Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Rabu, 03 Juni 2026

UIN Raden Intan Siapkan Fasilitas untuk Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

 


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) siap mendukung penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Lampung. Dukungan itu berupa pemanfaatan fasilitas olahraga hingga penginapan milik kampus.

Komitmen tersebut disampaikan Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaluddin Z saat menerima audiensi Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah bersama jajaran di Gedung Rektorat UIN RIL, Rabu (3/6).

Menurut Wan Jamaluddin, penunjukan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas merupakan momentum penting untuk menunjukkan kapasitas daerah dalam menggelar agenda nasional.

“Apapun yang bisa UIN RIL berikan untuk mendukung PWI akan kami upayakan semaksimal mungkin sesuai kebijakan dan kemampuan anggaran yang ada,” katanya.

UIN RIL memiliki sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan selama pelaksanaan HPN dan Porwanas. Di antaranya Sport Center, lapangan futsal, gedung serbaguna (GSG), serta penginapan kampus berkapasitas 92 kamar yang memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga.

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan, Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 yang direncanakan berlangsung pada April mendatang. Ajang tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia.

“Terakhir Lampung menjadi tuan rumah HPN pada 1993. Karena HPN dan Porwanas digelar bersamaan, aktivitas pada April 2027 nanti akan sangat padat,” ujarnya.

Porwanas 2027 akan mempertandingkan 14 cabang olahraga. Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dinilai sangat penting untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan.

Wirahadikusumah menambahkan, keterlibatan kampus terbukti efektif pada pelaksanaan Porwanas sebelumnya di Jawa Timur yang memanfaatkan fasilitas sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Brawijaya.

“Kami berharap UIN Raden Intan Lampung menjadi bagian penting dalam menyukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung,” tandasnya.(rilpwi)

Senin, 01 Juni 2026

PCNU Lampung Timur Mantapkan PD-PKPNU 2026, Ketua Ajak Pengurus Kembali Khidmah untuk Umat



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan Program Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PD -PKPNU) pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua PCNU Lampung Timur, Dardiri Ahmad, dalam rapat koordinasi bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Lampung Timur yang digelar di kediamannya, Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, Way Jepara, Senin (1/6/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Lakpesdam NU Lampung Timur Muhammad Ali Maksum, Sekretaris Lakpesdam Deni Virawan, serta jajaran pengurus Lakpesdam NU Lampung Timur.

Dalam arahannya, Dardiri Ahmad mengajak seluruh pengurus untuk kembali meneguhkan niat berkhidmah di Nahdlatul Ulama dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

“Mari kita mulai kembali dengan bismillahirrahmanirrahim. Kita niatkan khidmah di NU dengan penuh keikhlasan, tanpa rasa khawatir. Apa pun tugasnya, kita jalankan sebagai bentuk pengabdian,” ujarnya.

Menurut Dardiri, pelaksanaan PD -PKPNU tetap mengacu pada hasil musyawarah kerja (musker) PCNU yang telah menetapkan program tersebut sebagai agenda tahunan. Namun, sejak tahun sebelumnya, pelaksanaannya dilakukan dengan sistem zonasi.

“Sesuai hasil musker, PD -PKPNU tetap dilaksanakan setiap tahun. Namun, pelaksanaannya kini dibagi menjadi enam zona, tidak lagi di setiap kecamatan. Jika ada kecamatan yang mengajukan kegiatan, tentu akan kita jadwalkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan PD-PKPNU saat ini tinggal menunggu penentuan lokasi oleh masing-masing Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di setiap zona.

Lebih lanjut, Dardiri menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Lakpesdam PCNU dengan Lakpesdam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Selama ini, menurutnya, komunikasi belum berjalan secara optimal sehingga perlu ditingkatkan.

“Ke depan, kita harus memperkuat koordinasi dengan PBNU, khususnya di bidang Lakpesdam. Selama ini masih ada kegiatan dari pusat yang belum terhubung langsung dengan PCNU,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Lakpesdam memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, sehingga para pengurus diharapkan lebih aktif dalam menggali peluang program, termasuk di bidang sosial dan ekonomi.

“Khidmah di NU bukan hanya untuk warga NU semata, tetapi manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Lampung Timur,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dardiri mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing, serta membangun kebersamaan demi kemajuan organisasi.

“Tidak semua harus melakukan hal yang sama. Khidmah itu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting, kita berjalan bersama dan saling menguatkan,” katanya.

Ia berharap seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata, terutama dalam peningkatan kualitas akhlak dan kesejahteraan masyarakat.

Menutup arahannya, Dardiri mengajak seluruh peserta rapat untuk memohon rida Allah SWT agar setiap langkah pengabdian diberi keberkahan dan kemudahan.

“Semoga apa yang kita lakukan mendapat rida Allah SWT. Kita diberi kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta keluarga yang saleh dan salehah,” pungkasnya.(*/Prap)

Kodim 0429/Lamtim Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR  - Komando Distrik Militer (Kodim) 0429/Lamtim menggelar upacara Bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, bertempat di lapangan Apel Makodim, Senin (1/62026).

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama anggota Kodim.

Dalam Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, yang dibacakan oleh Dandim dikatakan bahwa peringatan hari Lahir Pancasila bukan sekedar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Ia menjelaskan, tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

“Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ungkap Dandim pada saat membacakan pidato.

Indonesia, lanjutnya, bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Olehnya itu, Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif.

“Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” pungkasnya.

Dandim mengajak seluruh elemen bangsa terutama generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi yang hidup. Dirinya juga memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan memenuhi rasa keadilan publik menjamin hak masyarakat kecil dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

“Jangan biarkan nilai – nilai luhur ini hanya menjadi hiasan dinding kantor atau teks buku Sejarah,” imbuhnya.

