Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Jumat, 10 Juli 2026

Bandar Sribhawono Gelar Pembekalan, Siapkan 11 Calon Siswa Menuju Sekolah Rakyat



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Pemerintah Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, menggelar kegiatan pemantapan dan pengarahan bagi 11 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Tahun Ajaran 2026/2027 hasil penjaringan tingkat kecamatan pada Jumat (10/7/2026).

Acara yang berlangsung di Aula Kecamatan Bandar Sribhawono tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bandar Sribhawono, Linawati dan dihadiri oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) serta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat.

Dalam kegiatan ini, seluruh calon peserta didik hadir dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Kehadiran dan arahan langsung dari Sekcam memberikan suntikan motivasi serta dukungan moral yang besar bagi anak-anak dan wali murid.

Linawati menyebutkan bahwa 11 siswa siswi tersebut merupakan perwakilan anak-anak dari 7 desa di wilayah Kecamatan Bandar Sribhawono. Berdasarkan data yang tercatat, sebanyak 7 siswa akan menempuh jenjang pendidikan SMP dan 4 siswa lainnya melanjutkan ke tingkat SMA.

"Mohon doa serta restunya Bapak dan Ibu sekalian. Semoga pengarahan dan pemantapan ini menjadikan anak-anak kita semakin mantap dan penuh semangat dalam mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat Lampung Timur," ujar Linawati di hadapan para orang tua.

Dalam arahannya, Sekcam bersama jajaran menekankan pentingnya kesiapan mental, kedisiplinan, serta motivasi belajar yang harus dijaga saat mulai menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat nanti.

"Alhamdulillah, setelah diberikan pembekalan tadi, anak-anak dan orang tua menjadi lebih mantap dan yakin untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Apalagi setelah mengetahui bahwa di SR semua fasilitas dipenuhi," tambah Linawati melalui WhatsApp pribadinya.

Sesuai rencana, ke-11 calon siswa dari Bandar Sribhawono ini akan diberangkatkan secara resmi oleh Camat setempat menuju lokasi Sekolah Rakyat Lampung Timur pada 29 Juli 2026 mendatang.

"Harapan kita, semoga anak-anak tetap semangat dan betah menuntut ilmu di Sekolah Rakyat Lampung Timur, sehingga nantinya tumbuh cerdas dan berkembang wawasannya. Dengan begitu, mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa, menjadi kebanggaan keluarga, serta berguna bagi nusa, bangsa, dan agama," pungkas Linawati. Demografi

Melalui pembekalan yang matang sejak di tingkat kecamatan atas inisiatif Korcam dan tim pendamping PKH ini, para siswa delegasi dari Bandar Sribhawono diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat. Mereka juga diharapkan bisa menjadi pelopor semangat belajar bagi rekan-rekan dari kecamatan lain di Kabupaten Lampung Timur.(Prap)

31 Wartawan Dinyatakan Kompeten, UKW PWI Lampung Tegaskan Pentingnya Integritas dan Kualitas Jurnalisme



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung UKW Ke- XXXVIII Tahun 2026 resmi berakhir dengan hasil menggembirakan. 

Sebanyak 31 peserta dinyatakan kompeten setelah mengikuti seluruh rangkaian pengujian yang berlangsung di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, pada 9–10 Juli 2026.

Jumlah tersebut diperoleh dari total 36 peserta yang terdaftar dan mengikuti berbagai mata uji kompetensi. 

Para peserta terbagi ke dalam enam kelas jenjang wartawan muda dan satu kelas jenjang wartawan madya

Perwakilan tim penguji, Dr. Iskandar Zulkarnain, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses UKW dengan baik.

"Dari 36 peserta yang terdaftar, sebanyak 31 peserta dinyatakan kompeten. Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lulus. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena masih banyak kesempatan untuk kembali mengikuti uji kompetensi di masa mendatang," ujarnya.

Penutupan UKW juga diwarnai pesan penting dari Ketua PWI Lampung, H.Wirahadikusumah, yang mengingatkan peserta agar tidak merasa puas hanya dengan memperoleh sertifikat kompetensi.

Menurutnya, kompetensi wartawan tidak berhenti pada proses pengujian, melainkan harus terus dibuktikan dalam praktik jurnalistik sehari-hari.

"Sertifikat kompetensi bukan tujuan akhir. Kompetensi sesungguhnya diuji ketika wartawan berada di lapangan dan menerapkan seluruh pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dalam tugas jurnalistiknya," kata Wirahadikusumah.

Ia menegaskan bahwa wartawan yang telah dinyatakan kompeten harus terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, lanjutnya, pola distribusi informasi telah berubah. Wartawan tidak lagi menjadi satu-satunya pihak yang memiliki kendali atas penyebaran informasi. 

Karena itu, disiplin dalam melakukan verifikasi dan pengujian fakta menjadi semakin penting.

