Labels

Senin, 09 Februari 2026

Ops Keselamatan 2026 : Satlantas Polres Lampung Timur Gunakan Strategi Pendekatan Humanis



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Hari ketujuh pelaksanaan Ops Keselamatan Krakatau 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Timur  menggelar kegiatan sosialisasi berupa teguran kepada para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur Labuhan Ratu, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Lampung Timur. Dalam kegiatan ini, personel Satlantas memberikan imbauan secara langsung kepada pengendara terkait pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Selain sosialisasi, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm standar, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, serta melanggar rambu lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Lampung Timur, AKP Wahyu , mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

“Pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Krakatau 2026, kami lebih mengedepankan upaya edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Teguran yang diberikan bertujuan untuk mengingatkan pengendara agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas,” ujar AKP Wahyu.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu, serta menjaga etika berkendara. Dengan tertib berlalu lintas, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan berlalu lintas,” tambahnya.

AKP Wahyu juga menegaskan bahwa Satlantas Polres Lampung Timur akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan selama Operasi Keselamatan Krakatau 2026 berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Hukum Polres Lampung Timur.

Sumber : humaspolreslamtim

Sabtu, 07 Februari 2026

Sukseskan Gerakan ASRI Serentak, Dandim 0429/Lamtim Bersama Forkopimda Sasar Jembatan Way Curup



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

Sebagai tindak lanjut Instruksi tersebut, Kodim 0429/Lamtim bersama Pemerintah Daerah, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta warga masyarakat menggelar kegiatan pembersihan sungai Way Curup, Kecamatan Mataram Baru, Jum'at (6/2/2026).

Korve masal serentak ini dihadiri langsung oleh Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kapolres AKBP. Heti Patmawati, Kajari Lamtim Dr. Pofrizal, Ketua DPRD Rida Rotul Aliyah serta Wakil Bupati Azwar Hadi.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, menegaskan bahwa gerakan Indonesia ASRI serentak yang menjadi instruksi langsung Bapak Prabowo jangan hanya sebatas slogan atau seremonial saja.

"Persolalan sampah telah menjadi masalah krusial diberbagai daerah berpotensi menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan lingkungan serta pembangunan nasional. Sehingga kegiatan kurve atau kerja bakti ini kedepan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan", tegas Dandim.

Dandim juga mengajak tiap instansi untuk aktif menggelorakan Indonesia ASRI bila perlu pimpinan di unit kerja masing-masing membaur memberikan contoh kepada anggotanya.

"Dengan membiasakan hal ini kita berharap terbangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden,” pungkasnya.

Sementara Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah pada saat membuka kegiatan secara resmi menekankan pentingnya pelaksanaan Gerakan ASRI secara rutin di seluruh lingkungan pemerintahan, mulai dari Forkopimda, Forkopimcam, hingga kantor-kantor pelayanan publik.

"Lampung Timur siap berkolaborasi, mendukung dan menjalankan secara konsisten gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia", ujarnya.

Sumber : Pendim0429

Jumat, 06 Februari 2026

Dandim 0429/Lamtim Bersama Forkopimda Sambut Menteri PU RI Tinjau Kondisi Jembatan Kali Pasir



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR  – Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji sambut kedatangan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Dody Hanggodo, meninjau lokasi pembangunan jembatan penyeberangan Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir, di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/2/2026).

Jajaran Forkopimda yang turut hadir, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, OPD terkait, Forkopimcam Way Bungur serta masyarakat Desa Kali Pasir dan Tanjung Tirto.

Jembatan penghubung dua Desa antara Kali Pasir dan Tanjung Tirto ini sempat viral di media sosial sehingga menjadi atensi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Kunjungan Pemerintah pusat ini menjadi angin segar bagi masyarakat dua Desa tersebut yang sudah puluhan tahun merindukan bagusnya infrastruktur yang sangat vital bagi kebutuhan warga.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam keteranganya saat diwawancarai awak media menyampaikan, kunjungan tersebut sesuai arahan Presiden bahwa adanya keluhan masyarakat terkait jembatan kali pasir butuh di bangun secepatnya.

Ia menjelaskan pembangunan jembatan penghubung Desa Kali Pasir dan Tanjung Tirto tersebut diperkirakan pengerjaannya akan rampung sekitar delapan (8) bulan. 

"Bukan hanya jembatan yang menjadi masalah, tapi juga badan sungai dan muaranya. Sehingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Lampung untuk mengecek hingga ke muara. Jika memang muara bermasalah, banyak sampah atau dangkal, maka harus dibersihkan dan dinormalisasi.

