Labels

Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Kamis, 30 April 2026

Perangi Narkoba, BNNK Lampung Timur Gandeng Komunitas Lewat Pendekatan Kreatif



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur bersama lintas komunitas menggelar kegiatan bertajuk Kolaborasi Harmoni Lampung Timur 2026 di halaman kantor BNNK setempat, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi berbagai elemen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bumi Tuwah Bepadan

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, yang hadir didampingi Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Marsan, Ketua ORADO Mursalin, perwakilan GRIB Jaya, KONI, serta komunitas mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Beragam kegiatan kreatif dan edukatif mewarnai Kolaborasi Harmoni 2026, mulai dari Hunting Story Onder Afdeling Sukadana, Fun Battle Manual Brew V60, dialog terbuka, kejuaraan ORADO, live mural, Warna-Warni BNN, pojok baca, hingga launching buku dan kopi khas Melinting. Kegiatan ini juga diakhiri dengan Deklarasi Indonesia Bersinar sebagai simbol komitmen bersama melawan narkoba.

Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa permasalahan narkoba tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan. Ia menyoroti tingginya rasa penasaran generasi muda terhadap narkoba yang justru menjadi tantangan serius saat ini.

"Fenomena hari ini, anak muda baik Gen Z maupun milenial, semakin penasaran terhadap sesuatu yang dianggap ‘memberi sensasi’. Ini yang berbahaya. Karena itu, kampanye bahaya narkoba tidak boleh berhenti dan tidak bisa hanya dilakukan oleh BNN saja," ujarnya.

Menurutnya, berbagai faktor seperti lingkungan pergaulan, hiburan malam, hingga paparan iklan menjadi daya tarik yang dapat menjerumuskan generasi muda. Oleh karena itu, pendekatan kampanye harus lebih masif dan mengikuti perkembangan zaman.

"Kampanye harus lebih kreatif, tidak hanya sosialisasi formal. Harus masuk ke media sosial, banner, komunitas, bahkan lewat kegiatan seperti ini. Yang kita sampaikan bukan hanya dampak sesaat, tapi juga bahaya jangka panjang dari kecanduan narkoba," tegasnya.

Ela juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari aparat penegak hukum, kasus penyalahgunaan narkoba di Lampung Timur masih menjadi perhatian serius. Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan dalam memerangi narkoba.

Sementara itu, Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana, menyampaikan bahwa kegiatan Kolaborasi Harmoni ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

"Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan komunitas, kami berharap pesan anti narkoba bisa lebih diterima, khususnya oleh generasi muda," ungkap Maman.

Maman menambahkan, pendekatan berbasis komunitas dan kreativitas dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan pencegahan narkoba, dibandingkan metode konvensional semata.

"Kami tidak hanya mengedepankan penindakan, tapi juga pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat. Harapannya, Lampung Timur bisa benar-benar mewujudkan Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba),” pungkasnya.

Kegiatan Kolaborasi Harmoni Lampung Timur 2026 pun berlangsung meriah dan penuh antusiasme, menjadi bukti nyata bahwa semangat melawan narkoba terus tumbuh melalui kebersamaan dan kreativitas masyarakat.(Af/prap)

Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Komitmen TNI untuk rakyat kembali dibuktikan. Terpantau Rabu, 29 April 2026, para Babinsa Koramil jajaran Kodim 0429”Lamtim turun langsung ke lapangan mengawal ketat pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur hingga sekolah.

Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program nasional unggulan yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto mulai tahun 2025. 

Program ini merupakan bagian dari visi Indonesia Emas 2045 untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal bagi generasi muda dan kelompok rentan lainnya

Selain pendistribusian, Babinsa juga mengecek kualitas bahan, proses masak, pengemasan, sampai memastikan tepat sasaran ke anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Pendampingan ini adalah bentuk nyata manunggal TNI dengan rakyat, sekaligus pelaksanaan perintah langsung dari Komando Atas. Ini implementasi nyata dari 8 Wajib TNI, terutama menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, Babinsa terus berupaya berperan aktif dalam kegiatan di desa binaan termasuk dalam pendistribusian MBG. Kalau bicara stunting dan SDM unggul, kuncinya ada di desa. Maka Babinsa wajib hadir, wajib kawal dari hulu sampai hilir. 

Keterlibatan TNI bukan untuk mengambil alih, melainkan memastikan program prioritas Presiden berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan. Hadirnya para Babinsa adalah untuk membantu mengamankan, menertibkan, sekaligus memberi motivasi ke adik-adik kita agar rajin belajar.