"Tugas kita sebagai wartawan adalah memastikan setiap berita yang disajikan telah melalui proses verifikasi yang ketat. Berita harus berdasarkan fakta sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar, jernih, dan dapat dipercaya," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wirahadikusumah juga mengajak seluruh anggota PWI Lampung untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan digelar di Lampung.

"Mari bersama-sama menyukseskan HPN dan Porwanas. Ini menjadi momentum penting bagi Lampung untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah yang baik. Kita berharap sukses penyelenggaraan dapat berjalan seiring dengan sukses prestasi," ujarnya.

Sementara itu, penguji dari PWI Pusat, Marah Sakti, mengingatkan para wartawan yang telah kompeten agar tetap menjaga profesionalisme dan kehormatan profesi di tengah berbagai tantangan dunia media yang terus berkembang.

"Kompetensi harus berjalan seiring dengan integritas. Wartawan harus mampu menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi etika jurnalistik, dan mempertahankan kepercayaan publik melalui karya-karya yang berkualitas," pesannya.

Berakhirnya UKW PWI Lampung Ke- XXXVIII Tahun 2026 diharapkan dapat melahirkan lebih banyak wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi digital. 

Dengan demikian, pers tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya sekaligus pilar penting dalam kehidupan demokrasi.(ril/Sup)

Sukseskan Gerakan Radin Inten ASRI, Kodim 0429 Lamtim Bersih-bersih di Pantai



PRAMUDYAFM,LAMPUNG TIMUR  - Ratusan personil TNI, Polri, Mahasiswa, Pramuka, dan masyarakat bergotong royong bersama membersihkan Pantai Mutiara Baru, Desa Karya Makmur, Kecamatan Labuhan, Jum'at (10/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Gerakan Radin Inten ASRI (Aman Sehat Resik Indah) yang digelar serentak di Provinsi Lampung salah satunya Kodim 0429/Lamtim dan Bengkulu sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan maupun daerah pesisir.


Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, S.I.P., M.I.P pada saat memimpin apel pagi menyampaikan, kegiatan itu merupakan gerakan serentak di dua Provinsi di bawah naungan Kodam XXI/Radin Inten dengan sasaran membersihkan sampah di kawasan pesisir maupun tempat tempat umum sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


“Tujuan program yang digalakkan oleh Bapak Presiden ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dan hari ini dilaksanakan secara serentak di Provinsi Lampung dan Bengkulu” kata Dandim.


Masih dikatakan Dandim, untuk Kodim 0429/Lamtim selain titik utama di Pantai Mutiara Baru melalui jajaran Koramilnya juga serentak menggelar kegiatan serupa di masing-masing wilayah.


"Kami tidak hanya fokus pembersihan pantai seperti yang kita laksanakan pagi ini, melainkan masing-masing Koramil bersama Forkopimcam serta warga masyarakat mencari sasaran tempat-tempat untuk dibersihkan. Dengan harapan lingkungan menjadi bersih serta semakin meningkatkan kesadaran bagi masyarakat betapa pentingnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di tempat umum", imbuhnya.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Azwar Hadi menyatakan Pemkab Lamtim mendukung penuh gerakan peduli lingkungan yang digagas melalui Program Gerakan Radin Inten Asri.


“Kami akan menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa agar melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan minimal satu kali setiap pekan. Dengan begitu, kebersihan lingkungan dapat terus terjaga dan suasana yang asri bisa terwujud,” tegasnya.


Selain fokus pada kegiatan gotong royong, kebersamaan kebersihan dan keindahan pada kegiatan Radin Inten ASRI, dilaksanakan penanaman pohon serta sebagai bentuk kepedulian sosial warga setempat Kodim 0429/Lampung Timur juga menyerahkan 20 paket sembako kepada warga kurang mampu.

Sumber : PENDIM0429

Kamis, 09 Juli 2026

Pemprov Lampung: UKW Perkuat Profesionalisme Pers dan Kualitas Demokrasi

 


PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG--Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pers yang kuat, profesional, dan berintegritas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi. 

Karena itu, Pemprov Lampung terus mendukung peningkatan kapasitas wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, saat membuka UKW Angkatan ke-38 PWI Lampung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, Kamis (9/7/2026). 

Dalam kesempatan itu, Ganjar membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

"Pers yang kuat akan melahirkan mekanisme check and balances yang sehat. Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang membungkam kritik, melainkan pemerintah yang mampu merespons kritik dengan solusi untuk menyelesaikan persoalan," kata Ganjar Jationo.

UKW Angkatan ke-38 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung berlangsung pada 9–10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Dalam sambutan Gubernur Lampung disebutkan bahwa pers memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan optimisme terhadap pembangunan daerah. 

Oleh karena itu, kredibilitas dan profesionalisme media harus terus dijaga di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

"Kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh insan pers. Di tengah derasnya arus informasi digital, kredibilitas menjadi pembeda utama antara media profesional dan sumber informasi lainnya," ujar Ganjar.

