Labels

Sabtu, 31 Januari 2026

Danramil 429-07/Pekalongan Turut Memeriahkan Milad Ke-32 MIN 1 Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Danramil 429-07/Pekalongan Kodim 0429/Lamtim Kapten Inf M. Syadri beserta anggota menghadiri Fun Run 5Km dalam rangka Milad ke-32 MIN 1 Lampung Timur, bertempat di Lapangan Desa Pekalongan, Sabtu (31/1/2026).

Tampak hadir Camat Pekalongan Slamet. H, Kapolsek Pekalongan diwakili Bripka Faisal, Kepala MIN 1 Lamtim Sudarsono beserta para guru, siswa dan wali murid.

Acara diawali dengan senam pagi, pelepasan peserta Fun Run 5Km, pengalungan medali, sambutan-sambutan, pelepasan balon Milad ke-32, launching Berlian Bersama Melindungi Anak serta pembagian hadiah serta doorprize.

Sebagai informasi bahwa peserta Fun Run merupakan seluruh keluarga besar MIN 1 Lampung Timur dimana setiap peserta mendapatkan dua kupon undian terdiri 1 siswa dan 1 untuk wali murid.

Terlihat antusiasme keluarga besar MIN 1 Lamtim mengikuti rangkaian acara yang berlangsung meriah sejak pagi hari, kemeriahan semakin lengkap pada saat pembagian hadiah dan  doorprize.

Disela-sela acara, Kapten Inf M. Syadri mewakili seluruh keluarga besar Koramil Pekalongan mengucapkan selamat hari lahir MIN 1 Lamtim ke-32 tahun.

"Semoga MIN 1 Lamtim semakin sukses dan terus berkomitmen dalam menciptakan generasi penerus yang yang berakhlak mulia, berbudaya, dan berdaya saing tinggi dalam rangka menghadapi berbagai tantangan dan dinamika perkembangan zaman", ucapnya.

Masih dikatakan Danramil, momentum Milad ke-32 ini diharapkan menjadi refleksi bagi MIN 1 Lamtim sekaligus membuktikan kontribusinya dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

"Pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya harus didukung oleh seluruh elemen bangsa, terutama dunia pendidikan seperti salah satunya MIN 1 Lamtim. Untuk itu, sinergi dalam memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, serta berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil, makmur serta sejahtera harus terus dilakukan", pungkasnya.

Seluruh rangkaian acara Milad MIN 1 Lamtim ke-32 berlangsung tertib, aman dan nyaman menjadi momentum penguatan kolaborasi antara TNI–Polri, unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kecamatan Pekalongan.
Sumber : Pendim0429

Jumat, 30 Januari 2026

Kemendagri Undang Sekda dan TAPD Provinsi Se-Indonesia Bahas Pelaksanaan APBD 2026 dan 2027

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni/ist

PRAMUDYAFM, TERNATE – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mendorong penguatan peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini dinilai penting karena APBD menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Fatoni pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran (TA) 2026 dan Penyusunan APBD TA 2027 di Sahid Bela Hotel, Ternate, Maluku Utara, Kamis (29/1/2026).

Fatoni menjelaskan bahwa kinerja pengelolaan APBD menjadi faktor kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, belanja pemerintah, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun APBD, memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun demikian, data nasional menunjukkan bahwa kinerja APBD pada tahun 2025 masih menghadapi tantangan. Realisasi pendapatan daerah secara nasional tercatat sebesar 94,49 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 97,26 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai 87,14 persen, juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 91,72 persen.

Dalam konteks tersebut, Fatoni menegaskan bahwa peran kepala daerah dan TAPD sangat strategis untuk memastikan APBD dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah.

“Peran kepala daerah, peran TAPD sangat penting karena dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, di Pasal 6, disebutkan bahwa pemegang kekuasaan dan pengelolaan keuangan daerah adalah kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota,” ujar Fatoni.

Ia menegaskan, TAPD berperan mengawal seluruh siklus pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Tujuannya agar APBD dapat berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Fatoni menyampaikan bahwa belanja pemerintah daerah terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Realisasi belanja APBD tahun 2025 yang sebesar 87,14 persen menunjukkan masih adanya ruang untuk mempercepat penyaluran belanja agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi ini sangat ditentukan juga oleh realisasi belanja uang negara, baik itu APBN maupun belanja APBD,” katanya.