Kehadiran TNI di tengah rakyat ini menjadi bukti bahwa menjaga kedaulatan bangsa tidak hanya di perbatasan, tapi juga dengan memastikan generasi penerusnya sehat, cerdas, dan kuat.

Sumber :PENDIM0429

Pemkab Lampung Timur Distribusikan SPPT PBB 2026, Pembayaran Kini Semakin Mudah

Sekda Rustam Effendi saat melepas pendistribusian SPPT PBB Tahun 2026


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi melepas pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) Tahun 2026 ke seluruh kecamatan se-Lampung Timur, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor Bapenda tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi. Turut hadir mendampingi, Asisten Bidang Administrasi Umum Wirham Riadi, Kepala Bapenda Lampung Timur Agus Firmansyah Lukman, Sekretaris Bapenda Agung Prasetyo, serta para kepala bidang di lingkungan Bapenda.

Pendistribusian SPPT PBB ini menjadi langkah awal strategis dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kontribusi pajak dalam mendukung pembangunan daerah. 

Sekda Rustam Effendi yang akrab disapa Bung Tam, menegaskan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

"Pajak adalah tulang punggung pembiayaan pembangunan. Salah satu jenis pajak dengan potensi besar adalah PBB-P2. SPPT yang diserahkan hari ini bukan hanya sekadar pemberitahuan kewajiban, tetapi juga simbol bahwa pembangunan merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat," ujar Bung Tam 

Bung Tam menjelaskan, dana pajak yang dihimpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan yang semakin berkualitas hingga ke pelosok desa. Ia juga mengakui bahwa kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tidak tumbuh secara instan.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.

 "Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus mengedukasi masyarakat bahwa pajak yang dibayarkan adalah untuk kepentingan bersama. Dengan semangat gotong royong, kita optimistis target penerimaan dapat tercapai bahkan melampaui," tambahnya.

Bung Tam juga menekankan pentingnya peran Bapenda dalam memantau dan mengawasi realisasi penerimaan PBB-P2.

"Masih banyak potensi Lampung Timur yang belum tergali maka Bapenda harus kerja lebih ekstra lagi dalam menggali potensi itu," kata Sekda.

Sementara itu , Kepala Bapenda Lampung Timur, Agus Firmansyah Lukman, menyampaikan, dengan telah didistribusikannya SPPT PBB 2026 ke seluruh kecamatan diharapkan penyampaian kepada wajib pajak bisa lebih cepat dan tertib. 

"Dengan distribusi yang cepat dan tepat, kami optimistis target penerimaan dapat tercapai."ujarnya.

Agus Firmansyah Lukman menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemutakhiran data objek pajak guna menjamin akurasi dan keadilan dalam penetapan nilai pajak. 

"Kamis terus berupaya memperbaiki sistem dan akurasi data agar tidak terjadi kekeliruan dalam penagihan," jelasnya.

Agus juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB. "Kami juga mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan daerah," pungkasnya

Sejalan dengan percepatan distribusi tersebut, diketahui pembayaran PBB kini semakin mudah dilakukan. Masyarakat dapat membayar secara online melalui aplikasi Si Badak, gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamart, maupun melalui kolektor pajak di masing-masing desa.(Af/prap)

Berangkatkan 163 JCH Lampung Timur Kloter 11, Kemenhaj Pastikan Seluruhnya Siap

Foto istimewa


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--163 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Timur resmi diberangkatkan dari halaman Islamic Center Sukadana pada Kamis(30/4/2026) pagi.

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 11 JKG ini dilepas keluarga menuju Asrama Haji Rajabasa sebagai langkah awal perjalanan suci mereka ke Baitullah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lampung Timur, Liwon, yang memimpin langsung prosesi tersebut, menegaskan bahwa seluruh aspek keberangkatan telah disiapkan secara matang. Pemberangkatan yang dimulai pukul 05.15 WIB ini berjalan lancar sesuai protokol pelayanan jemaah.

“Alhamdulillah, hari ini kami memberangkatkan 76 jemaah laki-laki dan 87 perempuan dalam kondisi sehat. Kemenhaj telah memastikan kesiapan mereka sejak jauh hari, mulai dari validasi administrasi hingga bimbingan manasik agar mereka mandiri di Tanah Suci,” ujar Liwon.

Kemenhaj juga menerjunkan tim pendamping yang solid untuk mengawal rombongan, terdiri dari empat Ketua Rombongan (Karom), 16 Ketua Regu (Karu), dan satu Petugas Haji Daerah (PHD). Liwon menekankan bahwa koordinasi antara petugas dan jemaah adalah kunci utama kelancaran operasional di lapangan.

