Labels

Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2026

Sepakat Damai, PWI Resmi Cabut Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris



PRAMUDYAFM, JAKARTA - Perselisihan hukum antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri ketegangan secara kekeluargaan pada Selasa (28/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut mempertemukan Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, dengan Hotman Paris. Momentum rekonsiliasi ini diabadikan oleh Dasco melalui unggahan di akun media sosialnya dengan tajuk "Persatuan Indonesia", yang memperlihatkan ketiga tokoh tersebut saling berjabat tangan.

Akhmad Munir menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus tindak lanjut atas iktikad baik Hotman Paris. Ia menegaskan bahwa organisasi profesi jurnalis tertua di Indonesia tersebut telah menerima permohonan maaf sang pengacara.

“Bapak Hotman telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada PWI. Sejatinya, sejak awal kami telah membukakan pintu maaf terkait persoalan tersebut,” ujar Akhmad Munir saat memberikan keterangan resmi.

Lebih lanjut, Munir mengungkapkan bahwa Hotman Paris berkomitmen untuk menjaga etika komunikasi di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Beliau dengan besar hati mengakui kekhilafan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Esensi dari pertemuan ini adalah menjaga persatuan Indonesia,” imbuhnya.

Sebagai konsekuensi dari kesepakatan damai ini, PWI akan segera memproses pencabutan laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 20 Juli 2026 lalu. Proses administrasi pencabutan laporan dijadwalkan selesai dalam waktu dekat.

“Kami telah bersepakat untuk mencabut laporan di kepolisian. Jika tidak dituntaskan hari ini, paling lambat besok seluruh prosesnya akan selesai,” tegas Munir.

Di sisi lain, Sufmi Dasco Ahmad selaku fasilitator menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya merajut kembali tali persaudaraan antar-elemen bangsa. Pesan "Persatuan Indonesia" yang ia gaungkan menjadi simbol berakhirnya sengketa antara sang pengacara nyentrik dengan organisasi pers tersebut.(*/ril)

Jumat, 10 Juli 2026

Bandar Sribhawono Gelar Pembekalan, Siapkan 11 Calon Siswa Menuju Sekolah Rakyat



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Pemerintah Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, menggelar kegiatan pemantapan dan pengarahan bagi 11 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Tahun Ajaran 2026/2027 hasil penjaringan tingkat kecamatan pada Jumat (10/7/2026).

Acara yang berlangsung di Aula Kecamatan Bandar Sribhawono tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bandar Sribhawono, Linawati dan dihadiri oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) serta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat.

Dalam kegiatan ini, seluruh calon peserta didik hadir dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Kehadiran dan arahan langsung dari Sekcam memberikan suntikan motivasi serta dukungan moral yang besar bagi anak-anak dan wali murid.

Linawati menyebutkan bahwa 11 siswa siswi tersebut merupakan perwakilan anak-anak dari 7 desa di wilayah Kecamatan Bandar Sribhawono. Berdasarkan data yang tercatat, sebanyak 7 siswa akan menempuh jenjang pendidikan SMP dan 4 siswa lainnya melanjutkan ke tingkat SMA.

"Mohon doa serta restunya Bapak dan Ibu sekalian. Semoga pengarahan dan pemantapan ini menjadikan anak-anak kita semakin mantap dan penuh semangat dalam mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat Lampung Timur," ujar Linawati di hadapan para orang tua.

Dalam arahannya, Sekcam bersama jajaran menekankan pentingnya kesiapan mental, kedisiplinan, serta motivasi belajar yang harus dijaga saat mulai menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat nanti.

"Alhamdulillah, setelah diberikan pembekalan tadi, anak-anak dan orang tua menjadi lebih mantap dan yakin untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Apalagi setelah mengetahui bahwa di SR semua fasilitas dipenuhi," tambah Linawati melalui WhatsApp pribadinya.

Sesuai rencana, ke-11 calon siswa dari Bandar Sribhawono ini akan diberangkatkan secara resmi oleh Camat setempat menuju lokasi Sekolah Rakyat Lampung Timur pada 29 Juli 2026 mendatang.

