 ekor = 15-20Kg/ hari hilang, kalau dibiarkan petani bisa gagal panen", kata Babinsa.

Terpisah Danramil 429-12/Batanghari Kapten Kav Afrizal menambahkan, kehadiran Babinsa merupakan bukti nyata TNI hadir turut serta menjaga ketersediaan bahan pangan terutama padi di Kabupaten Lampung Timur.

"Ketahanan pangan dimulai dari sawah. Saya pesan kepada para Babinsa jangan pernah malu bahkan ragu kotor karena rakyat. Karena kehormatan TNI ada di senyum petani yang panennya berhasil", jelas Danramil.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan, dalam kegiatan gropyokan bukan hanya saja membasmi tikus agar tidak menggangu pertanian masyarakat tetapi bagaimana semangat gotong-royong yang sudah mulai terkikis zaman kembali timbul sehingga semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Racun tikus bisa dibeli, tetapi semangat gotong-royong tidak bisa dibeli. Gropyokan adalah latihan perang melawan kelaparan. Dan perang ini TNI bersama rakyat harus menang",tegasnya.

Selama masih ada Babinsa yang mau turun sawah, selama masih ada warga yang mau gopyok bareng, maka lumbung kita akan tetap penuh. Karena menjaga beras rakyat, sama mulianya dengan menjaga bendera Merah Putih .

Sumber: PENDIM0429

Sabtu, 27 Juni 2026

Bukti TNI AD Kuat bersama Rakyat, Koramil Batanghari Gelar Nobar Piala Dunia



PRAMUDYAFM, LAPUNG TIMUR – Gelora Piala Dunia 2026 menyatukan 264 desa 24 Kecamatan di Kabupaten Lampung Timur. Kodim 0429/Lamtim melalui jajaranya menggelar "Nobar Piala Dunia 2026 Serentak" di 15 titik Koramil.

Salah satu lokasi yakni di Makoramil 429-12/Batanghari Kodim 0429/Lamtim menggelar nonton bareng gelaran Piala Dunia antara Tanjung Verde vs Arab Saudi. Laga yang prediksi berlangsung ketat ini akan berlangsung di NRG Stadium, Houston, Texas, Amerika Serikat pukul 19.00 waktu setempat atau Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.

Dimana laga ini penentuan Grup H matchday ke-3. Pertarungan gengsi Timur Tengah vs Afrika. Kesebelasan Arab Saudi (Elang Hijau) jika ingin lolos babak selanjutnya wajib menang karena baru mengemas 1 poin dari dua laga yang sudah dijalani, menelan kekalahan 4-0 dari Spanyol serta imbang 1-1 saat bersua Uruguay.

Sementara Tanjung Verde sedikit diunggulkan karena sudah mendapatkan 2 poin, imbang 0-0 lawan Spanyol serta 2-2 pada saat melawan Uruguay. Kesebelasan berjuluk Blue Shark (Hiu Biru) cukup menahan imbang Arab Saudi untuk babak 32.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, S.I.P., M.I.P dalam keterangannya menyampaikan, Ini bukan sekadar nonton bola, tapi operasi kemanunggalan wujud nyata "Aman Negara dimulai dari Desa".

"TNI AD Kuat Bersama Rakyat. Kekuatan kita bukan di Alutsista saja. Kekuatan kita ada di kebersamaan,.persatuan dan kesatuan di kopi pahit ini, di tawa bapak-bapak dan adik-adik pada saat nobar", ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, Piala Dunia 2026 ini cuma 1 bulan. Tapi semangat kemanunggalan yang kita bangun hari ini harus tetap terjaga untuk 365 hari kedepan bahkan selamanya.

"Kalau 264 desa kita bisa nobar tanpa ribut, tanpa beda-beda, maka 264 desa itu siap gotong royong bangun jalan, siap siskamling lawan maling, siap jaga anak-anak dari narkoba. Selama rakyat masih percaya sama loreng, selama Babinsa masih mau ngopi di pos kamling, maka NKRI harga mati Lampung Timur pasti aman", jelasnya.

