Labels

Tampilkan postingan dengan label HUKUM DAN KRIMINAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUKUM DAN KRIMINAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 September 2026

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Persiapan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Provinsi Lampung terus dimatangkan. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Lampung Timur.

Ketua PWI Lampung H. Wirahadikusumah bersama jajaran pengurus menemui Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah, Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut membahas dukungan dan sinergi untuk menyukseskan agenda nasional yang bakal mempertemukan insan pers dan wartawan olahraga dari berbagai daerah di Indonesia itu.

Wirahadikusumah mengatakan, suksesnya HPN dan Porwanas 2027 membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Termasuk pemerintah kabupaten/kota di Lampung.

"Untuk menyukseskan HPN dan Porwanas 2027 mendatang di Provinsi Lampung, tentu perlu adanya kolaborasi dengan semua pihak. Kegiatan ini juga sudah mendapat dukungan dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal," kata Wirahadikusumah.

Menurut dia, kedatangan wartawan dari seluruh provinsi harus disambut dan dipersiapkan secara maksimal. Karena itu, PWI Lampung mulai membangun komunikasi dengan pemerintah daerah untuk menggali berbagai potensi yang bisa ditampilkan selama gelaran nasional tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi pariwisata Lampung Timur, khususnya Taman Nasional Way Kambas. Destinasi konservasi gajah tersebut dinilai memiliki daya tarik kuat untuk diperkenalkan kepada peserta HPN dan Porwanas.

"Point utamanya dalam kunjungan ini salah satunya adalah bagaimana kita mengangkat potensi wisata Way Kambas yang ada di Lampung Timur dalam momentum kegiatan nasional tersebut," ujarnya.

Selain persiapan HPN dan Porwanas, PWI Lampung juga telah menyiapkan sejumlah agenda pendukung. Salah satunya kick-off dengan kegiatan PWI Running yang dijadwalkan berlangsung 29 November 2026.

Kegiatan tersebut rencananya dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan menjadi salah satu rangkaian menuju pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027.

"Ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju HPN dan Porwanas 2027. Kami berharap seluruh pihak dapat mengambil peran dan memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan berbagai potensi yang ada di Lampung," jelas Wirahadikusumah.

Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah menyambut baik kunjungan jajaran PWI Lampung tersebut. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

"Kami jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sangat mengapresiasi dan merasa terhormat atas kunjungan pengurus PWI Lampung. Terima kasih juga telah memberikan edukasi dan meningkatkan keterampilan wartawan yang ada di Lampung Timur," kata Ella.

Ella menegaskan Pemkab Lampung Timur terbuka terhadap penyampaian informasi kepada masyarakat melalui insan pers. Dia juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah berkolaborasi dengan PWI Lampung dalam mengoptimalkan potensi daerah.

"Kami akan terus berkomunikasi terkait potensi yang ada di Lampung Timur, khususnya Way Kambas. Ke depan, kami berharap dapat mengambil momentum dalam acara nasional tersebut untuk memperkenalkan Lampung Timur," ujarnya.

Tidak hanya mendukung pelaksanaan HPN dan Porwanas, Ella juga memastikan Pemkab Lampung Timur siap ikut dalam Kick Off PWI Running pada 29 November mendatang.

"Terkait kegiatan Kick Off, saya pastikan akan ikut hadir," tegasnya.

Kolaborasi PWI Lampung dan Pemkab Lampung Timur diharapkan memberi manfaat lebih luas. Tidak hanya untuk menyukseskan HPN dan Porwanas 2027, tetapi juga menjadi panggung promosi potensi pariwisata, ekonomi kreatif, budaya, dan berbagai keunggulan daerah.

Dengan kolaborasi tersebut, Lampung diharapkan tidak sekadar sukses menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Indonesia. (*)

Senin, 14 September 2026

Gelar Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Desa RJU 2, Ini Pesan Tim Mabes TNI



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR  – Tim Penyuluh Mabes TNI terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lampung Timur. Untuk kesekian kalinya, kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Desa Rantau Jaya Udik 3, Kecamatan Sukadana, Senin (14/9/2029).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Dalam penyuluhannya, ketua Tim Laksma TNI Bambang Darmawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi terjadinya kebakaran kepada aparat dan instansi terkait.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam penanganan Karhutla. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan karena masyarakat merupakan garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak dini.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Kecamatan Sukadana terutama Desa Rantau Jaya Udik 2 sebagai desa penyangga kawasan TNWK semakin meningkat sehingga potensi terjadinya Karhutla dapat diminimalisir serta kondisi lingkungan dan udara tetap terjaga.

Turut hadir dalam kegiatan, jajaran Forkopimcam Sukadana, Kades RJU 2 beserta perangkat, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga masyarakat setempat.

Sumber : pendim0429

Kamis, 03 September 2026

Bupati Ela Gandeng Mitra Resmikan Demplot Mangrove Pesisir

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama Assistant Manager PHE OSES, M. Lesa Amrullah beserta kepala OPD terkait/ist


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, meresmikan demplot mangrove yang dikelola oleh Kelompok Hutan Mangrove Muara Lestari di Dusun V, Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, kabupaten setempat, Kamis (3/9/2026).

Peresmian demplot mangrove ini sekaligus ditandai dengan penanaman mangrove secara simbolis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mencegah abrasi dan menjaga ekosistem di wilayah pesisir Lampung Timur.

Turut hadir pada acara tersebut Plt Camat Labuhan Maringgai Setiyo Cipto, Assistant Manager PHE OSES, M. Lesa Amrullah,Plt Kadis Perikanan Dwi Giyarti, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Marsan, Kepala Bapedda Verzanita Hasan, Perwakilan Koramil Labuhan Maringgai Serka Purwanto, Danpos Lanal Labuhan Maringgai Lettu Daryani, Aiptu Supriyadi serta para kepala desa se-Kecamatan Labuan Maringgai dan Mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Lampung. 

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan bahwa peresmian demplot mangrove seluas 2 hektar di lahan pesisir pantai Desa Muara Gading Mas secara kolaboratif bersama Komunitas Mangrove Muara Lestari.

"Kita akan jadikan kawasan mangrove, salah satunya untuk membantu meminimalisir banjir rob yang sering terjadi setiap tahun," ujar Bupati Ela.

Bupati Ela menambahkan bahwa peran aktif komunitas peduli lingkungan sangat krusial untuk menjaga kelangsungan program hijau ini.

"Selain itu, komunitas-komunitas mangrove ini harus dihidupkan kembali. Di Muara Gading Mas ini akan kita bina ekosistem mangrove-nya, termasuk ekosistem sampahnya. Pokoknya, ekosistem lingkungan di pesisir pantai Muara Gading Mas akan kita integrasikan," paparnya.

Lebih lanjut, Bupati Ela menegaskan bahwa kesuksesan agenda konservasi ini tidak lepas dari dukungan sektor swasta dan badan usaha.

