Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Selasa, 10 Februari 2026

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung pembangunan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, BRI menyalurkan bantuan satu unit mobil pengangkut sampah kepada Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur.

Bantuan tersebut diserahkan sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kualitas kebersihan dan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan.

Pimpinan Cabang BRI BO Metro, Jamali, mengatakan bahwa bantuan mobil pengangkut sampah ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

"Melalui program BRI Peduli TJSL, kami ingin hadir langsung memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Mobil pengangkut sampah ini diharapkan dapat membantu Yayasan Karya Mandiri dan warga Desa Karang Anom dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Jamali. Selasa 10 Februari 2026.

Jamali menambahkan, BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga berkomitmen mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang.

"BRI akan terus mendukung program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Karya Mandiri Desa Karang Anom, Alfiansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran mobil pengangkut sampah sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pengelolaan sampah di desa.

"Selama ini kami menghadapi keterbatasan sarana dalam pengangkutan sampah. Bantuan dari BRI ini sangat berarti dan akan langsung kami operasikan untuk melayani masyarakat," kata Alfiansyah.

Dia berharap, sinergi antara dunia perbankan dan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung pembangunan desa dan peningkatan kesadaran lingkungan.

Program BRI Peduli TJSL sendiri merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.(**)

Babinsa Koramil 14/Jabung kawal Verifikasi ODF dan STMB



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Terkait status Open Defecation Free (ODF) di wilayah Kabupaten Lampung Timur, Babinsa Koramil 0429-14/Jabung Kodim 0429/Lamtim Sertu Eko Mardiansah bersama Tim verifikator, Dinkes Lamtim serta Perangkat  Desa melaksanakan verifikasi ODF STMB Di desa Mekar Karya, Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, Selasa (10/2/2026)

Dalam pelaksanaannya, kolaborasi antara Babinsa dengan dinas terkait, perangkat desa serta tokoh masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program sanitasi ini.

Selain melakukan verifikasi fisik, Babinsa juga berperan aktif dalam mengawal penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Lima pilar tersebut mencakup perilaku stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, serta pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.

Sertu Eko Mardiansah selaku Babinsa menyampaikan,sebagai aparat komando kewilayahan pihaknya bersama jajaran selalu siap memberikan pendampingan serta edukasi agar terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih.

" Kami siap mendapingi kegiatan verifikasi ODF guna terciptanya lingkungan bersih dan sehat sekaligus menghimbau agar masyarakat menumbuhkan sikap sadar diri terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan."tuturnya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa status desa ODF yang diraih nantinya benar-benar mencerminkan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan.

Pemerintah Kecamatan dan petugas Puskesmas memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan Babinsa yang secara konsisten memberikan edukasi dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Keberhasilan verifikasi ODF dan STBM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi desa-desa di Jabung untuk meraih predikat desa sehat setingkat kabupaten.

Sumber : PENDIM 0429

Senin, 09 Februari 2026

Buka Konvensi Nasional Media Massa, Menkomdigi Meutya Soroti Etika Pers di Era AI



PRAMUDYAFM, BANTEN, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara resmi membuka Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Hotel Aston Serang, Banten, Minggu (8/2/26).

Konvensi yang mengusung tema “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” tersebut dihadiri ratusan tokoh pers nasional, pimpinan media, konstituen Dewan Pers, serta praktisi komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pidato kuncinya, Meutya Hafid menekankan pentingnya transformasi digital yang tetap berorientasi pada kepentingan publik, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurut Meutya, AI bukan sekadar alat efisiensi kerja, tetapi juga menghadirkan tantangan serius bagi etika jurnalistik. Ia menegaskan teknologi harus menjadi pendukung kerja wartawan, bukan menggantikan peran manusia dalam verifikasi informasi dan fungsi kontrol sosial.

“Transformasi digital tidak boleh menggerus pilar demokrasi. Kita harus memastikan pers tetap sehat, kredibel, dan berintegritas,” ujar Meutya.

Ia mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan digital yang lebih komprehensif untuk melindungi ekosistem informasi nasional. Regulasi tersebut diharapkan menciptakan hubungan yang lebih adil dan transparan antara platform digital global dan media lokal.

Meutya juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pers, khususnya melalui pelatihan kecakapan digital bagi wartawan di daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkecil kesenjangan kualitas informasi antara pusat dan daerah.