Sebagai informasi bahwa digratiskannya Piala Dunia 2026 atas arahan Presiden Prabowo. Sebagai pemegang hak siar ( Official Broadcaster resmi untuk Indonesia ) stasiun TVRI. Total ada 104 pertandingan full dari fase group sampai final mulai 11 Juni s.d 19 Juli 2026.

Terselenggaranya ini bentuk dukungan Presiden dan negara hadir agar seluruh rakyat bisa menikmati ajang olahraga terbesar di dunia tanpa harus terbebani biaya berlangganan terutama untuk daerah 3T (daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

*Tertinggal*, untuk daerah dengan ekonomi, SDM.dan infrastruktur masih di bawah rata-rata nasional. *Terdepan* daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, serta *Terluar* merupakan daerah dengan pulau-pulau kecil paling pinggir Indonesia, berbatasan langsung dengan laut lepas/internasional.

Sumber : PENDIM0429

Jumat, 26 Juni 2026

PD-PKPNU Angkatan 87 di Pasir Sakti Resmi Dibuka



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan 87 resmi dibuka di Kecamatan Pasir Sakti dengan diikuti sebanyak 104 peserta dari berbagai unsur kader Nahdlatul Ulama.  

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat proses kaderisasi di tubuh NU agar lahir kader yang memiliki wawasan keislaman, ke-NU-an, dan kebangsaan, serta siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan organisasi. 

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan bertempat di lantai 2 Madrasah Aliyah Ma’arif NU Pasir Sakti. Jum'at ,(26/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU, badan otonom, tokoh agama, serta para peserta yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat.  

Sebagian besar peserta berasal dari kalangan tenaga pendidik di lingkungan Ma’arif dan sekolah-sekolah NU, yang diharapkan mampu menjadi penggerak kaderisasi di lembaga pendidikan masing-masing.  

Sambutan dari PCNU Lampung Timur disampaikan oleh Sekretaris PCNU, Abdul Latif. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta atas komitmennya dalam mengikuti proses kaderisasi.  

“PD-PKPNU merupakan pintu gerbang kaderisasi formal Nahdlatul Ulama yang bertujuan membentuk kader berakhlakul karimah, berhaluan Aswaja An-Nahdliyah, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemaslahatan umat,” ujar Abdul Latif.  

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Semoga peserta dapat menjadi kader NU yang militan, berintegritas, dan siap mengabdi di tengah masyarakat,” tambahnya.  

PD-PKPNU Angkatan 87 di Kecamatan Pasir Sakti diharapkan menjadi momentum lahirnya kader-kader NU yang berkualitas, mampu menjawab tantangan zaman, serta memperkuat peran Nahdlatul Ulama di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kebangsaan.(*/Prap)

Kamis, 25 Juni 2026

Puskesmas Sukadana Gelar Evaluasi PMT Pangan Lokal 2026



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sukadana Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal Tahun 2026 di Aula UPTD Puskesmas setempat, Kamis (25/6/2026).

Adapun program PMT berbasis pangan lokal tersebut diberikan kepada ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), balita gizi kurang, balita berat badan kurang, serta balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukadana Hendra Septiawan, Plt Kepala UPTD Puskesmas Sukadana Meidariani, perwakilan Danramil Sukadana, perwakilan Kapolsek Sukadana, PLKB Kecamatan Sukadana, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa, kader PMT Lokal, serta petugas UPTD Puskesmas Sukadana. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 33 peserta.



Plt Kepala UPTD Puskesmas Sukadana, Meidariani, mengatakan permasalahan gizi pada balita dan ibu hamil KEK hingga saat ini masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara bersama-sama. Menurutnya, pemberdayaan kader melalui pelatihan penyiapan makanan berbasis pangan lokal menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi.