"Alhamdulillah, ini bukan hanya dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur saja, tetapi ada juga dari PHE OSES Pertamina dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Ini adalah hasil kerja sama bersama," lanjutnya.

Bupati Ela pun mengucapkan terima kasih mendalam kepada PHE OSES Pertamina dan PNM yang telah berkontribusi nyata melestarikan hutan bakau demi menjaga ekosistem pesisir di pantai Labuhan Maringgai. Menurutnya, program ini mengemban misi penting untuk meningkatkan kesadaran ekologi warga sekitar.

"Ini juga sudah menjadi bagian dari tugas kita bersama untuk memberikan edukasi, pengertian, pendidikan lingkungan, dan pemahaman kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Kita akan selalu mengajak masyarakat berkolaborasi demi membangun ekosistem yang lestari," kata Bupati.

"Mudah-mudahan nantinya  laut Labuhan Maringgai, khususnya di Muara Gading Mas, akan tertata rapi dari sampah, bahkan ekosistem mangrove-nya jadi bagus," harapnya.

Menanggapi permasalahan sampah pesisir, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur pengolahan sampah modern.

"Nanti akan dibangun industri persampahan bernama RDF (Refuse Derived Fuel) khusus untuk melakukan tata kelola sampah. Supaya sampah organik dan anorganik dipilah terlebih dahulu sebelum diproses menjadi sesuatu yang bermanfaat," ungkapnya.

"Seperti yang sudah dilakukan di Sukadana, nanti akan diaplikasikan juga di Labuhan Maringgai. Nah, itu semua berkat kolaborasi yang kami harapkan. Mungkin nanti alat-alatnya kita persiapkan dari Pemda, PHE OSES, atau bisa juga dari PGN dan PNM. Siapa pun boleh berkolaborasi dalam rangka membangun ekosistem persampahan di Kecamatan Labuhan Maringgai," pungkas Bupati Ela.

Sinergi positif ini disambut hangat oleh pihak dunia usaha yang berkomitmen mengawal kelestarian lingkungan lokal. 

Assistant Manager PHE OSES, M. Lesa Amrullah, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, pihak swasta siap berkolaborasi erat dengan otoritas setempat.

"Dengan adanya kegiatan ini, kita berkolaborasi bersama pemerintah setempat mewujudkan salah satu kebijakan kita untuk melestarikan lingkungan pesisir pantai Lampung Timur," jelas Lesa.

"Semua program-program pemerintah yang berkaitan dengan aktivitas lingkungan, kami juga siap mendukung penuh,"imbuhnya.

Demplot mangrove yang diproyeksikan sebagai proyek percontohan (pilot project) pertama ini diharapkan dapat tumbuh optimal, kuat, dan lestari berdampingan dengan aktivitas harian warga pesisir.(*)

Rabu, 02 September 2026

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif



PRAMUDYAFM,JAKARTA-- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027, dengan komitmen memperluas keterlibatan seluruh konstituen Dewan Pers agar perhelatan nasional insan pers tersebut semakin inklusif dan merepresentasikan seluruh ekosistem pers Indonesia.

Penegasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dewan Pers dan Pengurus Pusat PWI di Jakarta, Rabu (2/9/2026), yang secara khusus membahas penyelenggaraan HPN dan wacana perubahan tata kelolanya.

Pertemuan dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta anggota Dewan Pers Abdul Manan, Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, dan Rosarita Niken Widiastuti.

Delegasi PWI dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Marthen Selamet Susanto, Wakil Bendahara Umum Badar Subur, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu, Marah Sakti Siregar, serta sejumlah pengurus PWI Pusat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PWI juga menyerahkan pendapat hukum resmi sebagai bagian dari penjelasan mengenai landasan hukum, sejarah, dan praktik kelembagaan penyelenggaraan HPN selama ini.

PWI Jelaskan Akar Sejarah HPN

Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan Pers, Akhmad Munir memaparkan sejarah lahirnya HPN yang tidak dapat dilepaskan dari perjalanan PWI.

Tanggal 9 Februari yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional memiliki hubungan historis langsung dengan kelahiran PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Gagasan penetapan Hari Pers Nasional secara formal kemudian lahir dari Kongres PWI di Padang pada 1978, dibahas dalam forum Dewan Pers pada masa itu, dan akhirnya memperoleh pengakuan negara melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

“Pemilihan tanggal 9 Februari memiliki kaitan sejarah yang tidak terpisahkan dengan berdirinya PWI pada 1946. Karena itu, kedudukan historis dan kelembagaan PWI dalam penyelenggaraan HPN tidak dapat begitu saja disamakan dengan organisasi pers lainnya,” kata Akhmad Munir.

Munir menjelaskan, selama kurang lebih empat dekade PWI secara konsisten menjalankan tanggung jawab penyelenggaraan HPN dengan melibatkan pemerintah, Dewan Pers, pemerintah daerah, organisasi pers, perusahaan pers, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai unsur masyarakat.

Praktik yang berlangsung selama puluhan tahun tersebut, menurut PWI, telah membentuk kontinuitas kelembagaan yang harus menjadi salah satu pertimbangan penting apabila tata kelola HPN hendak diperbarui.

Bahkan dalam Siaran Pers Dewan Pers tanggal 31 Agustus 2026, PWI disebut sebagai organisasi wartawan yang selama ini menjadi penanggung jawab dan penyelenggara HPN.

Dalam pertemuan itu PWI juga menegaskan bahwa Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 masih menjadi dasar hukum penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional.

PWI memahami adanya pandangan bahwa Keppres tersebut perlu diperbarui karena lahir sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan tidak mengatur secara eksplisit siapa yang menjadi penanggung jawab HPN.

Namun menurut PWI, keadaan tersebut tidak serta-merta memberikan kewenangan kepada suatu lembaga atau organisasi pers untuk secara sepihak mengganti praktik penyelenggaraan yang selama ini telah berjalan.

“PWI tidak menolak apabila regulasi HPN hendak diperbarui. Tetapi sepanjang belum ada ketentuan hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan HPN harus terus dijaga sebagai momentum persatuan insan pers nasional,” ujar Munir.

PWI juga menegaskan hubungan ideal antara Dewan Pers dan organisasi-organisasi pers berdasarkan Undang-Undang Pers adalah hubungan kemitraan dalam membangun kehidupan pers nasional.

Karena itu, upaya memperluas keterlibatan konstituen Dewan Pers dalam HPN harus ditempatkan dalam kerangka kolaborasi dan penguatan HPN, bukan menjadi alasan untuk mempertentangkan organisasi pers satu dengan lainnya.

Dewan Pers Dorong HPN Lebih Inklusif

Penjelasan sejarah, hukum, dan kelembagaan yang disampaikan PWI mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut.