"Kami menginstruksikan para petugas untuk sigap mendampingi, terutama karena cuaca ekstrem di Arab Saudi menuntut kewaspadaan fisik ekstra bagi para jemaah," tambahnya.

Momen keberangkatan ini tidak hanya menjadi simbol perjalanan fisik, tetapi juga titipan doa bagi kemajuan daerah. Liwon berpesan agar para jemaah menjaga kedisiplinan dan nama baik Indonesia selama menjalankan ibadah.

Setelah dilepas dari Sukadana, para jemaah dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir dan persiapan dokumen di Asrama Haji Rajabasa sebelum diterbangkan ke Arab Saudi. Kemenhaj berkomitmen terus memantau perkembangan setiap jemaah hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.(muk/prap)

Rabu, 29 April 2026

Diskusi Olahraga : PWI Lampung Matangkan Persiapan Menuju Tuan Rumah Porwanas 2027



PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG-- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2027. 

Selain menargetkan sukses sebagai tuan rumah, PWI Lampung juga membidik prestasi sebagai juara umum Porwanas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Diskusi Olahraga bertema “Menuju Porwanas XV Tahun 2027: Membangun Sinergi Prestasi Olahraga” yang digelar PWI Provinsi Lampung, Selasa (29/4/2026).

Ketua SIWO PWI Lampung, Muslim Pranata, mengatakan seminar tersebut digelar sebagai bagian dari langkah awal mempersiapkan atlet, insan pers, serta seluruh elemen pendukung menjelang Porwanas 2027.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan tentang pentingnya olahraga, khususnya bagi kalangan jurnalis dan atlet yang nantinya akan berlaga.

“Jelang Porwanas 2027, kita harus mempersiapkan segala hal secara matang. Di sinilah pentingnya berdiskusi, berbagi pengetahuan, dan belajar dari pengalaman para ahli,” jelasnya.

Ia berharap seminar tersebut dapat menjadi momentum memperkuat hubungan antarinsan pers sekaligus meningkatkan pemahaman tentang peran media dalam dunia olahraga.

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menambahkan, Porwanas bukan sekadar ajang olahraga antarwartawan. Tetapi juga bagian dari persiapan wartawan olahraga untuk meliput ajang besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Porwanas ini adalah ajang seleksi wartawan olahraga untuk mempersiapkan liputan di PON. Jadi bukan hanya olahraga, tetapi juga peningkatan kualitas jurnalistik olahraga,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, terakhir kali Lampung menjadi tuan rumah Porwanas terjadi pada tahun 1993. Karena itu, penyelenggaraan Porwanas 2027 menjadi momentum besar yang harus dimanfaatkan dengan maksimal.

Menurut dia, sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia diperkirakan akan hadir di Lampung dalam gelaran tersebut, seiring pelaksanaan Porwanas yang berbarengan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

“Dampaknya bukan hanya olahraga, tetapi juga ekonomi daerah dan promosi wisata Lampung secara nasional bahkan internasional,” sebutnya.

PWI Lampung pun berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung serta seluruh pemangku kepentingan agar target “dua sukses”, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, dapat terwujud pada Porwanas XV Tahun 2027. 

Sementara, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukumdan Politik Yanyan Ruchyansyah menegaskan, kepercayaan menjadikan Lampung sebagai tuan rumah Porwanas XV 2027 merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Menurut dia, Lampung dituntut siap dalam dua hal sekaligus, yakni sukses sebagai penyelenggara dan mampu menorehkan prestasi sebagai peserta.

“Provinsi Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Porwanas ke-15 tahun 2027 yang akan dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional 2027. Kepercayaan ini tentu membawa tanggung jawab besar,” kata Yanyan saat membacakan sambutan Gubernur Lampung.

Ia menekankan, evaluasi kondisi atlet, kesiapan fisik, strategi latihan, hingga dukungan manajemen organisasi menjadi langkah penting yang harus dilakukan sejak dini.

“Sinergi menjadi kunci utama antara atlet, pelatih, pengurus PWI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, setiap potensi dapat disatukan menjadi sebuah kekuatan yang utuh,” jelasnya.

Yanyan juga menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara profesional, terukur, dan tidak bisa dilakukan secara instan.

“Dibutuhkan disiplin, konsistensi, dan komitmen tinggi dari seluruh pihak agar Lampung tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu meraih prestasi yang membanggakan,” tegasnya. (Ril)

 
Kode AdSense Anda