Diharapkan, seluruh elemen bangsa meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dengan terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” pungkasnya.

Momentum peringatan hari lahir Pancasila tahun 2026 Dandim mengajak kepada seluruh prajurit senantiasa menjadi garda terdepan jika ada yang ingin merubah ideologi negara.

"Pancasila bukan untuk dihafal, tapi untuk diamalkan. Bagi prajurit, mengamalkan  berarti keringat, tugas dan serta  pengorbanan terbaik setiap hari kepada masyarakat, bangsa dan negara" tegas Dandim.

Sumber : PENDIM0429

Sabtu, 30 Mei 2026

RS Mardi Waluyo Metro dan GRIB Jaya Gelar Baksos Pengobatan Gratis di Way Bungur

Sekda Lampung Timur Rustam Effendi saat menghadiri pengobatan gratis RS Mardi Waluyo dan GRIB Jaya di Way Bungur/ist


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--RS Mardi Waluyo Metro bersama Grib Jaya Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) pengobatan gratis bagi masyarakat di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten setempat , Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan sosial yang berlangsung di balai desa Tegal Ombo itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Timur Rustam Effendi sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi RS Mardi Waluyo dengan GRIB Jaya.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPC GRIB Jaya Lampung Timur Gustam Heri, Camat Way Bungur Lusi Apriana beserta unsur Forkopimcam, Kepala desa Tegal Ombo Akmad Widodo serta Ketua PAC GRIB Jaya Way Bungur Togi Manurung beserta anggota.

Sejak pagi, warga Way Bungur terlihat antusias berdatangan untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dari tim medis RS Mardi Waluyo Metro.

Bagian Humas RS Mardi Waluyo Metro, Yehu Perwira, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit Mardi Waluyo bersama GRIB Jaya Lampung Timur terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.

“Kami berharap kegiatan pengobatan gratis ini dapat membantu masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Yehu Perwira melalui pesan Whatsapp nya.

Menurutnya, RS Mardi Waluyo Metro berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pelayanan kesehatan yang bermanfaat.

PAC GRIB Jaya Way Bungur bersama Tim Medis RS Mardi Waluyo Metro(ist)


Sementara itu Ketua GRIB Jaya Lampung Timur Gustam Heri melalui ketua PAC Way Bungur, Togi Manurung mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut mendapat tanggapan positif dari warga kecamatan setempat.

“Alhamdulillah, hari ini lebih dari seratus warga yang datang mengikuti pengobatan gratis. Ini menunjukkan masyarakat sangat antusias dan terbantu dengan adanya kegiatan ini,”ungkap Togi.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, kata Yehu, warga juga mendapatkan konsultasi medis serta obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan Tim Medis.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan sinergi antara lembaga kesehatan dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Lampung Timur.(Prap)

Kamis, 28 Mei 2026

PT Sarana Global Quarry Serahkan Sapi Kurban, Iduladha di Banjar Agung Kian Penuh Kebersamaan



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR-- Gema takbir Iduladha 1447 Hijriah yang menggema di langit Desa Banjar Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (27/5/2026), menghadirkan suasana haru dan hangat di pelataran Masjid Miftahul Huda.

Kehangatan itu kian terasa ketika PT Sarana Global Quarry menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat melalui pelaku usaha yang sekaligus menjadi perwakilan perusahaan, Hairul Mukmin.

Momen penyerahan kurban ini menjadikan perayaan Iduladha tidak sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sosial perusahaan kepada warga sekitar.

Hairul Mukmin, yang akrab disapa Ilung, menegaskan bahwa kegiatan kurban tersebut bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas kelancaran usaha sekaligus komitmen menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang mempererat hubungan antarsesama,” ujar Hairul Mukmin, Kamis (28/5/2026). 

“Semoga Iduladha ini menjadi jalan untuk memperkuat kekeluargaan, silaturahmi, serta hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.”

Ia menambahkan, makna kurban sejatinya terletak pada nilai kepedulian dan keikhlasan dalam berbagi.

“Harta yang paling berarti bukanlah yang ditumpuk, melainkan yang dibagikan kepada sesama yang membutuhkan,” tuturnya.

Suasana kebersamaan tampak jelas ketika warga dan perwakilan perusahaan bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hewan kurban. 

Mereka bekerja bersama dengan penuh kehati-hatian, mulai dari menyiapkan tali, peralatan penyembelihan, hingga pengaturan area di atas hamparan serbuk kayu.

Candaan ringan yang terlontar di sela-sela aktivitas membuat suasana semakin akrab, seolah menghapus sekat antara perusahaan dan masyarakat. 

Kehadiran perusahaan terasa bukan hanya dalam aktivitas operasional, tetapi juga dalam kehidupan sosial warga sekitar.

Tokoh masyarakat Banjar Agung menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan PT Sarana Global Quarry. 

Mereka berharap sinergi tersebut dapat terus terjalin dan membawa manfaat lebih besar di masa mendatang.

“Kami berharap PT Sarana Global Quarry semakin sukses dan mampu terus memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar salah satu tokoh masyarakat. 

“Semoga hubungan baik ini tetap terjaga dan semakin kuat ke depannya," imbuhnya.

Kegiatan kebersamaan berlanjut hingga malam hari. Warga dan pihak perusahaan berkumpul di dalam masjid, duduk bersila menikmati hidangan sederhana dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan secara khidmat. Dalam doa tersebut, jamaah memohon keselamatan, keberkahan bagi usaha perusahaan, serta kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Banjar Agung. (*/Prap)

 
Kode AdSense Anda