Secara umum, para anggota Dewan Pers dapat memahami penjelasan mengenai posisi historis PWI dalam HPN. Sejumlah anggota Dewan Pers, di antaranya Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, Rosarita Niken Widiastuti, serta Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, menyampaikan pandangan yang pada pokoknya mendorong agar penyelenggaraan HPN 2027 apabila tetap berada di bawah tanggung jawab PWI dilaksanakan secara lebih inklusif dan akomodatif terhadap konstituen Dewan Pers lainnya.

Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat juga menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam penyelenggaraan HPN ke depan.

Akhmad Munir menyambut positif pandangan tersebut.

Menurutnya, mempertahankan sejarah dan kontinuitas kelembagaan PWI tidak berarti menjadikan HPN sebagai kegiatan eksklusif PWI.

“HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia. PWI tidak pernah mengklaim HPN sebagai milik eksklusif PWI. Justru kami menyambut baik apabila seluruh konstituen Dewan Pers dapat terlibat secara aktif sehingga HPN benar-benar menjadi rumah bersama masyarakat pers Indonesia,” katanya.

PWI pun menyatakan siap membuka ruang keterlibatan lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers dalam penyelenggaraan HPN 2027, baik dalam kepanitiaan, penyusunan agenda maupun berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HPN.

Dalam pertemuan tersebut, anggota Dewan Pers Abdul Manan meminta PWI memperhatikan pula nuansa psikologis organisasi-organisasi konstituen lainnya apabila PWI tetap menjadi penanggung jawab HPN.

PWI menghormati pandangan tersebut dan terbuka terhadap pembahasan pembaruan regulasi HPN.

Namun PWI berpandangan setiap perubahan harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang tepat, berdasarkan kajian sejarah dan hukum secara utuh, serta melibatkan para pemangku kepentingan pers, termasuk PWI sebagai organisasi yang mempunyai hubungan historis langsung dengan lahirnya HPN.

Bagi PWI, pembaruan regulasi tidak seharusnya menghilangkan fakta sejarah yang justru menjadi alasan tanggal 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional.

PWI Siap Rangkul Seluruh Konstituen pada HPN 2027

Pertemuan tersebut sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan HPN 2027 yang lebih kolaboratif.

PWI memandang aspirasi Dewan Pers mengenai inklusivitas dapat diakomodasi tanpa harus memutus kontinuitas kelembagaan penyelenggaraan HPN yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Karena itu, PWI akan mempersiapkan penyelenggaraan HPN 2027 dengan semangat baru: mempertahankan sejarah, memperkuat persatuan, dan memperluas partisipasi seluruh elemen pers nasional.

“HPN milik seluruh insan pers nasional. Kami menyambut baik keterlibatan aktif seluruh konstituen Dewan Pers. Namun sejarah dan kedudukan kelembagaan PWI tidak dapat dialihkan begitu saja tanpa dasar hukum yang sah. Selama belum terdapat regulasi baru, PWI akan melanjutkan tanggung jawabnya dan bersiap menyelenggarakan HPN 2027 bersama seluruh elemen pers nasional," tegas Akhmad Munir.

PWI berharap dengan pertemuan ini akar sejarah kelahiran HPN tetap kita hormati, dengan penyelenggaraan yang semakin terbuka, inklusif, kolaboratif dan menjadi representasi semangat bersama seluruh masyarakat pers Indonesia.(ril)

Senin, 31 Agustus 2026

Bupati Lampung Timur Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menerima silaturahmi siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 dalam rangka membahas upaya peningkatan kompetensi dan strategi pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Pertemuan tersebut
menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur TNI, komunitas, serta masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ela Siti Nuryamah didampingi Kepala BPBD Lampung Timur M. Ridwan, Kepala BPKAD, serta Kepala Bappeda.

turut hadir dari tim Seskoad 

1. Kolonel Inf Hasroel

2. Mayor Inf Winarno

3. Mayor Czi Irfan Gusema

4. Mayor Caj (K) Murni Hasibuan

5. Mayor Cpl Faisal Fadilla

6. Kapten Inf Adi Prayoga

7. Kapten Inf Ahmad Rizaldi

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta kolaborasi yang dilakukan oleh para siswa Seskoad. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi dan penanganan Karhutla.

“Terima kasih atas kolaborasinya. Kami sangat terbuka untuk mendapatkan masukan, terutama terkait apa saja yang diperlukan dan dukungan seperti apa yang bisa diberikan pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, salah satu langkah yang perlu diperkuat adalah pemberdayaan desa-desa penyangga kawasan hutan. Dengan pemberdayaan yang tepat, masyarakat di sekitar kawasan hutan diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap kelestarian hutan.

“Yang kami pikirkan sementara ini adalah bagaimana desa-desa penyangga bisa diberdayakan agar hutan memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi tetap terjaga kelestariannya,” jelasnya.

Pemkab Lampung Timur juga telah mendorong kolaborasi dengan desa-desa penyangga untuk menghadirkan pendamping yang dapat membantu memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan serta mencegah terjadinya kebakaran.

Selain pemerintah dan masyarakat desa, komunitas juga akan dilibatkan sebagai bagian dari kekuatan bersama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kita gandeng juga komunitas agar bisa bergandengan tangan bersama-sama memberikan edukasi. Potensi berbasis komunitas ini sangat penting untuk menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan,” kata Bupati.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah membangun komunikasi dan menyatukan data mengenai potensi maupun titik rawan Karhutla.


“Kita kumpulkan dulu komunitas, kemudian bersama Seskoad kita diskusikan. Harapannya nanti kita memiliki satu data dan satu pemahaman dalam melakukan langkah mitigasi,” ungkapnya.


Perkuat Mitigasi dan Peralatan Penanganan Karhutla


Dalam pembahasan tersebut, Pemkab Lampung Timur juga mengungkapkan sejumlah kendala yang selama ini dihadapi dalam mitigasi Karhutla.


Salah satunya adalah adanya indikasi aktivitas tertentu yang berpotensi menjadi penyebab kebakaran. Kondisi tersebut membutuhkan pengawasan dan keterlibatan bersama dari berbagai unsur.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga terus didorong untuk turun bersama melakukan pemantauan dan penanganan apabila terjadi kebakaran.

Dari sisi sarana dan prasarana, pemerintah daerah menyadari masih terdapat keterbatasan peralatan yang digunakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya adalah keterbatasan selang dengan ukuran dan panjang yang sesuai untuk menjangkau lokasi kebakaran di kawasan hutan.

Peralatan yang selama ini tersedia juga sebagian masih menggunakan peralatan pertanian sehingga belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan penanganan Karhutla.

Karena itu, Pemkab Lampung Timur telah mengambil langkah dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan peralatan dan selang khusus yang dapat digunakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Tidak hanya memperkuat peralatan, peningkatan kapasitas personel juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Tim BPBD Lampung Timur akan mendapatkan pelatihan agar memiliki kemampuan dalam menghadapi berbagai karakteristik kebakaran, termasuk kebakaran di kawasan hutan dan lahan.

