Labels

Kamis, 07 Januari 2021

Peduli kesehatan warga binaan, Babinsa Koramil 02/WB dampingi kegiatan Posbindu



WartaPramudya--Lampung Timur, Babinsa Koramil 429-02/Way Bungur Kodim 0429/Lamtim Pelda Nasib melaksanakan pendampingan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu penyakit Tidak Menular)

Sebagai wujud kepedulian terhadap Kesehatan di Wilayah Binaan, Kegiatan berlangsung di pos Bougenvills, Desa Tambah Subur Kecamatan Way Bungur, Kamis (7/1/2021).


Pos Binaan Terpadu (Posbindu) adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular terintegrasi, kegiatan Posbindu diikuti oleh kalangan remaja usia 15 Tahun sampai dengan  orang tua usia 59 Tahun.


Di sela sela kegiatanya, Babinsa Desa Binangun menjelaskan pentingnya posbindu dalam menjaga kesehatan Masyarakat. Pelaksanaan Posbindu mulai dari pengecekan tensi, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, cek kolesterol, dan gula darah, jelasnya.


“Kepada seluruh peserta Posbindu agar jangan terlena dengan keadaan sekarang, pada intinya kita tetap patuhi peraturan pemerintah tentang prosedur protokoler kesehatan seperti memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun mengunakan air mengalir dan menjaga jarak harapanya kita semua terhindar dari penyebaran Covid-19," pungkas Pelda Nasib.


Turut hadir Kadus 1 Siswanto, koordinator PTM Evi, Bidan Puskesmas Sudarmi, Bidan Desa Ido, Ibu Kades Novi Suryani dan Ibu-ibu Kader Bougenvills.(tmspo)

Rabu, 06 Januari 2021

Hadiri Acara Mediasi, Babinsa Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kerukunan



WartaPramudya--Lampung Timur, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, Babinsa Koramil 429-10/Labuhan Maringgai Kodim 0429/Lamtim Sertu Purwanto dan Koptu A. Heru bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Hadi membantu mediasi permasalahan pabrik open padi, di Desa Mandalasari, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Rabu (6/1/2021).


Turut hadir Camat Matarambaru Ismail, SE,  Kasitrantib Wagimin, Kades Mandalasari Edi Rusmawan, Pemilik Pabrik Mustakim, Ketua BPD beserta perangkat desa, warga masyarakat di lingkungan pabrik.


"Di tengah wabah covid-19 mari kita semua mematuhi protokol kesehatan, sementara terkait permasalahan pabrik open padi kami sangat berharap mediasi kali ini membuahkan keputusan yang tidak merugikan pemilik pabri maupun warga sekitaran, sehingga kerukunan lingkungan terus terjaga," ujar Camat Mataram Baru Ismail 

Baca juga : Kodim 0429/Lamtim rutin gelar operasi penegakan disiplin Protkes

Di tempat yang sama Babinsa Koramil Labuhan Maringgai Sertu Purwanto pihaknya mengatakan mediasi yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini bertujuan untuk mencegah timbulnya perselisihan antar warga yang dapat semakin meluas serta mengatasi permasalahan dengan musyawarah sehingga dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa keributan.


“Sebagai aparat teritorial, sudah menjadi kewajiban kami untuk melaksanakan pembinaan teritorial di desa binaan, serta berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat, termasuk kegiatan mediasi keberadaan pabrik open padi di lingkungan masyarakat yang menimbulkan polusi dan kebisingan," terangnya.


"Melalui forum ini juga kami mengajak masyarakat apabila ada permasalahan segera dilaporkan, baik kepada aparat keamanan dalam hal ini Babinsa maupun Bhabinkamtibmas, ataupun juga kepada perangkat desa, sehingga, permasalahan dapat segera diselesaikan dan juga kerukunan antar warga pun tetap terjaga," pungkasnya.


Beberapa keluhan warga yang disampaikan pada saat mediasi diantaranya, polusi/limbah debu, getaran/ kebisingan pabrik, bangunan pabrik open yang terlalu dekat dengan pemukiman warga, pengoperasian pabrik open sering dilakukan pada malam hari sehingga mengganggu istirahat dan pengurusan perijinan serta  lingkungan belum ada supaya cepat diselesaikan.