"Kader merupakan garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat. Keberhasilan peningkatan kesehatan ibu hamil KEK dan balita gizi kurang sangat dipengaruhi oleh kualitas serta kompetensi kader kesehatan," ujar Meidariani.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program PMT Lokal selama ini.Menurutnya, kegiatan evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat capaian program yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta menyusun langkah-langkah perbaikan agar pelaksanaan PMT Lokal ke depan dapat berjalan lebih optimal.

"Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin diskusi yang konstruktif dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam upaya peningkatan status gizi ibu hamil dan balita di wilayah kita," pungkas Kepala Puskesmas Sukadana yang akrab disapa Ria.

Sementara itu, Camat Sukadana Hendra Septiawan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program PMT Lokal yang dinilai sebagai salah satu upaya penting dalam pencegahan dan penanganan masalah gizi pada ibu hamil dan balita.

"Keberhasilan program ini tentunya membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, PLKB, kader, maupun masyarakat," kata Hendra.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan evaluasi tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas program.

"Mari kita bersama-sama melihat capaian yang telah diraih, mengevaluasi berbagai kendala yang ada, serta menyusun langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan. Mari kita terus memperkuat koordinasi dan komitmen lintas sektor demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," pungkasnya.(Prapto)

Pemkab Lampung Timur Susun Langkah Strategis Pemulihan Pascabencana Lewat Jitupasna



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)Tim Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITUPASNA) di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat , Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Zainuddin, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur, Rustam Effendi. Rakor ini Kepala Pelaksana BPBD Mohammad Ridwan ,Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Arjon Bastian dan diikuti oleh 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam tim teknis pengkajian kebutuhan pascabencana.

Dalam laporannya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Timur, Mohammad Ridwan, menyampaikan bahwa rapat koordinasi JITUPASNA dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Lampung Timur.

Menurutnya, rakor tersebut juga menjadi wadah untuk menyelaraskan dan meningkatkan peran pemerintah daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam mengkaji kebutuhan pascabencana serta merumuskan rencana pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dalam jangka waktu tertentu.

"Melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat tersusun draft Peraturan Bupati tentang penyelenggaraan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perumahan serta prasarana pascabencana sebagai pedoman pelaksanaan di daerah," ujar Ridwan.

Mohammad Ridwan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir serta berharap seluruh rangkaian rapat koordinasi dapat berjalan lancar dari awal hingga selesai dan menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi daerah.

Sementara itu dalam sambutan tertulis Sekdakab yang dibacakan Ahmad Zainuddin, disampaikan pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan langkah penting dalam mendukung penyelenggaraan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 6 Tahun 2017.

"Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan langkah penting dalam rangka pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus tindak lanjut pembentukan Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana dan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana," ujar Ahmad Zainuddin saat membacakan sambutan Sekda.


Menurutnya, bencana alam maupun non-alam dapat terjadi sewaktu-waktu dan menimbulkan dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat, infrastruktur, pelayanan publik, perekonomian hingga lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan langkah yang terencana, terukur, dan berbasis data agar proses pemulihan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa Tim JITUPASNA memiliki peran strategis dalam melakukan identifikasi, inventarisasi, serta pengkajian secara menyeluruh terhadap berbagai kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana. 

Hasil pengkajian tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang terintegrasi serta berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga berharap melalui rapat koordinasi ini dapat tercipta kesamaan persepsi, sinkronisasi data, dan penguatan koordinasi antarperangkat daerah serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Dengan demikian, dokumen pengkajian yang dihasilkan dapat lebih akurat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, seluruh peserta rapat diimbau untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana berdiskusi, bertukar informasi, dan menyampaikan berbagai masukan konstruktif. Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pemulihan pascabencana yang cepat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pemkab Lampung Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak agar masyarakat Lampung Timur semakin tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.

Di akhir sambutannya, Sekdakab Lampung Timur menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Lampung Timur, seluruh anggota Tim JITUPASNA, OPD terkait, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Semoga rapat koordinasi ini menghasilkan rumusan dan langkah-langkah strategis yang bermanfaat bagi pembangunan daerah serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Lampung Timur," tutupnya.(Prapto)

 
Kode AdSense Anda