“Tim juga dilatih oleh BPBD agar tidak hanya menangani kebakaran rumah, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menangani kebakaran hutan,” ujarnya.

Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, komunitas, desa penyangga, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja bersama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Dengan kolaborasi tersebut, Pemkab Lampung Timur berkomitmen membangun sistem pencegahan dan penanganan Karhutla yang lebih terencana, mulai dari edukasi masyarakat, pemberdayaan desa penyangga, penguatan komunitas, peningkatan kapasitas personel, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran, menjaga kelestarian kawasan hutan, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Lampung Timur.

Sumber : komdigilamtim

Sabtu, 22 Agustus 2026

Persilamtim Siap Rebut Juara di Grand Final Soeratin Cup U17 Hadapi Putrad PB, Sabtu Sore



PRAMUDYAFM, MESUJI -- Tim kebanggaan sepak bola Lampung Timur, Persilamtim, siap bertarung dalam babak Grand Final Soeratin Cup U17 Piala Gubernur Lampung 2026. Persilamtim dijadwalkan akan menghadapi Putrad PB (Putra Trans Angkatan Darat Poncowati, Lampung Tengah) Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 15.15 WIB.

Keberhasilan Persilamtim melaju ke babak grand final yang akan digelar di Lapangan Sepak Bola Mukti Karya, Panca Jaya, Mesuji ini diraih dengan catatan yang sangat impresif. 

Pelatih Kepala Persilamtim, Panca Adi Nirwana, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas konsistensi anak asuhnya yang belum tersentuh kekalahan sejak awal turnamen.

"Kita main dari penyisihan sampai semifinal tak terkalahkan dengan poin sempurna. Alhamdulillah, dengan semangat dan kekompakan pemain serta official, kita melaju ke final," ujar Coach Panca kepada Lampungku.id Jumat (21/8/2026).

Menghadapi Putrad PB di laga penentu esok sore, Coach Panca mewanti-wanti timnya untuk menjaga fokus penuh dan tidak menganggap remeh kekuatan lawan.

"Untuk pemain tetap konsentrasi. Siapapun lawan kita di final, itu tidak bisa kita remehkan karena final adalah penentuan untuk semua," tegas sang pelatih.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Coach Panca kepada seluruh elemen tim, manajemen, serta pengurus Assosiasi Kabupaten yang terus mengawal perjuangan talenta muda Lampung Timur ini.

"Terima kasih Coach Idris, Coach Agus, dan semua official serta jajaran yang sudah mendampingi dan mendukung sampai ke grand final. Semoga bisa bermain maksimal di grand final dan pulang membawa hasil juara," tambahnya.

Secara khusus, jajaran kepelatihan mengucapkan terima kasih mendalam kepada jajaran PSSI Askab Lampung Timur, terutama Ketua Umum Persilamtim H. Ahmad Fauzi (Bang Oji), Sekretaris Joko Basuki, serta Manager Joko Nugroho atas perhatian dan pendampingan melekat selama kompetisi berlangsung.

Coach Panca juga memberikan pesan motivasi dan ajakan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Lampung Timur, untuk bersatu memberikan dukungan.

"Harapan untuk masyarakat Lampung Timur, khususnya usia muda, mari kita buktikan bahwa Lampung Timur bisa membuktikan baik di kancah Nasional dan Internasional. Ayo kita sama-sama mengharumkan nama Lampung Timur!" pungkasnya.(Prap)

Jumat, 21 Agustus 2026

Perkuat Ideologi Aswaja dan NKRI, PCNU Lampung Timur Gelar PD-PKPNU Angkatan Ke-89



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Timur resmi menyelenggarakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Zona 3, Meliputi MWC Way Jepara, MWC Labuhan Ratu, MWC Sukadana dan MWC Bumi Agung.

Kegiatan yang menjadi ajang pengkaderan intensif ini dipusatkan di MI Ma'arif Miftahul Huda, Desa Labuhan Ratu 4, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur.

Acara yang merupakan angkatan ke-89 ini diikuti oleh 102 peserta yang terdiri atas 55 laki-laki dan 47 perempuan. Antusiasme peserta terlihat jelas saat mengikuti pembukaan yang berlangsung khidmat.

Ketua PCNU Kabupaten Lampung Timur, K.H. Dardiri Ahmad, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader dalam memahami jati diri organisasi. Ia menegaskan bahwa pendidikan ini merupakan perintah organisasi yang bersifat mendasar bagi setiap warga Nahdliyin.

"Kewajiban sebagai warga Nahdlatul Ulama adalah memahami organisasi ini. Selama tiga hari ke depan, peserta akan ditempa dengan materi yang fokus pada dua hal utama, yaitu Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar K.H. Dardiri Ahmad saat membuka acara. Jum'at,(21/8/2026).

K.H. Dardiri Ahmad juga memotivasi para peserta agar bangga dapat mengikuti pendidikan ini. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan dan kelapangan untuk mengikuti kaderisasi yang ketat ini. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan hingga tuntas dalam keadaan sehat.

"Kami atas nama pengurus cabang mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan ini di Kecamatan Labuhan Ratu. Saya mendoakan agar seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan selama tiga hari dengan hasil yang maksimal," tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU, di antaranya Sekretaris PCNU Abdul Latif Hasan, Wakil Ketua PCNU Mustakim, serta Instruktur PD-PKPNU Provinsi Lampung, Imam Makruf. Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai elemen, termasuk Sekcam Labuhan Ratu yang mewakili Camat, serta perwakilan dari MWC NU Way Jepara, MWC NU Labuhan Ratu, MWC NU Bumi Agung, dan MWC NU Sukadana.

Setelah sambutan, K.H. Dardiri Ahmad secara resmi menyerahkan 102 peserta tersebut kepada tim instruktur wilayah untuk memulai proses pendidikan dan pelatihan selama tiga hari ke depan.(ril*/prap)

Rabu, 19 Agustus 2026

Semarak HUT ke-81 RI, MPC Pemuda Pancasila Lampung Timur Gelar Panjat Pinang, Donor Darah dan Mancing Gratis



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Lampung Timur turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan kader dan masyarakat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah kegiatan digelar, di antaranya perlombaan rakyat, panjat pinang, donor darah, serta mancing gratis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara keluarga besar Pemuda Pancasila dengan masyarakat.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Lampung Timur Hevzon mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh sukacita dan semangat gotong royong. Menurutnya, peringatan HUT RI bukan hanya menjadi momentum untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

"Sebagai Ketua MPC, saya berharap kegiatan ini bukan sekadar ajang berkompetisi, tetapi juga wujud penghormatan kita terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa ini," ujarnya.

Dia memberikan apresiasi kepada seluruh kader Pemuda Pancasila Lampung Timur yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Kekompakan, kerja sama, dan kebersamaan yang ditunjukkan para kader dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan.

