Labels

Senin, 11 Agustus 2025

Bangun Kemandirian Nelayan, PHE OSES Bantu Bengkel Docking Kapal

Penyerahan bantuan prasarana bangunan bengkel beserta peralatan bengkel mencakup mesin bor, mesin gerindra dan mesin dari PHE OSES./foto ist


PRAMUDYAFM, KEPRI --Selama ini, perbaikan kapal bagi nelayan di Pulau Sabira bukan perkara mudah. Akses yang terbatas mengakibatkan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit karena harus dilakukan di pulau lain. Kini, harapan baru muncul lewat program pemberdayaan masyarakat dari salah satu pengelola wilayah kerja migas di perairan Laut Jawa.

PHE OSES menghadirkan fasilitas bengkel docking kapal bagi masyarakat nelayan di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. 

Program yang telah dijalankan sejak Desember 2024 ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan efisiensi ekonomi para nelayan yang selama ini terbebani oleh tingginya biaya perbaikan kapal. 

Nelayan Pulau Sabira mencoba salah satu peralatan bengkel bantuan dari PHE OSES.



Bantuan yang diberikan meliputi berbagai peralatan penting seperti mesin bor, mesin gerinda, dan mesin las. Tak hanya menyediakan sarana, PHE OSES paham jika para nelayan memerlukan prasarana tempat mereka menyimpan seluruh peralatan. 

“PHE OSES membangun pondok untuk kami sebagai tempat mengelola alat perbengkelan agar tetap terawat dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” ujar Sugianto, nelayan setempat.

Tak tanggung-tanggung, program ini juga menerapkan sistem sosial ekonomi berkelanjutan. Para nelayan yang membutuhkan peralatan dapat menyewa dengan biaya terjangkau. Dana yang terkumpul dari sewa ini kemudian dikelola kembali untuk membiayai perawatan alat dan mendukung kebutuhan kelompok nelayan lainnya.

“Dengan adanya bengkel ini, kami tidak perlu lagi membawa kapal ke luar pulau hanya untuk perbaikan ringan. Biayanya lebih murah, waktunya juga lebih efisien,” ujar Sugianto, seorang nelayan yang telah merasakan langsung manfaat program ini. 

Menurut Indra Dermawan, Head of Communication Relations & CID PHE OSES, program ini merupakan wujud nyata komitmen Perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di wilayah terluar seperti Pulau Sabira. 

“Kami memahami tantangan yang dihadapi nelayan di pulau-pulau kecil, terutama perawatan kapal. Karena itu, kami hadir melalui program yang tidak hanya memberikan bantuan peralatan, tetapi juga mendorong pengelolaan berbasis sosial ekonomi yang berkelanjutan. Harapan kami, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan terus berkembang bersama kelompok nelayan yang mengelolanya,” jelas Indra..

Ia menambahkan, program ini dirancang agar manfaatnya tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang bisa dikelola bersama dan berkelanjutan.

“Kami ingin hadir sebagai mitra pembangunan, bukan hanya penyedia bantuan. Prinsip keberlanjutan menjadi dasar dari setiap program kami, agar manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Perusahaan dan masyarakat bisa membawa dampak nyata yang berkelanjutan. Tidak hanya soal bantuan alat, tapi juga membuka jalan bagi nelayan untuk lebih mandiri dan berdaya dalam menjalankan usaha mereka sehari-hari. Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat pesisir, yang selama ini sering terabaikan.(**)

Minggu, 10 Agustus 2025

Ratusan Peserta Ramaikan Gajah Fest Elefun Run 2025, Ini Kata Dandim 0429/Lamtim



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk personel TNI-Polri, komunitas lari, pelajar, ASN, serta masyarakat umum dengan  antusias mengikuti event Gajah Fest Elefun Run 2025 yang dimulai dari Pintu Loket Masuk TNWK Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, Minggu (10/08/2026).

Ajang lari sejauh 5 kilometer yang memadukan olahraga, wisata, dan edukasi lingkungan tersebut menyuguhkan rute melintasi kawasan asri TNWK, habitat alami gajah sumatera.