"Harapan kita, semoga anak-anak tetap semangat dan betah menuntut ilmu di Sekolah Rakyat Lampung Timur, sehingga nantinya tumbuh cerdas dan berkembang wawasannya. Dengan begitu, mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa, menjadi kebanggaan keluarga, serta berguna bagi nusa, bangsa, dan agama," pungkas Linawati. Demografi

Melalui pembekalan yang matang sejak di tingkat kecamatan atas inisiatif Korcam dan tim pendamping PKH ini, para siswa delegasi dari Bandar Sribhawono diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat. Mereka juga diharapkan bisa menjadi pelopor semangat belajar bagi rekan-rekan dari kecamatan lain di Kabupaten Lampung Timur.(Prap)

31 Wartawan Dinyatakan Kompeten, UKW PWI Lampung Tegaskan Pentingnya Integritas dan Kualitas Jurnalisme



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung UKW Ke- XXXVIII Tahun 2026 resmi berakhir dengan hasil menggembirakan. 

Sebanyak 31 peserta dinyatakan kompeten setelah mengikuti seluruh rangkaian pengujian yang berlangsung di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, pada 9–10 Juli 2026.

Jumlah tersebut diperoleh dari total 36 peserta yang terdaftar dan mengikuti berbagai mata uji kompetensi. 

Para peserta terbagi ke dalam enam kelas jenjang wartawan muda dan satu kelas jenjang wartawan madya

Perwakilan tim penguji, Dr. Iskandar Zulkarnain, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses UKW dengan baik.

"Dari 36 peserta yang terdaftar, sebanyak 31 peserta dinyatakan kompeten. Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lulus. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena masih banyak kesempatan untuk kembali mengikuti uji kompetensi di masa mendatang," ujarnya.

Penutupan UKW juga diwarnai pesan penting dari Ketua PWI Lampung, H.Wirahadikusumah, yang mengingatkan peserta agar tidak merasa puas hanya dengan memperoleh sertifikat kompetensi.

Menurutnya, kompetensi wartawan tidak berhenti pada proses pengujian, melainkan harus terus dibuktikan dalam praktik jurnalistik sehari-hari.

"Sertifikat kompetensi bukan tujuan akhir. Kompetensi sesungguhnya diuji ketika wartawan berada di lapangan dan menerapkan seluruh pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dalam tugas jurnalistiknya," kata Wirahadikusumah.

Ia menegaskan bahwa wartawan yang telah dinyatakan kompeten harus terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, lanjutnya, pola distribusi informasi telah berubah. Wartawan tidak lagi menjadi satu-satunya pihak yang memiliki kendali atas penyebaran informasi. 

Karena itu, disiplin dalam melakukan verifikasi dan pengujian fakta menjadi semakin penting.

"Tugas kita sebagai wartawan adalah memastikan setiap berita yang disajikan telah melalui proses verifikasi yang ketat. Berita harus berdasarkan fakta sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar, jernih, dan dapat dipercaya," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wirahadikusumah juga mengajak seluruh anggota PWI Lampung untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan digelar di Lampung.

"Mari bersama-sama menyukseskan HPN dan Porwanas. Ini menjadi momentum penting bagi Lampung untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah yang baik. Kita berharap sukses penyelenggaraan dapat berjalan seiring dengan sukses prestasi," ujarnya.

Sementara itu, penguji dari PWI Pusat, Marah Sakti, mengingatkan para wartawan yang telah kompeten agar tetap menjaga profesionalisme dan kehormatan profesi di tengah berbagai tantangan dunia media yang terus berkembang.

"Kompetensi harus berjalan seiring dengan integritas. Wartawan harus mampu menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi etika jurnalistik, dan mempertahankan kepercayaan publik melalui karya-karya yang berkualitas," pesannya.

Berakhirnya UKW PWI Lampung Ke- XXXVIII Tahun 2026 diharapkan dapat melahirkan lebih banyak wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi digital. 

Dengan demikian, pers tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya sekaligus pilar penting dalam kehidupan demokrasi.(ril/Sup)

Senin, 29 Juni 2026

Rombongan Terakhir Haji Lampung Timur 2026 Pulang Lengkap dan Sehat

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur, Rustam Effendi, saat menyambut kedatangan jemaah haji kabupaten setempat kloter 31 JKG


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyambut kepulangan rombongan terakhir jemaah haji asal Kabupaten setempat yang tergabung dalam Kloter 31 JKG di halaman Islamic Center Sukadana, Senin (29/6/2026) malam.

Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur, Rustam Effendi, mewakili Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur Liwon, Kabag Kesra Setdakab Lampung Timur Yemi Hastarita, Ketua PCNU KH Dardiri Ahmad, jajaran panitia dan keluarga jemaah.

Suasana haru dan bahagia tak terelakkan saat para jemaah bertemu kembali dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka dari Tanah Suci.

Kepulangan Kloter 31 JKG menandai berakhirnya rangkaian pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Lampung Timur tahun 2026. 

Ketua Rombongan haji Lampung Timur kloter 31 Muslihan saat menyampaikan laporan


Ketua Rombongan Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 31 JKG, H. Muslihan, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan lengkap, meskipun sebagian besar merupakan jemaah lanjut usia (lansia).

“Alhamdulillah kami berangkat 52 orang dan pulang ke tanah air 52 orang,” ujar Muslihan.

Dia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Indonesia serta seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan ibadah haji. 

Demografi

“Alhamdulillah sambutan yang luar biasa, baik dari tempat tinggal, transportasi, bahkan makanan sampai berlebih. Semua kebutuhan jemaah terpenuhi sehingga kami dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar,” katanya.

Menurut Muslihan, pelayanan yang diberikan kepada jemaah sangat memuaskan mulai dari pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, Mina hingga selama berada di Madinah.

“Alhamdulillah kami dijamu dengan luar biasa,"ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan tingginya semangat ibadah para jemaah Kloter 31 JKG selama berada di Tanah Suci. Melalui pengaturan jadwal yang dibuat oleh rombongan.

“Ada yang sampai 20 kali umrah, ada yang 15 kali, dan paling sedikit sekitar tujuh kali. Kami dari rombongan memberikan jadwal kepada para ibu-ibu untuk melaksanakan umrah setiap dua hari sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi, mewakili Bupati Lampung Timur, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan lengkap.

“Alhamdulillah semuanya kembali dengan lengkap dan insya Allah sebentar lagi akan berkumpul bersama keluarga masing-masing,” ujar Rustam.

Dalam kesempatan tersebut, Rustam juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur apabila selama proses pemberangkatan maupun pemulangan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada para jemaah haji.

“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)

Sabtu, 25 April 2026

MIN 1 Lampung Timur Raih Apresiasi Nasional atas Praktik Baik Perlindungan Anak



PRAMUDYAFM, Jakarta- Pertemuan Nasional Perlindungan Anak yang diselenggarakan ChildFund International pada 20–23 April 2026 di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, berhasil mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang perlindungan anak dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri perwakilan kementerian, lembaga mitra, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan anak dan kaum muda dari berbagai wilayah. Forum nasional tersebut menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam mencegah kekerasan terhadap anak, baik di ruang luring maupun daring.

ChildFund International, sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan anak, menegaskan dukungannya terhadap pemerintah Indonesia dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, selaras dengan Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2025–2029.

Dalam pertemuan ini, MIN 1 Lampung Timur mendapat perhatian khusus sebagai salah satu sekolah percontohan (piloting) Program *Education for Protection and Wellbeing* (EPW). Kepala MIN 1 Lampung Timur, Darsono, hadir sebagai penanggung jawab program, didampingi oleh Febri Maryana selaku *Person in Charge* (PIC) Program EPW di tingkat satuan pendidikan.

“MIN 1 Lampung Timur mendapatkan kepercayaan sebagai sekolah piloting Program EPW. Kami merasakan manfaat yang sangat besar bagi penguatan budaya perlindungan anak di madrasah,” ujar Darsono.

Pelaksanaan Program EPW di MIN 1 Lampung Timur didukung oleh mitra ChildFund di Lampung, yaitu Yayasan Pembinaan Sosial Lampung (YPSK). YPSK secara aktif memberikan penguatan kapasitas, pendampingan teknis, serta fasilitasi implementasi program di lingkungan madrasah.

