Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Kamis, 12 Februari 2026

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah untuk Yayasan Raudlotul Jannah



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, BRI melalui program CSR menyalurkan 1 (satu) unit mobil pengangkut sampah kepada Yayasan Raudlotul Jannah, Desa Banjar Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BRI dalam meningkatkan pengelolaan kebersihan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas sosial dan keagamaan yang dijalankan Yayasan Raudlotul Jannah di tengah masyarakat.

Pimpinan Cabang BRI BO Metro, Jamali, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen BRI untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat, khususnya dalam mendukung program lingkungan yang berkelanjutan.

"Melalui program BRI Peduli, kami berharap bantuan mobil pengangkut sampah ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebersihan lingkungan serta mendukung kegiatan sosial Yayasan Raudlotul Jannah. BRI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Jamali.

JamaIi menambahkan, pengelolaan sampah yang baik menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan produktif. Karena itu, BRI secara konsisten menyalurkan bantuan CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Raudlotul Jannah Banjar Agung, Heru, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BRI. Menurutnya, keberadaan mobil pengangkut sampah ini sangat membantu operasional yayasan dan warga sekitar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI BO Metro atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Mobil pengangkut sampah ini sangat bermanfaat bagi kami dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kegiatan yayasan," ungkap Heru.

Heru berharap, sinergi antara lembaga sosial dan dunia perbankan seperti ini dapat terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lampung Timur.

Program BRI Peduli sendiri merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.(Sup)

Primkop Kartika Gatam Lamtim Gelar RAT Tutup Buku Tahun 2025


 PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR  - Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer Koperasi Gatam Lamtim ke-4 yang mengusung tema "Dengan Semangat Adaptif dan Solutif, Koperasi Angkatan Darat Siap Membangun Kemandirian Dalam Rangka Mensejahterakan Anggota" berlangsung di Aula Gatot Subroto, Makodim, Kamis (12/02/2026).

RAT Koperasi merupakan forum tertinggi dan kewajiban wajib tahunan bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan kinerja, keuangan, dan rencana kerja kepada anggota. RAT dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah tutup buku, umumnya Januari-Maret, untuk membahas SHU (Sisa Hasil Usaha) laporan tahunan, dan evaluasi pengurus.

Kegiatan RAT dan tutup buku Tahun 2025 dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, yang diwakili oleh Danramil 429-14/Jabung Kapten Inf Syafri Amrullah.

Sambutan Dandim yang dibacakan Kapten Inf Syafri Amrullah menyampaikan apresiasi sekaligus imbauan kepada para pengurus dan anggota sehingga mampu membawa koperasi ini bisa berkembang.

"Semua kesuksesan, kelancaran dan hasil yang baik ini tentunya tidak terlepas dari pembinaan koperasi yang secara langsung dan terus menerus, pengawasan yang intens, partipasi aktif dari anggota serta semangat pantang menyerah dari rekan-rekan pengurus dalam melaksanakan tugasnya", ujar Dandim dalam sambutanya.  

Lebih lanjut Dandim menegaskan bahwa RAT mempunyai arti cukup strategis dalam pembangunan koperasi kearah yang lebih baik lagi, karena dalam kegiatan ini akan membahas laporan pertanggung jawaban pengurus dan rencana kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi tahun depannya.

“Secara bertahap pengurus juga harus terus memperbaiki sistem manajemen usaha, administrasi umum, administrasi keuangan, administrasi pengelolaan barang dan pemodalan agar koperasi ini lebih kuat dan mampu dalam berusaha mensejahterakan anggotanya,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kadis Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Lamtim diwakili Kabid pengawasan dan pemeriksaan, Halimah Oktaviani menyampaikan, RAT menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan strategi, dan memilih pengurus baru.

"Atas nama Dinas Koperasi, UMKM Lampung Timur kami sangat  mengapresiasi terselenggaranya kegiatan RAT tutup buku Tahun 2025 tepat waktu menunjukan kesehatan Koperasi. RAT sebagai forum tertinggi untuk transparansi dan pertanggung jawaban, serta mendorong profesionalisme pengelolaan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anggota", tuturnya.

Masih disampaikannya, pertanggung jawaban ini penting dilakukan untuk mengukur kinerja pengurus serta mengevaluasi seluruh program dan kegiatan, agar pada masa mendatang kinerja koperasi dapat di perbaiki dan lebih disempurnakan lagi. 

RAT diakhiri dengan pembacaan hasil laporan keuangan, diskusi program kerja serta pembagian doorprize. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan koperasi berjalan efisien dan memberikan manfaat maksimal bagi anggotanya.

Sumber :Pendim0429

Selasa, 10 Februari 2026

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung pembangunan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, BRI menyalurkan bantuan satu unit mobil pengangkut sampah kepada Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur.

Bantuan tersebut diserahkan sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kualitas kebersihan dan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan.

Pimpinan Cabang BRI BO Metro, Jamali, mengatakan bahwa bantuan mobil pengangkut sampah ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

"Melalui program BRI Peduli TJSL, kami ingin hadir langsung memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Mobil pengangkut sampah ini diharapkan dapat membantu Yayasan Karya Mandiri dan warga Desa Karang Anom dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Jamali. Selasa 10 Februari 2026.