Menteri Dody Hanggodo menambahkan, aliran sungai sepanjang 60 Km akan kita ditinjau. Jika muara dibersihkan serta tanggul dibangun, maka air akan lebih lancar sehingga banjir tahunan bisa berkurang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah atas nama Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur menyampaikan terima kasih atas gerak cepat pemerintah pusat, karena masalah jembatan sudah bertahun-tahun menjadi keluhan warga masyarakat. 

"Kami sampaikan bahwa kami tidak bisa sendirian sehingga tetap kolaborasi sesuai arahan dari Bapak Presiden baik dengan Provinsi maupun pemerintah pusat. Intinya kami siap mengalokasikan supaya pelayanan publik terutama insfratruktur jembatan ini tersedia dan terselesaikan dengan baik",tegasnya.

Sementara Dandim Letkol Inf Danang Setiaji, menyampaikan bahwa Kodim 0429/Lamtim akan mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, salah satunya dalam rangka menyukseskan pembangunan jembatan penghubung dua Desa di Kecamatan Way Bungur tersebut.

"Kami berharap jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anak-anak, masyarakat, para petani serta seluruh pengguna, baik untuk memperlancar akses pendidikan, menuju lahan pertanian, maupun mendukung aktivitas sosial dan ekonomi lainnya. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Timur secara umum khususnya Kecamatan Way Bungur", ujar Dandim.

Sumber ; pendim0429

Selasa, 03 Februari 2026

Penutupan Penjaringan Calon Ketua PWI Lampung Timur Hanya Satu Bakal Calon yang Kembalikan Berkas



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Panitia Penjaringan Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur resmi menetapkan satu bakal calon ketua PWI Lampung Timur yang mengembalikan berkas pendaftaran, yakni Muklis.


Ketua Panitia Penjaringan Konferkab PWI Lampung Timur, Kemas Hasanudin, mengatakan bahwa sebelumnya terdapat dua orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua, masing-masing Muklis dan Arliyan Athnar Fadli. Namun hingga batas akhir pengembalian berkas yang telah ditentukan panitia, hanya Muklis yang mengembalikan berkas secara lengkap.


"Dari dua orang yang mengambil formulir, hanya saudara Muklis yang mengembalikan berkas pendaftaran sampai batas waktu yang ditetapkan panitia. Sementara saudara Arliyan Athnar Fadli tidak mengembalikan berkas," ujar Kemas Hasanudin, didampingi Rusman Ali dan Suprapto saat dikonfirmasi, Selasa 3 Februari 2026.


Kemas menegaskan, proses penjaringan bakal calon ketua PWI Lampung Timur telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan jadwal yang ditetapkan panitia dan berkas Muklis setelah dilakukan verifikasi administrasi dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat. 


"Kami bekerja sesuai aturan organisasi dan mekanisme yang berlaku. Panitia hanya memproses bakal calon yang memenuhi syarat administrasi dan mengembalikan berkas tepat waktu," tegasnya.


Dengan ditetapkannya satu bakal calon ketua, panitia penjaringan memastikan seluruh proses selanjutnya akan tetap berjalan sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI serta ketentuan organisasi yang berlaku.(**)

Desa Rantau Jaya Udik II Membangun Jalan Telford dari Dana Desa 2025



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pemerintah Desa Rantau Jaya Udik II kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur mengalokasikan sebagian Dana Desa (DD) tahun 2025 untuk pembangunan Telford dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Supriyanto.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Rantau Jaya Udik II Sugeng Riyadi, Senin (2/2/2026).

Kades Sugeng Riyadi menyebut, pembangunan salah satu infrastuktur tersebut dimaksudkan guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

"Harapannya dengan adanya Telford sepanjang 1370 meter akses warga menjadi lebih lancar dan aman,"ujarnya.

Selanjutnya, Sugeng Riyadi juga menerangkan, selain pembangunan Telford, DD tahun 2025 juga dipergunakan untuk ;

  • Bedah rumah 5 unit
  • Rehabilitasi balai desa 
  • Sumur bor 3 unit
  • Gorong gorong  9 unit
  • Gedung posyandu 1 unit


"Alokasi lainnya adalah untuk honor guru ngaji, guru paud, kader posyandu dan penyaluran BLT-DD kepada 20 orang warga yang tergolong miskin ekstrem,"terangnya.

Terkait dengan pembangunan gedung posyandu diharapkan dapat menunjang kegiatan posyandu secara optimal serta memberikan kenyamanan bagi kader dan masyarakat.

"Dengan harapan pelayanan kesehatan dasar masyarakat terutama balita terpenuhi untuk mencapai masyarakat bebas stunting,"harap Sugeng.

Sugeng juga berharap dengan dilaksanakannya semua kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk warga terutama dalam peningkatan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Semoga dana desa tetap di alokasikan untuk keberlangsungan pembangunan desa ,"pungkasnya.(Suprapto)


 
Kode AdSense Anda