Selain perlombaan dan hiburan rakyat, kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Pemuda Pancasila kepada masyarakat. Sementara kegiatan mancing gratis dan panjat pinang menjadi hiburan yang mendapat antusiasme masyarakat.

 juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat desa di Kecamatan Marga Tiga yang ikut membantu mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, khususnya warga Desa Tanjung Harapan sebagai lokasi pelaksanaan.

"Terima kasih juga kepada Bang Arman selaku Ketua Pelaksana. Tanpa dukungan warga Desa Tanjung Harapan, kegiatan hari ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik," katanya.

Dia berharap semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan yang tercipta dalam rangkaian kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai inspirasi untuk terus membangun kampung halaman dan membawa Lampung Timur menjadi jauh lebih baik lagi," pungkasnya.(ril)

Kamis, 13 Agustus 2026

Resmikan Sekolah Rakyat 1, Ini Harapan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah 


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 bukan sekadar meresmikan sebuah gedung baru, melainkan menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah saat meresmikan Gedung Sekolah Rakyat (SR)Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru, Kamis (13/8/2026).

Momen peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

‎Acara peresmian dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Gubernur Lampung beserta jajaran, Wakil Bupati Lampung Timur, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tenaga pendidik, pendamping PKH, orang tua siswa, serta para peserta didik Sekolah Rakyat.

‎Menurut Bupati Ela, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak dari keluarga yang membutuhkan mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.

‎Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia berharap sekolah ini tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta kepedulian sosial para peserta didik.

‎Kepada para siswa baru, Ela Siti Nuryamah mengajak mereka memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan belajar, para guru, teman, budaya sekolah, serta menumbuhkan semangat belajar demi menggapai cita-cita.

‎"MPLS merupakan awal perjalanan baru. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan pendidikan, kerja keras, disiplin, dan doa, kalian dapat menjadi generasi yang membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, Kabupaten Lampung Timur, hingga bangsa Indonesia," pesannya.

‎Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali asuh, wali asrama, pendamping PKH, pemerintah desa, hingga orang tua siswa agar penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peserta didik.

‎Ia turut berpesan kepada seluruh jajaran sekolah agar memberikan pelayanan pendidikan dan pengasuhan dengan penuh ketulusan, profesionalisme, serta menciptakan lingkungan sekolah dan asrama yang aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

‎Melalui peresmian Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 dan dimulainya MPLS ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang berkontribusi dalam mewujudkan Lampung Timur yang semakin maju dan sejahtera.(Prap)

Selasa, 28 Juli 2026

Senator Ahmad Bastian Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027, Ajak Semua Senator Lampung Bersinergi



PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG - Senator asal Lampung, Ahmad Bastian, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang bakal digelar di Lampung. 

Pernyataan itu disampaikan dalam audiensi dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung yang dipimpin Ketua Wira Wira­hadikusumah, di Kantor DPD RI Perwakilan Lampung, Selasa (28/7/2026).

Ketua PWI Lampung, Wira, mengatakan pihaknya memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan kedua agenda nasional tersebut. 

"Sekitar 5.000 wartawan akan datang ke Lampung untuk HPN dan Porwanas 2027. Kami memohon dukungan semua pihak, termasuk para senator dan legislator asal Lampung, agar kegiatan ini berjalan sukses," ujar Wira.

Menanggapi permintaan tersebut, Ahmad Bastian menyatakan kesiapan berkolaborasi dan mendorong keterlibatan semua wakil rakyat asal Lampung. 

"Ada 24 senator dan legislator dari Lampung. Dukungan seluruh senator menjadi modal penting untuk menyukseskan HPN dan Porwanas 2027," kata Ahmad Bastian.

Ahmad juga menyatakan antusiasme mengikuti acara kick off HPN–Porwanas yang akan digelar pada 29 November 2026 dalam format PWI Run. Ia menilai kegiatan lari sebagai langkah cerdas karena olahraga lari telah menjadi gaya hidup di Lampung. 

"Selain kategori 5 km dan 10 km, saya berharap ada half marathon 21 km karena peminatnya cukup banyak," tuturnya.

Senator Ahmad optimistis penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran ribuan wartawan dan peserta olahraga akan mendorong sektor pariwisata, perhotelan, dan usaha mikro di Lampung.(*)

Kamis, 23 Juli 2026

Menko Pangan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027



PRAMUDYAFM, JAKARTA--Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara resmi menyatakan dukungannya bagi Provinsi Lampung untuk mengemban mandat sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) pada April 2027 mendatang.

Dalam audiensi bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Jakarta, Kamis (23/7/2026), pria yang akrab disapa Zulhas ini menekankan bahwa ajang nasional tersebut tidak boleh sekadar menjadi seremonial. 

Ia berharap HPN dan Porwanas mampu menciptakan efek domino bagi kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata, pertanian, ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

"Kita rancang kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi Lampung, seperti aksi penanaman pohon. Saya pribadi akan menyiapkan lahan seluas dua hektare di lingkungan Sekolah Kebangsaan untuk keperluan tersebut," ujar Zulhas di hadapan Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, beserta rombongan.

Lebih lanjut, tokoh asal Lampung ini menyampaikan optimismenya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan hadir langsung dalam acara puncak HPN 2027. 

Zulhas berjanji akan mengomunikasikan hal tersebut secara langsung kepada Kepala Negara guna memastikan kesuksesan agenda akbar insan pers tersebut.

Sebagai bentuk komitmen awal, Zulhas juga memastikan kehadirannya pada acara kick-off HPN dan Porwanas yang akan digelar 29 November 2026. Acara pembuka tersebut bakal dimeriahkan dengan lomba lari kategori 5K dan 10K.

"Saya akan ikut lari kategori 10K. Mari kita berkolaborasi; peserta dan hadiahnya harus melimpah agar suasana semakin meriah. Saya pastikan mendukung penuh kesuksesan acara ini," tegas Ketua Umum PAN tersebut.

Menanggapi dukungan tersebut, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia berharap sinergi dengan pemerintah pusat dapat memperlancar persiapan Lampung sebagai tuan rumah.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Bapak Menko Pangan, baik untuk acara puncak di 2027 nanti maupun untuk agenda kick-off pada November mendatang," pungkas Wira.(*/Prap)

Senin, 20 Juli 2026

Wakil Bupati Lampung Timur Tinjau Festival UMKM di Lokasi Nobar Piala Dunia 2026



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR -- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur, Azwar Hadi, meninjau langsung stan festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dipusatkan di Lapangan Polsek Sukadana Kabupaten setempat, Minggu (19/7/2026) malam. 

Saat berkeliling menyambangi stan-stan tersebut, Wabup Azwar Hadi tampak didampingi sejumlah Kepala OPD,Kabag dan Camat menyempatkan berdialog serta menyemangati para pelaku UMKM.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal, Azwar Hadi juga berbelanja sekaligus mencicipi langsung berbagai produk kuliner yang dijajakan para penggiat UMKM Kecamatan Sukadana.