Jamali menambahkan, BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga berkomitmen mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang.

"BRI akan terus mendukung program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Karya Mandiri Desa Karang Anom, Alfiansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran mobil pengangkut sampah sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pengelolaan sampah di desa.

"Selama ini kami menghadapi keterbatasan sarana dalam pengangkutan sampah. Bantuan dari BRI ini sangat berarti dan akan langsung kami operasikan untuk melayani masyarakat," kata Alfiansyah.

Dia berharap, sinergi antara dunia perbankan dan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung pembangunan desa dan peningkatan kesadaran lingkungan.

Program BRI Peduli TJSL sendiri merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.(**)

Babinsa Koramil 14/Jabung kawal Verifikasi ODF dan STMB



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Terkait status Open Defecation Free (ODF) di wilayah Kabupaten Lampung Timur, Babinsa Koramil 0429-14/Jabung Kodim 0429/Lamtim Sertu Eko Mardiansah bersama Tim verifikator, Dinkes Lamtim serta Perangkat  Desa melaksanakan verifikasi ODF STMB Di desa Mekar Karya, Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, Selasa (10/2/2026)

Dalam pelaksanaannya, kolaborasi antara Babinsa dengan dinas terkait, perangkat desa serta tokoh masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program sanitasi ini.

Selain melakukan verifikasi fisik, Babinsa juga berperan aktif dalam mengawal penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Lima pilar tersebut mencakup perilaku stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, serta pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.

Sertu Eko Mardiansah selaku Babinsa menyampaikan,sebagai aparat komando kewilayahan pihaknya bersama jajaran selalu siap memberikan pendampingan serta edukasi agar terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih.

" Kami siap mendapingi kegiatan verifikasi ODF guna terciptanya lingkungan bersih dan sehat sekaligus menghimbau agar masyarakat menumbuhkan sikap sadar diri terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan."tuturnya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa status desa ODF yang diraih nantinya benar-benar mencerminkan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan.

Pemerintah Kecamatan dan petugas Puskesmas memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan Babinsa yang secara konsisten memberikan edukasi dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Keberhasilan verifikasi ODF dan STBM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi desa-desa di Jabung untuk meraih predikat desa sehat setingkat kabupaten.

Sumber : PENDIM 0429

Senin, 09 Februari 2026

Buka Konvensi Nasional Media Massa, Menkomdigi Meutya Soroti Etika Pers di Era AI



PRAMUDYAFM, BANTEN, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara resmi membuka Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Hotel Aston Serang, Banten, Minggu (8/2/26).

Konvensi yang mengusung tema “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” tersebut dihadiri ratusan tokoh pers nasional, pimpinan media, konstituen Dewan Pers, serta praktisi komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pidato kuncinya, Meutya Hafid menekankan pentingnya transformasi digital yang tetap berorientasi pada kepentingan publik, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurut Meutya, AI bukan sekadar alat efisiensi kerja, tetapi juga menghadirkan tantangan serius bagi etika jurnalistik. Ia menegaskan teknologi harus menjadi pendukung kerja wartawan, bukan menggantikan peran manusia dalam verifikasi informasi dan fungsi kontrol sosial.

“Transformasi digital tidak boleh menggerus pilar demokrasi. Kita harus memastikan pers tetap sehat, kredibel, dan berintegritas,” ujar Meutya.

Ia mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan digital yang lebih komprehensif untuk melindungi ekosistem informasi nasional. Regulasi tersebut diharapkan menciptakan hubungan yang lebih adil dan transparan antara platform digital global dan media lokal.

Meutya juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pers, khususnya melalui pelatihan kecakapan digital bagi wartawan di daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkecil kesenjangan kualitas informasi antara pusat dan daerah.

Selain itu, Menkomdigi menegaskan komitmen pemerintah dalam menyempurnakan implementasi publisher rights melalui koordinasi intensif dengan Dewan Pers dan organisasi konstituen. Transparansi kebijakan, menurutnya, menjadi kunci keberlanjutan industri media nasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyatakan disrupsi digital merupakan keniscayaan dalam sejarah peradaban manusia. Meski demikian, ia menilai publik akan selalu membutuhkan media arus utama yang mampu menyajikan informasi jernih dan dapat dipercaya.

“Di tengah banjir informasi dan konten toksik, masyarakat justru mencari ‘air bersih’. Di situlah peran utama pers sebagai penyaring fakta,” kata Komaruddin.

Ia mengibaratkan disrupsi digital sebagai banjir lumpur yang merusak, tetapi sekaligus dapat menyuburkan jika dikelola dengan baik melalui inovasi dan adaptasi.

Menurut Komaruddin, media arus utama tetap menjadi rujukan publik karena memiliki tanggung jawab etik, verifikasi, dan nilai kemanusiaan yang tidak dapat digantikan oleh mesin.

Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan revitalisasi pers nasional dalam menghadapi tantangan teknologi, sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kualitas jurnalisme Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi nasional serta diskusi panel yang menghadirkan pakar teknologi dan tokoh media untuk membahas regulasi AI, etika jurnalistik, dan perlindungan hak cipta karya pers di ruang digital.
 
Kode AdSense Anda