Menurut Fatoni, penguatan pemahaman regulasi akan membuat TAPD semakin percaya diri dalam mengambil langkah kebijakan. Hal ini termasuk melalui mekanisme pergeseran anggaran dan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga APBD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, para bupati dan wali kota se-Provinsi Maluku Utara, TAPD provinsi seluruh Indonesia, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.(Prapto)

Sumber : Puspen Kemendagri

Kamis, 29 Januari 2026

Aksi Kemanusiaan Donor Darah Tandai Peringatan Hari Jadi Persit Ke-80 di Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Dalam rangka memperingati hari jadi ke-80, Persit KCK Cab LIV Dim 0429 gelar baksos donor darah, bertempat di Aula Gatot Subroto Makodim, Rabu (28/01/2026).

Turut hadir Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji didampingi Ketua Persit KCK Cab LIV Lamtim Ny. Yenni Danang Setiaji, Perwira Staf, Danramil jajaran, anggota Bintara dan Tamtama, anggota Persit serta Bhayangkari Polres Lamtim.

Usai melaksanakan donor darah Dandim Letkol Inf Danang Setiaji,menyampaikan bahwa pelaksanaan aksi kemanusiaan donor darah ini merupakan wujud implementasi kepedulian sosial dan kasih sayang terhadap sesama dalam rangka memperingati HUT Persit ke-80 tahun 2026.

"Karena setetes darah yang kita berikan adalah harapan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh,” kata Dandim.

Lebih lanjut Dandim menegaskan, kegiatan ini menunjukkan bahwa Persit tidak hanya berperan sebagai pendamping bagi setiap prajurit, tetapi juga menjadi pilar kemanusiaan yang hadir untuk memberikan solusi terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat sekitar.

"Melalui aksi kecil namun bermakna ini, Persit diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak instansi maupun orang untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan terkhusus di wilayah Lampung Timur", tegasnya.

Pada kesempatan yang sama perwakilan PMI Lamtim, Agus menyampaikan apresiasi sekaligus terimakasih kepada keluarga besar Kodim 0429/Lamtim sudah turut serta berperan aktif dalam kegiatan donor darah.

"Kerjasama yang sudah terjalin antara PMI dengan Kodim 0429/Lamtim diharapkan dapat terus diperkuat, sehingga setiap langkah yang dilakukan dapat menjadi amanah yang membawa manfaat luas bagi seluruh umat manusia yang membutuhkan bantuan darah", tuturnya.

Kegiatan donor darah ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Persit KCK, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0429/Lamtim dan Persit KCK Cab LIV dalam berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : pendim0429

Minggu, 25 Januari 2026

Dandim Sambut Pangdam XXI/Radin Inten Kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR- Komandan Kodim (Dandim) 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, sambut Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam kegiatan "Gerakan Bersatu Dengan Alam" bertempat di Kantor Balai TNWK, Sabtu (24/01/2026).


Turut hadir, Guber Lampung Rahmat Mirzani Djausal Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, Kabinda Lampung Suryono, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, para Asisten Kasdam XXI/Radin Inten, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Kepala Balai TNWK, unsur Forkompinda Kabupaten Lamtim, perwakilan Camat dan Kades Desa penyangga TNWK.


Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturipada saat membuka langsung kegiatan Gerakan Bersatu Dengan Alam yang dikemas dalam bentuk dialog mengungkapkan, mengingat manusia merupakan mahluk yang memiliki akal dan tanggung jawab tertinggi dalam menjaga keseimbangan alam sehingga masalah terkait konflik gajah dan manusia harus disikapi dengan bijak.


Pangdam juga menyoroti kondisi TNWK dengan total luasan mencapai 125 ribu hektare saat ini sudah mengalami kerusakan sekitar 34%. Sehingga diperlukan langkah serius dan berkelanjutan untuk pemulihan kawasan.