Dalam sesi paparan, mitra pelaksana dari delapan provinsi mempresentasikan berbagai capaian dan praktik baik pelaksanaan program perlindungan anak (PRIME) periode 2024–2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur, yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Darsono menegaskan bahwa perubahan positif tampak nyata di lingkungan madrasah. “Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya kesadaran seluruh warga madrasah akan pentingnya perlindungan anak, penguatan budaya sekolah yang bebas dari kekerasan, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam menyuarakan hak dan perlindungan diri mereka,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, MIN 1 Lampung Timur menerima apresiasi khusus dari ChildFund International Indonesia. Child Protection & Advocacy Specialist ChildFund International Indonesia, Reny Haning, menyampaikan penghargaannya secara langsung.

“Implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berpihak pada anak. Praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi contoh inspiratif dan direplikasi di satuan pendidikan lainnya,” ujar Reny Haning.

Partisipasi aktif MIN 1 Lampung Timur dalam forum nasional ini menunjukkan komitmen nyata madrasah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Diharapkan, capaian tersebut dapat terus dikembangkan dan memberi dampak positif yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.(MK/Suprapto)

Minggu, 15 Maret 2026

Akreditasi Komprehensif Pramuka Gudep Elang Sakti SDN 1 Raman Endra



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Timur melaksanakan kegiatan penilaian akreditasi evaluasi komprehensif di pangkalan Gugus Depan (Gudep) Elang Sakti UPTD SDN 1 Raman Endra, Kwartir Ranting (Kwaran) Raman Utara, Sabtu (14/3/2016).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kwarcab Pramuka Lampung Timur dalam menilai mutu, kapasitas, serta kinerja Gugus Depan berdasarkan sejumlah standar  8-9 penilaian yang telah ditetapkan dalam sistem akreditasi kepramukaan.

Penilaian akreditasi ini meliputi berbagai aspek penting, di antaranya administrasi gudep, kualitas pembina, kegiatan kepramukaan, hingga kelengkapan sarana dan prasarana. Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas pendidikan kepramukaan di tingkat pangkalan dapat terus meningkat.

Selain itu, akreditasi juga bertujuan memberikan sertifikasi kelayakan kepada gugus depan yang telah memenuhi standar, sekaligus mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan.

Ketua panitia penyelenggara, Kak Nurhayati, menjelaskan bahwa peserta dalam kegiatan akreditasi evaluasi komprehensif tersebut terdiri dari para pembina Pramuka Siaga, pembina Penggalang, serta dewan guru di SDN 1 Raman Endra.

"Peserta kegiatan ini terdiri dari para pembina penggalang, pembina siaga serta para dewan guru di SDN 1 Raman Endra," ujar Kak Nurhayati.

Dia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut turut melibatkan para anggota Pramuka Siaga dan Penggalang dari SDN 1 Raman Endra yang ikut memeriahkan acara.

"Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh pasukan siaga dan pasukan penggalang dari SDN 1 Raman Endra, yang turut memeriahkan kegiatan dengan penampilan drumband serta dilanjutkan dengan kegiatan ice breaking,” tambahnya.



Nurhayati berharap melalui kegiatan penilaian akreditasi ini, kinerja serta administrasi gugus depan ke depan dapat semakin baik dan berkembang.

“Dengan diadakannya kegiatan penilaian akreditasi gudep ini, semoga ke depan kinerja dan administrasi gudep semakin maju,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai akreditasi evaluasi komprehensif berasal dari asesor Kwarcab Pramuka Lampung Timur. Adapun asesor yang hadir di antaranya Kak Maris Feri, Kak Sumiati dan Kak Sujarwo.

Turut mendampingi para asesor, Sekretaris Cabang Kwarcab Lampung Timur Kak Tekat Winarto, Ketua Kwaran Raman Utara Kak Tukamdi serta Kepala Desa Raman Endra, Supratman.

Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib dan kondusif.(prapto)

Kamis, 19 Februari 2026

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah untuk Yayasan Pendidikan Perjuangan Purwokencono



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR– Komitmen terhadap kepedulian lingkungan dan dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program BRI Peduli CSR. Kali ini, bantuan berupa 1 (satu) unit mobil pengangkut sampah disalurkan kepada Yayasan Pendidikan Perjuangan Purwokencono yang berlokasi di Desa Purwokencono, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata BRI dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa serta tenaga pendidik. 

Mobil pengangkut sampah ini diharapkan dapat menunjang pengelolaan kebersihan di lingkungan yayasan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini.