Menurutnya, disrupsi digital menghadirkan tantangan baru bagi dunia jurnalistik. Wartawan tidak hanya dituntut menyajikan informasi dengan cepat, tetapi juga harus memastikan berita yang dipublikasikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ganjar menegaskan bahwa kompetensi wartawan tidak semata-mata diukur dari sertifikat kelulusan UKW. Kompetensi yang sesungguhnya tercermin melalui konsistensi dalam menjalankan profesi secara profesional, berintegritas, dan berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik.

"Yang paling berkepentingan menjaga marwah profesi adalah wartawan itu sendiri. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan hanya berperan sebagai pendukung dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan bahwa pelaksanaan UKW merupakan instrumen penting untuk menjaga dan meningkatkan profesionalisme wartawan.

"Jurnalisme yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis menulis berita, tetapi juga oleh etika, integritas, dan adab dalam menjalankan profesi," kata Wirahadikusumah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penyelenggaraan UKW di tengah kebijakan efisiensi anggaran. 

Menurutnya, dukungan tersebut memungkinkan kegiatan berlangsung tanpa membebani peserta.

Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia sekaligus Penguji Lembaga UKW PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, menegaskan bahwa UKW bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman wartawan terhadap etika dan hukum pers.

"Wartawan bekerja untuk kepentingan publik. Karena itu, setiap karya jurnalistik harus berpihak pada kepentingan masyarakat dan disusun berdasarkan prinsip-prinsip jurnalistik yang benar," ujar Marah Sakti.

Ia juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi wartawan. 

Menurutnya, Lampung menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas SDM jurnalistik.

Melalui dukungan terhadap penyelenggaraan UKW, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semakin banyak wartawan profesional dan berintegritas yang mampu menghasilkan informasi akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Pers yang berkualitas diyakini akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.(red)

Purnatugas Liwon di Kemenhaj Lamtim, Akhor Wiwit Berkomitmen Jaga Sinergi Pelayanan



PRAMUDYAFM,LAMPUNG TIMUR --Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lampung Timur menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor dari Liwon, kepada Plt Kepala Kantor Akhor Wiwit Sudiono, di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Kasubag Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung Djonie Adhan, Kasubag TU Kemenag Lampung Timur, jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutanya Liwon menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelayanan haji selama dirinya bertugas di Lampung Timur.

Dia menjelaskan, pengabdiannya di bidang penyelenggaraan ibadah haji telah dimulai sejak menjabat Kasubag TU pada 2015, kemudian menjadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), hingga dipercaya memimpin Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur setelah terbentuknya kementerian tersebut secara mandiri pada akhir 2025.

Menurut Liwon, proses transisi kelembagaan berjalan baik di Lampung Timur karena telah memiliki gedung kantor sendiri yang sebelumnya dibangun saat masih berada di bawah Kementerian Agama.

"Alhamdulillah, Lampung Timur memiliki kantor sendiri sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama masa transisi," ujarnya.

Liwon juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dinilainya selalu hadir dalam setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.

Selain itu, dia mengucapkan terima kasih kepada KBIHU yang selama ini menjadi mitra strategis dalam membimbing calon jamaah haji.

Menjelang masa purnabakti, Liwon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

"Saya memohon maaf apabila selama menjalankan amanah ini masih banyak kekurangan. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur, Akhor Wiwit Sudiono, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pelayanan haji secara optimal meski saat ini dirinya masih merangkap tugas di tempat lain.

Dia berharap sinergi yang selama ini telah dibangun bersama Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga KBIHU dapat terus diperkuat.

Menurutnya, jumlah personel di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampung Timur yang hanya lima orang membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelayanan kepada ratusan jamaah tetap berjalan maksimal.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan seluruh stakeholder sangat kami harapkan agar pelayanan kepada jamaah haji semakin baik," katanya.

Kasubag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Djonie Adhan, memberikan apresiasi atas dedikasi Liwon selama bertugas.

Dia menegaskan masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya di tengah masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dedikasi Bapak Liwon. Semoga masa purnabakti menjadi masa yang penuh kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga," ujar Djonie.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menyampaikan penghargaan atas kontribusi Liwon dalam membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Dia menilai pelayanan kepada jamaah membutuhkan komitmen, profesionalisme, dan tanggung jawab yang tinggi sehingga kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah harus terus diperkuat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Liwon selama bertugas di Lampung Timur. Kepada Bapak Akhor Wiwit Sudiono, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Azwar.

Azwar menambahkan, momentum pisah sambut ini bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi menjadi penguat komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat Kabupaten Lampung Timur.

"Semoga kedepan Kementerian Haji dan Umrah Lampung Timur semakin baik dan lebih meningkat dalam melayani jamaah calon haji," harapnya.(Af/sup)

 
Kode AdSense Anda