Selain itu, Menkomdigi menegaskan komitmen pemerintah dalam menyempurnakan implementasi publisher rights melalui koordinasi intensif dengan Dewan Pers dan organisasi konstituen. Transparansi kebijakan, menurutnya, menjadi kunci keberlanjutan industri media nasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyatakan disrupsi digital merupakan keniscayaan dalam sejarah peradaban manusia. Meski demikian, ia menilai publik akan selalu membutuhkan media arus utama yang mampu menyajikan informasi jernih dan dapat dipercaya.

“Di tengah banjir informasi dan konten toksik, masyarakat justru mencari ‘air bersih’. Di situlah peran utama pers sebagai penyaring fakta,” kata Komaruddin.

Ia mengibaratkan disrupsi digital sebagai banjir lumpur yang merusak, tetapi sekaligus dapat menyuburkan jika dikelola dengan baik melalui inovasi dan adaptasi.

Menurut Komaruddin, media arus utama tetap menjadi rujukan publik karena memiliki tanggung jawab etik, verifikasi, dan nilai kemanusiaan yang tidak dapat digantikan oleh mesin.

Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan revitalisasi pers nasional dalam menghadapi tantangan teknologi, sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kualitas jurnalisme Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi nasional serta diskusi panel yang menghadirkan pakar teknologi dan tokoh media untuk membahas regulasi AI, etika jurnalistik, dan perlindungan hak cipta karya pers di ruang digital.

Ops Keselamatan 2026 : Satlantas Polres Lampung Timur Gunakan Strategi Pendekatan Humanis



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Hari ketujuh pelaksanaan Ops Keselamatan Krakatau 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Timur  menggelar kegiatan sosialisasi berupa teguran kepada para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur Labuhan Ratu, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Lampung Timur. Dalam kegiatan ini, personel Satlantas memberikan imbauan secara langsung kepada pengendara terkait pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Selain sosialisasi, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm standar, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, serta melanggar rambu lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Lampung Timur, AKP Wahyu , mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

“Pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Krakatau 2026, kami lebih mengedepankan upaya edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Teguran yang diberikan bertujuan untuk mengingatkan pengendara agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas,” ujar AKP Wahyu.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu, serta menjaga etika berkendara. Dengan tertib berlalu lintas, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan berlalu lintas,” tambahnya.

AKP Wahyu juga menegaskan bahwa Satlantas Polres Lampung Timur akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan selama Operasi Keselamatan Krakatau 2026 berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Hukum Polres Lampung Timur.

Sumber : humaspolreslamtim

Sabtu, 07 Februari 2026

Sukseskan Gerakan ASRI Serentak, Dandim 0429/Lamtim Bersama Forkopimda Sasar Jembatan Way Curup



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

Sebagai tindak lanjut Instruksi tersebut, Kodim 0429/Lamtim bersama Pemerintah Daerah, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta warga masyarakat menggelar kegiatan pembersihan sungai Way Curup, Kecamatan Mataram Baru, Jum'at (6/2/2026).

Korve masal serentak ini dihadiri langsung oleh Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kapolres AKBP. Heti Patmawati, Kajari Lamtim Dr. Pofrizal, Ketua DPRD Rida Rotul Aliyah serta Wakil Bupati Azwar Hadi.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, menegaskan bahwa gerakan Indonesia ASRI serentak yang menjadi instruksi langsung Bapak Prabowo jangan hanya sebatas slogan atau seremonial saja.

"Persolalan sampah telah menjadi masalah krusial diberbagai daerah berpotensi menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan lingkungan serta pembangunan nasional. Sehingga kegiatan kurve atau kerja bakti ini kedepan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan", tegas Dandim.

Dandim juga mengajak tiap instansi untuk aktif menggelorakan Indonesia ASRI bila perlu pimpinan di unit kerja masing-masing membaur memberikan contoh kepada anggotanya.

"Dengan membiasakan hal ini kita berharap terbangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden,” pungkasnya.

Sementara Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah pada saat membuka kegiatan secara resmi menekankan pentingnya pelaksanaan Gerakan ASRI secara rutin di seluruh lingkungan pemerintahan, mulai dari Forkopimda, Forkopimcam, hingga kantor-kantor pelayanan publik.

"Lampung Timur siap berkolaborasi, mendukung dan menjalankan secara konsisten gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia", ujarnya.

Sumber : Pendim0429

 
Kode AdSense Anda