"Enak-enak makanannya, ternyata orang lingkungan Kecamatan Sukadana ini pinter masak," ungkap Azwar Hadi usai meninjau dan belanja produk UMKM.

Wabup mengaku bangga dan mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat serta perputaran ekonomi dalam momentum nobar tersebut.

"Luar biasa sebagian besar banyak yang laku. Masyarakat Sukadana pengen acara seperti ini tiap hari," terangnya.

Azwar Hadi juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif para pedagang.Dia juga menyampaikan pesan penting terkait ketertiban selama acara berlangsung.
.
"Terima kasih, jaga kebersihan dan selamat berjualan," pungkasnya.(Prapto)

Kamis, 16 Juli 2026

Wali Kota Eva Dwiana All Out Dukung HPN dan Porwanas 2027, Bandar Lampung Siap Sambut Ribuan Wartawan



PRAMUDYAFM, BANDARLAPUNG--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan komitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapan jajarannya untuk membantu menyukseskan dua agenda nasional tersebut melalui dukungan fasilitas, logistik, transportasi, hingga promosi kegiatan.

Sebagai bentuk penyambutan kepada ribuan wartawan dan kontingen dari berbagai provinsi, Pemkot Bandar Lampung akan menggelar welcome dinner di Gedung Mandala. 

Acara itu diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan keramahan masyarakat Lampung kepada para tamu yang hadir.

"Kami siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung. Ini merupakan kehormatan bagi daerah kami untuk menjadi bagian dari agenda nasional yang melibatkan insan pers dari seluruh Indonesia," kata Eva Dwiana.

Untuk menunjang kelancaran kegiatan, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan 10 unit bus yang akan digunakan sebagai sarana transportasi kontingen selama pelaksanaan HPN dan Porwanas. 

Selain itu, Gedung Mandala dan Gedung Herman HN dipersiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan kegiatan yang diselenggarakan panitia.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk logistik, yakni 500 dus air mineral Siger guna memenuhi kebutuhan konsumsi peserta selama kegiatan berlangsung.

Rangkaian menuju HPN dan Porwanas 2027 akan diawali dengan Kick Off HPN-Porwanas pada 29 November 2026 melalui penyelenggaraan PWI Run yang ditargetkan diikuti sekitar 2.000 peserta. 

Untuk menambah semarak acara, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta kegiatan lari santai tersebut.

Tidak hanya itu, pemerintah kota turut mendukung promosi kegiatan melalui pemanfaatan videotron di kawasan Tugu Adipura. 

Fasilitas tersebut akan digunakan untuk menyosialisasikan seluruh rangkaian kegiatan HPN dan Porwanas kepada masyarakat luas.

Keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian. Pemkot Bandar Lampung akan membuka stan-stan produk unggulan daerah sehingga para wartawan dan tamu dari berbagai daerah dapat menikmati kuliner khas, kerajinan, serta beragam oleh-oleh Lampung.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusuma, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemkot Bandar Lampung. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi semangat tambahan bagi panitia dalam mempersiapkan penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027.

"Terima kasih kepada Ibu Wali Kota Eva Dwiana beserta jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan yang luar biasa. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami agar pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 dapat berlangsung sukses, meriah, dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.

Wirahadikusuma berharap sinergi antara pemerintah daerah, PWI, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin sehingga Lampung mampu tampil sebagai tuan rumah yang ramah, profesional, dan membanggakan dalam ajang nasional tersebut.(*/ril)

Rabu, 15 Juli 2026

Wapres ‎Gibran Puji Dedikasi Pegiat Budaya Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Wakil Presiden(Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pegiat budaya di Kabupaten Lampung Timur. 

Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Presiden saat menyempatkan diri singgah di Kawasan Budaya Randu Mas dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Rabu (15/7/2026).

Pada momentum tersebut, tampak Wapres Gibran didampingi oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, serta sejumlah pejabat daerah setempat.

Di hadapan para tokoh adat dan masyarakat, Wapres Gibran secara khusus memuji komitmen Mulyono beserta seluruh pegiat budaya yang tanpa lelah menjaga warisan leluhur. 

Menurut Wapres, dedikasi luar biasa ini merupakan benteng utama agar generasi muda tidak kehilangan arah di era modern.

"Terima kasih atas dedikasi dalam menjaga budaya. Identitas bangsa tidak boleh hilang. Budaya adalah jati diri kita yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus," ujar Wapres Gibran penuh apresiasi.

Dia menegaskan bahwa pesatnya kemajuan teknologi seharusnya tidak menggeser nilai tradisi, melainkan berjalan beriringan demi memperkuat karakter bangsa.

Merespons dukungan penuh dari Wakil Presiden, tokoh budaya Randu Mas, Mulyono, mengusulkan pembangunan Panggung Budaya Nusantara. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat pelestarian dan wadah ekspresi keberagaman seni bagi seluruh lapisan masyarakat.

Gayung bersambut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghidupkan kampung-kampung budaya. 

Jihan optimistis, lewat kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah, kebudayaan Lampung akan berkembang menjadi investasi masa depan yang membanggakan.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata hadirnya apresiasi pusat terhadap akar budaya daerah, sekaligus memotivasi lahirnya generasi unggul yang mencintai identitas bangsanya menuju Indonesia Emas 2045.(Prap)

Senin, 13 Juli 2026

Songsong HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Gandeng Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Kontingen Esports



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai mematangkan langkah strategis menyambut perhelatan akbar Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. 

Sebagai tuan rumah, PWI Lampung aktif membangun sinergi dengan institusi pendidikan, salah satunya melalui kunjungan resmi ke Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) pada Senin (13/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus UTI tersebut mempertemukan jajaran pengurus PWI Lampung dengan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf. 

Agenda ini bertujuan menyosialisasikan kesiapan Lampung sebagai pusat kegiatan insan pers nasional pada April 2027 mendatang.

Sekretaris PWI Provinsi Lampung, Andi Panjaitan, mengungkapkan bahwa rangkaian tahapan menuju puncak acara sangat padat, dimulai dari kick-off pada November 2026 hingga konferensi provinsi. Oleh karena itu, dukungan akademisi dinilai sangat vital.

"Kami hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyosialisasikan bahwa Lampung diamanahkan menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas pada April 2027. Mengingat banyaknya tahapan yang harus dilalui, kami sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi," ujar Andi Panjaitan.

Andi menambahkan bahwa keterlibatan Universitas Teknokrat tidak hanya terbatas pada seremonial, tetapi juga teknis kompetisi. 

"Kami berharap dapat berkolaborasi dalam keterlibatan peserta maupun pelaksanaan uji coba tanding, terutama untuk cabang olahraga esports," imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI Lampung, Segan Simanjuntak, menyebut predikat "Kampus Sang Juara" yang melekat pada Teknokrat menjadi alasan kuat pemilihan mitra strategis ini. 

Ia menjelaskan bahwa pada Porwanas 2027 akan dipertandingkan sekitar 14 cabang olahraga, di antaranya catur, biliar, atletik, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan futsal.