"Butuh kolaborasi dan sinergi antara pemerintah Kabupaten, Provinsi serta Pusat. Oleh karena itu dialog ini diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis yang mencakup jangka pendek, menengah dan jangka panjang dalam rangka penyelesaian konflik antara manusia dengan gajah di kawasan TNWK", tegasnya.


Pada kesempatan yang sama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan, konflik gajah dengan manusia menjadi atensi khusus Presiden Prabowo Subianto karena selain merugikan masyarakat secara ekonomi tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa manusia.


Gubernur mengingatkan agar tidak ada lagi aktivitas manusia yang menggangu/ mengusik kenyamanan satwa di kawasan TNWK.


"Penyelesaian adil dan berimbang merupakan solusi dimana manusia merasa aman dan nyaman sementara gajah tetap terlindungi di habitat alaminya", ujar Gubernur.


Lebih lanjut Rahmat Mirzani menambahkan, Presiden bercita-cita menjadikan TNWK menjadi kawasan konservasi yang terjaga sekaligus memastikan masyarakat penyangga hidup nyaman tanpa adanya ancaman konflik antara manusia dengan gajah.


"Mengingat TNWK berdampingan langsung dengan hampir 8 ribu jiwa maka penangananya sangat kompleks sehingga butuh kolaborasi dan kerjasama dari semua pihak", pungkasnya.


Acara dilanjutkan dengan sesi dialog dengan para perwakilan Kades dan warga masyarakat desa penyangga TNWK. Beberapa usulan diantaranya pembuatan kanal/Tembok Penahan Tanah (TPT) permanen untuk penghalang gajah.


Termasuk mengusulkan penambahan anggota MMP (Masyarakat Mitra Polhut) serta penambahan insentif yang saat ini hanya menerima Rp. 250 Ribu perbulan dengan resiko dinilai cukup tinggi sebagai penghalau gajah. Serta asuransi tanaman yang rusak sampai dengan korban meninggal dunia.


Menanggapi berbagai usulan pada saat dialog, Pangdam mengungkapkan bahwa pembangunan tanggul dan TPT permanen harus dibahas lebih lanjut dengan para ahli serta melalui perhitungan yang matang. Termasuk menyampaikan pengembangan jasa karbon bisa menjadi salah satu solusi alternatif di kawasan TNWK.

Sumber ; Pendim0429

Sabtu, 24 Januari 2026

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Melalui Kegiatan Gotong-royong



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR- Babinsa Koramil 429-04/Sribhawono Kodim 0429/Lamtim Sertu Sarjono menghadiri kegiatan gotong-royong pembuatan drainase di Dusun 8, Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Sabtu (24/01/2026). Oo o om

Sebagai informasi bahwa anggaran yang digunakan menggunakan donasi dari Yayasan Muhammadiyah dan hasil swadaya masyarakat setempat.

"TNI Manunggal dengan Rakyat" adalah konsep fundamental yang berarti Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatu dan bersatu padu dengan rakyat, bukan hanya sebagai kekuatan militer tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling membantu, membangun, dan menjaga keamanan serta bergotong royong.

Kemanunggalan ini mencerminkan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang berasal dari, bersama, dan untuk rakyat.

Secara keseluruhan, "TNI Manunggal dengan Rakyat" adalah praktik nyata yang memperkuat persatuan dan sinergi antara militer dan sipil untuk membangun bangsa yang kuat.

Kegiatan kerja bakti (Gotong royong) merupakan bentuk kepedulian aparat teritorial dalam hal ini Babinsa terhadap warga binaanya dan juga sebagai wahana untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Hal ini disampaikan Babinsa, disela-sela kegiatan pembuatan drainase/siring hasil donasi dari Yayasan Muhammadiyah serta swadaya masyarakat.


"Selaku Babinsa tentunya saya sangat mendukung kegiatan gotong royong yang merupakan tradisi dan kebudayaan bangsa Indonesia sejak dahulu kala guna memupuk kebersamaan, kekompakan serta meringankan beban kerja", katanya.

Lebih lanjut Babinsa menambahkan, melalui gotong royong ini akan terbentuk sinergitas TNI dan seluruh komponen masyarakat. Sekaligus dalam rangka pencapaian Tugas Pokok TNI AD khususnya untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan pemerintah daerah.(Pendim0429).

 
Kode AdSense Anda