Kepala Cabang BRI BO Metro, Jamali, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BRI yang berfokus pada pendidikan dan lingkungan.

"Melalui program BRI Peduli ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kebersihan lingkungan. Kami berharap mobil pengangkut sampah ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman," ujar Jamali.

Jamali menambahkan, BRI tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan semata, tetapi juga berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus didukung oleh berbagai pihak, termasuk dunia usaha.

"Lingkungan yang bersih adalah bagian penting dalam proses belajar mengajar. Jika lingkungan sekolah terjaga, maka anak-anak bisa belajar dengan lebih fokus dan sehat. Ini adalah bagian dari komitmen BRI untuk terus hadir dan memberi manfaat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Perjuangan Purwokencono, Gunardi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BRI.

"Kami sangat berterima kasih kepada BRI, khususnya BRI BO Metro, atas bantuan mobil pengangkut sampah ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena selama ini pengelolaan sampah masih dilakukan secara terbatas," kata Gunardi.

Menurutnya, keberadaan mobil tersebut akan sangat membantu dalam proses pengangkutan sampah dari lingkungan sekolah ke tempat pembuangan akhir. Hal ini tidak hanya meningkatkan kebersihan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Gunardi juga berharap sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan seperti ini dapat terus terjalin di masa mendatang.

"Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk bantuan sarana, tetapi juga program-program lain yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa kami," ujarnya.

Program BRI Peduli sendiri merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BRI terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Yayasan Pendidikan Perjuangan Purwokencono dapat semakin optimal dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Langkah kecil berupa satu unit mobil pengangkut sampah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga keuangan dan institusi pendidikan mampu menghadirkan dampak besar bagi masyarakat.(**/Sup)

Minggu, 19 Oktober 2025

Kader Fatayat NU Gunung Pelindung Ditempa Jadi Garda Terdepan Jaga Kerukunan Bangsa



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR,- Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Gunung Pelindung menggelar Latihan Kader Dasar (LKD) yang bertemakan "Penguatan Jati Diri Kader Fatayat NU yang Militan, Loyal, dan Berdedikasi dalam Menggerakkan Organisasi." berlangsung dari tanggal 18 sampai 19 Oktober 2025.

Acara ini berlangsung di TPQ Miftahussalam II, Dusun Tambah Agung, Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, Sabtu (18/10/2025).

Sebanyak 34 peserta dari ranting-ranting Fatayat NU se-Gunung Pelindung dan 7 peserta dari PAC Melinting antusias mengikuti kegiatan ini.

Ketua PAC Fatayat Gunung Pelindung, Lu'lu'il Mar'atulatifah, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran NU dalam mempersatukan ulama pesantren untuk pengabdian yang lebih luas. NU harus menjadi wadah untuk menyatukan langkah para ulama pesantren. 

"Tugas pengabdian kita tidak lagi terbatas pada soal kepesantrenan dan kegiatan ritual keagamaan semata, tetapi juga pada kepekaan terhadap masalah-masalah sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan,"ujarnya.

Mar'atulatifah menambahkan bahwa kaderisasi adalah nadi organisasi. Melalui ajang kaderisasi seperti LKD FNU ini, nilai-nilai kita bangun dan frekuensi kita samakan. 

"LKD FNU ini diharapkan dapat mencetak kader Fatayat yang unggul dan berkualitas untuk memimpin banom NU di masa mendatang,"katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif kader Fatayat NU dalam menjaga kerukunan. Kita memiliki kewajiban untuk berperan aktif menjaga kondisi fitas kerukunan inter dan antar umat beragama.

"kita hidup di Indonesia yang heterogen dengan banyak perbedaan ras, suku, agama, dan golongan,"tegasnya saat membuka acara LKD.

Acara Latihan Kader Dasar (LKD), dibuka langsung oleh Ketua PC Fatayat Kabupaten Lampung Timur, Bu Nyai Nurul Hikmah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Lampung Timur Bu Nyai Nurul Hikmah, Ketua MWCNU Gunung Pelindung, Wahab, Camat Gunung Pelindung, Suparlan, tokoh masyarakat, dan pengurus PAC Fatayat NU Gunung Pelindung. (*)

 
Kode AdSense Anda