"Pembinaan esports di Teknokrat sudah sangat mumpuni. Kami ingin mengadopsi kualitas tersebut agar tim esports PWI Lampung mampu bersaing di level nasional. Target kami adalah menembus posisi tiga besar saat menjadi tuan rumah nanti," kata Segan optimistis.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyambut hangat inisiatif kolaborasi ini. 

Ia menegaskan kesiapan institusinya untuk menyediakan fasilitas terbaik bagi kelancaran HPN dan Porwanas 2027.

"Kami merasa terhormat atas kepercayaan PWI. Jika diperlukan, kami siap memfasilitasi kegiatan dengan aula berkapasitas hingga 400 orang yang dilengkapi teknologi videotron, serta gelanggang olahraga berkapasitas 1.000 orang yang representatif," tutur Nasrullah.

Terkait prest oiiasi olahraga, Nasrullah memberikan catatan khusus mengenai disiplin latihan bagi para atlet wartawan yang akan bertanding.

"Apabila ingin meraih hasil maksimal di cabang esports, latihan intensif harus dimulai sejak dini. Waktu satu tahun menuju pelaksanaan harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar kontingen Lampung benar-benar siap secara mental dan teknis," tutupnya.(*/Sup,

Sabtu, 11 Juli 2026

Danramil 429-06/ Purbolinggo Bersamai Warga Nobar Piala Dunia 2026



PRAMUDYFM, LAMPUNG TIMUR--Koramil 429-06/PBL  Kodim 0429/Lampung  kembali memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira Piala Dunia 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 429-06/PBL Kapten Inf. Syafri Amrullah  itu digelar di Markas Koramil 06/PBL, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (11/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB, dengan menyaksikan pertandingan perempat final antara Spanyol melawan Belgia.

Sejak sebelum laga dimulai, personel Koramil bersama masyarakat mulai memadati lokasi nobar. Suasana hangat dan penuh keakraban langsung terasa ketika para penonton menyaksikan pertandingan bergengsi tersebut secara bersama-sama. Sorak sorai dan tepuk tangan sesekali menggema, menambah semarak kebersamaan antara prajurit TNI dan warga.

Danramil mengatakan bahwa kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bersama masyarakat. Sepak bola menjadi media yang mampu menyatukan berbagai kalangan, sehingga komunikasi dan silaturahmi antara TNI dengan warga dapat terus terjalin dengan baik," ujar Danramil

Ia menambahkan, Koramil 429-06/PBL akan terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan teritorial di wilayah binaan.

Kegiatan nobar berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh sportivitas. Selain menjadi hiburan di tengah padatnya aktivitas masyarakat, acara tersebut juga mencerminkan komitmen Koramil 429-06/PBL dalam menjaga keharmonisan, memperkuat komunikasi sosial, serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui momentum Piala Dunia 2026, Koramil 429-06/Purbolinggo berharap semangat persatuan, kebersamaan, dan sportivitas yang ditunjukkan di lapangan hijau dapat menginspirasi kehidupan bermasyarakat, sekaligus semakin memperkokoh sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Purbolinggo dalam rangka menuju Lampung Timur yang Sakai Sambayan.

Sumber : Pendim429

Kamis, 09 Juli 2026

Pemprov Lampung: UKW Perkuat Profesionalisme Pers dan Kualitas Demokrasi

 


PRAMUDYAFM, BANDARLAMPUNG--Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pers yang kuat, profesional, dan berintegritas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi. 

Karena itu, Pemprov Lampung terus mendukung peningkatan kapasitas wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, saat membuka UKW Angkatan ke-38 PWI Lampung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, Kamis (9/7/2026). 

Dalam kesempatan itu, Ganjar membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

"Pers yang kuat akan melahirkan mekanisme check and balances yang sehat. Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang membungkam kritik, melainkan pemerintah yang mampu merespons kritik dengan solusi untuk menyelesaikan persoalan," kata Ganjar Jationo.

UKW Angkatan ke-38 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung berlangsung pada 9–10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Dalam sambutan Gubernur Lampung disebutkan bahwa pers memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan optimisme terhadap pembangunan daerah. 

Oleh karena itu, kredibilitas dan profesionalisme media harus terus dijaga di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

"Kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh insan pers. Di tengah derasnya arus informasi digital, kredibilitas menjadi pembeda utama antara media profesional dan sumber informasi lainnya," ujar Ganjar.

Menurutnya, disrupsi digital menghadirkan tantangan baru bagi dunia jurnalistik. Wartawan tidak hanya dituntut menyajikan informasi dengan cepat, tetapi juga harus memastikan berita yang dipublikasikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ganjar menegaskan bahwa kompetensi wartawan tidak semata-mata diukur dari sertifikat kelulusan UKW. Kompetensi yang sesungguhnya tercermin melalui konsistensi dalam menjalankan profesi secara profesional, berintegritas, dan berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik.

"Yang paling berkepentingan menjaga marwah profesi adalah wartawan itu sendiri. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan hanya berperan sebagai pendukung dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan bahwa pelaksanaan UKW merupakan instrumen penting untuk menjaga dan meningkatkan profesionalisme wartawan.

"Jurnalisme yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis menulis berita, tetapi juga oleh etika, integritas, dan adab dalam menjalankan profesi," kata Wirahadikusumah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penyelenggaraan UKW di tengah kebijakan efisiensi anggaran. 

Menurutnya, dukungan tersebut memungkinkan kegiatan berlangsung tanpa membebani peserta.

Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia sekaligus Penguji Lembaga UKW PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, menegaskan bahwa UKW bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman wartawan terhadap etika dan hukum pers.

"Wartawan bekerja untuk kepentingan publik. Karena itu, setiap karya jurnalistik harus berpihak pada kepentingan masyarakat dan disusun berdasarkan prinsip-prinsip jurnalistik yang benar," ujar Marah Sakti.

Ia juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi wartawan. 

Menurutnya, Lampung menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas SDM jurnalistik.

Melalui dukungan terhadap penyelenggaraan UKW, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semakin banyak wartawan profesional dan berintegritas yang mampu menghasilkan informasi akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Pers yang berkualitas diyakini akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.(red)

Purnatugas Liwon di Kemenhaj Lamtim, Akhor Wiwit Berkomitmen Jaga Sinergi Pelayanan



PRAMUDYAFM,LAMPUNG TIMUR --Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lampung Timur menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor dari Liwon, kepada Plt Kepala Kantor Akhor Wiwit Sudiono, di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Kasubag Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung Djonie Adhan, Kasubag TU Kemenag Lampung Timur, jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutanya Liwon menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelayanan haji selama dirinya bertugas di Lampung Timur.

Dia menjelaskan, pengabdiannya di bidang penyelenggaraan ibadah haji telah dimulai sejak menjabat Kasubag TU pada 2015, kemudian menjadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), hingga dipercaya memimpin Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur setelah terbentuknya kementerian tersebut secara mandiri pada akhir 2025.

