Labels

Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Januari 2026

Kemendagri Undang Sekda dan TAPD Provinsi Se-Indonesia Bahas Pelaksanaan APBD 2026 dan 2027

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni/ist

PRAMUDYAFM, TERNATE – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mendorong penguatan peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini dinilai penting karena APBD menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Fatoni pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran (TA) 2026 dan Penyusunan APBD TA 2027 di Sahid Bela Hotel, Ternate, Maluku Utara, Kamis (29/1/2026).

Fatoni menjelaskan bahwa kinerja pengelolaan APBD menjadi faktor kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, belanja pemerintah, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun APBD, memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun demikian, data nasional menunjukkan bahwa kinerja APBD pada tahun 2025 masih menghadapi tantangan. Realisasi pendapatan daerah secara nasional tercatat sebesar 94,49 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 97,26 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai 87,14 persen, juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 91,72 persen.

Dalam konteks tersebut, Fatoni menegaskan bahwa peran kepala daerah dan TAPD sangat strategis untuk memastikan APBD dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah.

“Peran kepala daerah, peran TAPD sangat penting karena dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, di Pasal 6, disebutkan bahwa pemegang kekuasaan dan pengelolaan keuangan daerah adalah kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota,” ujar Fatoni.

Ia menegaskan, TAPD berperan mengawal seluruh siklus pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Tujuannya agar APBD dapat berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Fatoni menyampaikan bahwa belanja pemerintah daerah terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Realisasi belanja APBD tahun 2025 yang sebesar 87,14 persen menunjukkan masih adanya ruang untuk mempercepat penyaluran belanja agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi ini sangat ditentukan juga oleh realisasi belanja uang negara, baik itu APBN maupun belanja APBD,” katanya.

Menurut Fatoni, penguatan pemahaman regulasi akan membuat TAPD semakin percaya diri dalam mengambil langkah kebijakan. Hal ini termasuk melalui mekanisme pergeseran anggaran dan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga APBD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, para bupati dan wali kota se-Provinsi Maluku Utara, TAPD provinsi seluruh Indonesia, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.(Prapto)

Sumber : Puspen Kemendagri

Kamis, 11 Desember 2025

Kodim 0429/Lamtim Laksanakan Ziarah Rombongan di Hari Juang TNI AD Ke-80



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Kodim 0429/Lamtim melaksanakan Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Daarma Nusantara, Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan dalam rangka Hari Juang TNI AD ke-80 yang dipimpin langsung.oleh  Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji.

Ziarah Rombongan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara pahlawan oleh seluruh peserta Ziarah.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, menyampaikan kegiatan Ziarah Rombongan merupakan wujud penghormatan TNI AD terhadap jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI.

"Kami berharap kegiatan ini kian menanamkan nilai-nilai nasionalisme bagi generasi penerus sekaligus memperkuat tekad prajurit TNI AD untuk terus mengabdi terkhusus di Lampung Timur umumnya bangsa dan negara Indonesia," kata Dandim.

Melalui peringatan Hari Juang TNI AD ke-80 yang mengambil tema "TNI AD Manunggal Dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju" TNI AD kembali menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program teritorial, pelayanan sosial serta kegiatan kemanusiaan.

"Perjuangan hari ini tidak lagi berupa pertempuran fisik, tetapi bagaimana TNI AD hadir mendukung stabilitas keamanan, ketahanan wilayah, dan kesejahteraan masyarakat. TNI AD menyadari bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada aspek militer, tetapi juga pada kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama, "tegasnya.

Pelaksanaan Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Juang TNI AD 2025 yang mencerminkan komitmen TNI AD semakin memperkokoh kemanunggalan dengan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa sehingga Indonesia menjadi negara yang besar dan berdaulat.

Sumber : Pendim0429

Sabtu, 22 November 2025

Menyerbu dari Langit: Ratusan Prajurit TNI Terjun di Morowali



PRAMUDYAFM, Ratusan prajurit TNI melaksanakan penerjunan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) serta penerjunan lintas udara (linud) dalam rangkaian Latihan Terintegrasi TNI Tahun 2025 yang digelar di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025). 

Pada sorti pertama,  peterjun Yonko 466 Korpasgat berhasil menuntaskan penerjunan OP3U. Aksi dimulai dengan infiltrasi tim Dalpur yang lebih dulu mengamankan dan menyiapkan Dropping Zone (DZ). Keberhasilan tahap ini menjadi penanda kesiapan unsur udara dalam mengawali operasi perebutan pangkalan dengan standar profesional tinggi.

Selanjutnya pada sorti kedua, peterjun dari Yonif 432 dan Yonif 433 Kostrad melaksanakan penerjunan linud untuk merebut dan menguasai sasaran strategis. Penerjunan dilakukan dengan formasi tempur sesuai prosedur operasi modern, menjadi bagian penting dari skenario latihan yang mengutamakan sinergi antarmatra. Seluruh penerjunan dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut taktis C-130.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BPKP, serta sejumlah pejabat tinggi negara, turut menyaksikan langsung jalannya latihan. Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI.

Latihan ini juga menegaskan peran TNI dalam menjaga keamanan nasional, khususnya pada sektor-sektor strategis yang merupakan aset vital negara. Kegiatan penerjunan menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit TNI, baik dalam teknik penerjunan maupun penguasaan daerah penting yang memerlukan respon cepat dan presisi tinggi. Hal ini sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai skenario operasi, termasuk pengamanan objek vital seperti bandara dan kawasan industri pertambangan.

Sumber : Puspen TNI

 
Kode AdSense Anda