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, jajaran Forkopimda, Plt Sekda, Ketua TP PKK Huzaimah, para kepala OPD, para kabag, serta ribuan warga.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka mendorong pola hidup sehat, mempererat silaturahmi, serta mempromosikan pariwisata dan kebugaran bagi masyarakat Lampung Timur dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji saat menghadiri acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta lari yang hadir.

“Kegiatan seperti ini dapat membuat tubuh kita menjadi sehat dan bugar, selain itu juga sebagai ajang silaturahmi dan membuat kita menjadi senang, kita harus saling mengingatkan satu sama lain untuk selalu berolah raga," ucap Dandim disela sela kegiatan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa Gajah Fest Elefun Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sarana kampanye pelestarian lingkungan dan satwa langka.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak semua pihak untuk menjaga kelestarian alam dan habitat gajah. TNWK adalah kebanggaan Lampung, dan kita semua punya tanggung jawab menjaganya," ujarnya.

Untuk diketahui, acara Gajah Fest Elefun Run 2025 berlangsung meriah dengan penampilan hiburan musik, pembagian door prize menarik, dan kehadiran berbagai stan UMKM yang menampilkan produk lokal Lampung Timur. 

Sumber : Pendim 0429/Lamtim

Sabtu, 09 Agustus 2025

Pertandingan Sepak Bola Usia Dini Dimulai, Ini Kata Babinsa Koramil 429-11/Sekampung



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR-- Pertandingan sepak bola Usia dini ( U-10,11 & 12) dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-80 di lapangan Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur resmi dimulai, Sabtu (9/2025).

Tampak hadir, Camat Sekampung Suparman,  Kapolsek AKP Eko Budiarto, Danramil 429-11/Sekampung diwakili Babinsa Serda Sugiyarto, Kades Wonokarto Jarwanto,  Sekertaris panitia HUT RI Ke-80 Kecamatan Sekampung Dayat beserta para panitia dan peserta lomba.

Camat Sekampung Suparman, menyampaikan digelarnya pertandingan usia dini adalah dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 sekaligus bentuk perhatian dan perkembangan serta memantau kemampuan anak terutama didunia olahraga sepak bola.

“Usia dini akan sangat berpengaruh maju tidaknya anak dalam berprestasi. Sehingga dengan perlombaan ini bakat dapat tersalurkan dalam rangka meningkatkan disiplin, karakter sekaligus menjaring bibit atlit bola sejak usia dini,"terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Danramil 429-11/Sekampung Kapten Inf Suefdi melalui Serda Sugiyarto mengapresiasi dengan dilaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka HUT RI Ke-80 di wilayah binaan Koramilnya salah satunya perlombaan pertandingan bola usia dini (10,11 dan 12 tahun).

"Aktivitas ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga meningkatkan persatuan dan kesatuan serta keceriaan pada saat mengikuti perlombaan dalam rangka Hari Kemerdekaan sehingga menjadi momen yang dapat menanamkan Nasionalisme, rasa bangga, dan cinta terhadap Indonesia,"tutur Babinsa.

Lebih lanjut Babinsa menambahkan, olahraga bagi anak usia dini pengaruhnya sangat positif selain untuk kesehatan juga dapat mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Karena anak yang tidak suka berolahraga biasanya akan banyak menghabiskan waktu bermain game tentunya sangat tidak bagus untuk kesehatan.

"Anak usia 10-12 tahun adalah anak yang memiliki ciri-ciri pertumbuhan fisik yang ditunjukkan dengan meningkatnya kelincahan dan kecepatan serta perkembangan emosional. Sehingga dengan rutin berolahraga seperti bola kaki maka akan dapat mengeksplorasi kemampuan yang ada di masing-masing individu," pungkasnya.

Kehadiran Babinsa di tengah warga dalam setiap kegiatan adalah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Sumber :Pendim0429/Lamtim

Jumat, 08 Agustus 2025

Babinsa Koramil 429-01/Labuhan Ratu dan Warga Gelar Jumat Krida Bersih



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Babinsa Koramil 429-01/Labuhan Ratu Kodim 0429/Lampung Timur, Sersan Satu Kusmayadi, bersama Perangkat desa menggelar kegiatan Jumat Krida Bersih membersihkan lingkungan Balai desa Rajabasa Lama II, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (08/08/2025).