Menurut Liwon, proses transisi kelembagaan berjalan baik di Lampung Timur karena telah memiliki gedung kantor sendiri yang sebelumnya dibangun saat masih berada di bawah Kementerian Agama.

"Alhamdulillah, Lampung Timur memiliki kantor sendiri sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama masa transisi," ujarnya.

Liwon juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dinilainya selalu hadir dalam setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.

Selain itu, dia mengucapkan terima kasih kepada KBIHU yang selama ini menjadi mitra strategis dalam membimbing calon jamaah haji.

Menjelang masa purnabakti, Liwon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

"Saya memohon maaf apabila selama menjalankan amanah ini masih banyak kekurangan. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur, Akhor Wiwit Sudiono, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pelayanan haji secara optimal meski saat ini dirinya masih merangkap tugas di tempat lain.

Dia berharap sinergi yang selama ini telah dibangun bersama Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga KBIHU dapat terus diperkuat.

Menurutnya, jumlah personel di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampung Timur yang hanya lima orang membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelayanan kepada ratusan jamaah tetap berjalan maksimal.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan seluruh stakeholder sangat kami harapkan agar pelayanan kepada jamaah haji semakin baik," katanya.

Kasubag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Djonie Adhan, memberikan apresiasi atas dedikasi Liwon selama bertugas.

Dia menegaskan masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya di tengah masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dedikasi Bapak Liwon. Semoga masa purnabakti menjadi masa yang penuh kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga," ujar Djonie.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menyampaikan penghargaan atas kontribusi Liwon dalam membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Dia menilai pelayanan kepada jamaah membutuhkan komitmen, profesionalisme, dan tanggung jawab yang tinggi sehingga kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah harus terus diperkuat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Liwon selama bertugas di Lampung Timur. Kepada Bapak Akhor Wiwit Sudiono, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Azwar.

Azwar menambahkan, momentum pisah sambut ini bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi menjadi penguat komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat Kabupaten Lampung Timur.

"Semoga kedepan Kementerian Haji dan Umrah Lampung Timur semakin baik dan lebih meningkat dalam melayani jamaah calon haji," harapnya.(Af/sup)

Kamis, 02 Juli 2026

Sinergi Membuahkan Hasil: Empat Pelajar Terbaik Raman Utara Melaju ke OSN Tingkat Provinsi Lampung



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Empat siswa terbaik dari Kecamatan Raman Utara resmi dinyatakan lolos masuk dalam jajaran 15 besar Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSNK). 

Keberhasilan ini mengantarkan mereka menjadi wakil resmi kecamatan untuk maju ke kompetisi tingkat Provinsi Lampung secara terpusat di UPTD SDN 2 Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu pada 6 Juli 2026.

Pelaksanaan OSNK di Raman Utara sebelumnya digelar secara terpusat di SD IT Subulussalam, Desa Ratna Daya pada 8 Juni 2026 lalu.

Berdasarkan hasil pengumuman resmi, berikut adalah daftar siswa berprestasi yang berhasil lolos diantaranya; 

Kanza Azela Zalindra (Cabang Olimpiade Matematika)

Muhamad Ahsan Mukhollad (Cabang Olimpiade IPA)

Enzi Adelio Pratama (Cabang Olimpiade IPS)

 LRazqa Aryas Zidan (Cabang Olimpiade IPS)

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Raman Utara, Kasirin, langsung menyampaikan ucapan selamat kepada keempat siswa berprestasi tersebut. 

Dia berharap para siswa dapat memberikan performa terbaiknya saat membawa nama baik Raman Utara di tingkat provinsi nanti.

Apresiasi yang tinggi juga datang dari Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Dasar Raman Utara, Samiran, bersama Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Raman Utara, Ibu Nurhayati.

"Terima kasih atas sinergi dan kerja sama dari semua pihak, terutama proktor, pengawas, panitia, serta bapak dan ibu dewan guru SD IT Subulussalam," ujar Samiran.

Dia berharap prestasi peserta didik di Raman Utara dapat terus ditingkatkan di masa depan. 

Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi nyata, dia juga memberikan penghargaan langsung kepada para siswa berprestasi yang akan maju ke tingkat provinsi tersebut.(Prapto)

Senin, 29 Juni 2026

Rombongan Terakhir Haji Lampung Timur 2026 Pulang Lengkap dan Sehat

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur, Rustam Effendi, saat menyambut kedatangan jemaah haji kabupaten setempat kloter 31 JKG


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyambut kepulangan rombongan terakhir jemaah haji asal Kabupaten setempat yang tergabung dalam Kloter 31 JKG di halaman Islamic Center Sukadana, Senin (29/6/2026) malam.

Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur, Rustam Effendi, mewakili Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur Liwon, Kabag Kesra Setdakab Lampung Timur Yemi Hastarita, Ketua PCNU KH Dardiri Ahmad, jajaran panitia dan keluarga jemaah.

Suasana haru dan bahagia tak terelakkan saat para jemaah bertemu kembali dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka dari Tanah Suci.

Kepulangan Kloter 31 JKG menandai berakhirnya rangkaian pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Lampung Timur tahun 2026. 

Ketua Rombongan haji Lampung Timur kloter 31 Muslihan saat menyampaikan laporan


Ketua Rombongan Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 31 JKG, H. Muslihan, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan lengkap, meskipun sebagian besar merupakan jemaah lanjut usia (lansia).

“Alhamdulillah kami berangkat 52 orang dan pulang ke tanah air 52 orang,” ujar Muslihan.

Dia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Indonesia serta seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan ibadah haji. 

Demografi

“Alhamdulillah sambutan yang luar biasa, baik dari tempat tinggal, transportasi, bahkan makanan sampai berlebih. Semua kebutuhan jemaah terpenuhi sehingga kami dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar,” katanya.

Menurut Muslihan, pelayanan yang diberikan kepada jemaah sangat memuaskan mulai dari pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, Mina hingga selama berada di Madinah.

“Alhamdulillah kami dijamu dengan luar biasa,"ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan tingginya semangat ibadah para jemaah Kloter 31 JKG selama berada di Tanah Suci. Melalui pengaturan jadwal yang dibuat oleh rombongan.

“Ada yang sampai 20 kali umrah, ada yang 15 kali, dan paling sedikit sekitar tujuh kali. Kami dari rombongan memberikan jadwal kepada para ibu-ibu untuk melaksanakan umrah setiap dua hari sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi, mewakili Bupati Lampung Timur, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan lengkap.

“Alhamdulillah semuanya kembali dengan lengkap dan insya Allah sebentar lagi akan berkumpul bersama keluarga masing-masing,” ujar Rustam.

Dalam kesempatan tersebut, Rustam juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur apabila selama proses pemberangkatan maupun pemulangan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada para jemaah haji.

“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)

 
Kode AdSense Anda