Danramil 429-01/Labuhan Ratu Lettu Inf Sugiantoro, menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat, dalam memupuk semangat kebersamaan serta menjaga kebersihan lingkungan.

"Ini adalah wujud nyata, kepedulian kita bersama.dalam menyambut HUT RI Ke - 80, dengan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman dan sehat, ” ujarnya.   

Sementara itu, Sertu Kusmayadi selaku Babinsa setempat menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini, sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai persatuan dan kerja sama. 

“Gotong royong adalah warisan budaya bangsa, yang harus terus kita lestarikan, terutama dalam momentum kemerdekaan seperti ini, ” tegasnya.  

"Dengan harapan kegiatan ini dapat  mempererat hubungan antara Babinsa sebagai Aparat Teritorial dan masyarakat di wilayah binaan, "Pungkas Babinsa. 

Sumber : Pendim 0429/Lamtim

Kamis, 07 Agustus 2025

Kodim 0429/Lamtim Bantu Distribusikan Makan Bergizi Gratis



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Melalui Babinsa, Kodim 0429/Lamtim ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lampung Timur dengan melaksanakan pendampingan dalam setiap pendistribusian menu makanan ke berbagai sekolah, Kamis (7/8/2025).

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, dalam keterangannya mengatakan bahwa keterlibatan Koramil jajaran melalui para Babinsa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan wujud nyata Komitmen TNI AD dalam rangka mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia untuk Indonesia Emas 2045 terkait Pembangunan SDM berkualitas melalui penyelenggaraan pemenuhan Gizi Nasional.

"Sinergi antara TNI pemerintah daerah dan Satgas MBG dalam pendampingan program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan tumbuh kembang siswa-siswi, Balita, Ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Lampung Timur," tegasnya.

Lebih lanjut Dandim menegaskan, kehadiran Babinsa dalam pendampingan pendistribusian program MBG ini, merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kesejahteraan generasi muda, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

Dia berharap dengan adanya progam ini kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, dapat meningkat sehingga mereka bisa berkembang dengan optimal dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung keberhasilan program ini. Sebagai wujud pengabdian kepada rakyat dalam memperkuat ketahanan pangan serta menambah asupan makanan bergizi pada anak usia sekolah guna meningkatkan kesehatan anak-anak,” pungkas Dandim.

Diketahui, dalan rangka mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia untuk Indonesia Emas 2045 terkait Pembangunan SDM berkualitas melalui penyelenggaraan pemenuhan Gizi Nasional, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, serta melaksanakan Program Prioritas Gubernur Lampung yang ke-1, yaitu Makan Bergizi Gratis kepada Siswa Sekolah SD, SMP, SMA/MA Sederajat, Pondok Pesantren, Balita Ibu Hamil dan Ibu Menyusui maka perlu dibentuklah Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Lampung. 

Pembentukan Satgas MBG Provinsi Lampung ini didasarkan pada dua landasan hukum utama yakni Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/4072/SJ tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah, tanggal 25 Juli 2025 dan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/536/V.12/HK/2025 tanggal 4 Agustus 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung. 

Satgas MBG memiliki sejumlah tugas penting, di antaranya melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), mengidentifikasi lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah dengan mempertimbangkan kondisi geografis, kantong kemiskinan, keterjangkauan, serta jumlah dan sebaran peserta didik, sekolah, ibu hamil, dan anak kurang gizi (stunting). 

Selain itu, Melaksanakan percepatan penyelenggaraan Program MBG dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan koordinasi pusat dan daerah, mendukung ketersediaan, keterjangkauan, dan akses rantai pasok bahan pangan lokal, serta memastikan keamanan dan mutu pangan, Mengoordinasikan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Sumber : Pendim0429/Lamtim

 
Kode AdSense Anda