Sedangkan beberapa hasil dari mediasi yang disepakati antara lain, dalam waktu 6 bulan ke depan pabrik dan openan harus dipindahkan tidak terlalu dekat dengan pemukiman penduduk, operasional pabrik dan open mulai dari jam 07:30 Wib sampai dengan 11:30 Wib (istirahat siang) kemudian dilanjutkan jam 13:00 Wib -17:30 Wib, serta pihak pemilik pabrik untuk sementara waktu sepakat memberikan penutup terpal untuk perlindungan dari polusi/ limbah debu.(tmspo)

Kodim 0429/Lamtim rutin menggelar operasi penegakan disiplin Protkes



WartaPramudya--Lampung Timur, Kodim 0429/Lamtim melalui Koramil jajaran terus menggelar operasi untuk mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan, hal ini dilaksanakan mengingat terus bertambahnya kasus penyebaran Covid-19 diwilayah Kabupaten Lampung Timur.

.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis menyampaikan,"Kami TNI - Polri bersama instansi terkait akan terus memberikan himbauan dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang penegakan pendisiplinan Protokol Kesehatan guna untuk memutus penyebaran mata rantai Covid 19 khususnya di wilayah Lampung Timur."


“Kegiatan ini rutin kita laksanakan, dengan tujuan untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid 19 khususnya di Lampung Timur yang saat ini kasusnya masih ada penambahan, dengan harapan kedepan Lamtim terbebas dari Covid-19,” terang Dandim.


Di tempat terpisah, Babinsa Koramil 429-04/Sribhawono Kodim 0429/Lamtim Serma Sukaji saat melaksanakan kegiatan pendisiplinan (Rabu,  6/1/2021) menyampaikan, "sasaran operasi yang kami laksanakan adalah para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di seputaran lapangan Sribhawono."


"Secara humanis kami terus mengingatkan masyarakat yang beraktivitas agar tetap patuh protokol kesehatan salah satunya selalu menggunakan masker saat aktivitas keluar rumah," ungkap Babinsa.(tmspo)

Satu korban percobaan bunuh diri di Lamtim meninggal dunia



WartaPramudya--Sukadana, Setelah menjalani perawatan intensif selama enam jam di RSUD Sukadana, HS(2,5 thn) korban percobaan bunuh diri akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 18.00 Wib, selasa (5/1).


Jenazah HS langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk disemayamkan dirumah kakeknya didesa Hargomulyo, warga yang mengetahui langsung berdatangan untum bertakziah.

Baca Juga: Percobaan bunuh diri, satu keluarga dilarikan ke RSUD Sukadana

Salah satu kerabat korban Uswatun Choiriyah menjelaskan bahwa HS meninggal dunia setelah menjalani perawatan diRSUD Sukadana dan pada saat dibawa kerumah sakit HS merupakan salah satu korban yang paling kritis kondisinya.


"Sejak awal HS paling kritis mas, paling parah kondisinya, sedangkan TH (35thn) dan IH (10thn) masih menjalani perawatan dirumah sakit," jelasnya.


Sementara itu, tetangga korban Angga mengatakan korban HS di makamkan dipemakaman umum desa Hargomulyo. "HS langsung dimakamkan dan proses Pemakaman sudah selesai pukul 21.00 Wib," katanya.


Sebelumnya diberitakan bahwa Satu keluarga di Kabupaten Lampung Timur melakukan percobaan bunuh diri, Selasa (5-1-2020).


Percobaan bunuh diri itu dilakukan TH (35) dan dua anaknya IH (10) serta HS (2,5) warga Dusun II, Desa Hargomulyo Kecamatan Sekampung Timur. Mereka diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun.


Peristiwa percobaan bunuh diri itu pertama kali diketahui Yadi Utomo (62) yang merupakan orang tua TH ketika baru pulang dari sawah dan mendengar teriakan dari rumah TH yang berada di depan rumahnya.(arifahri)

Selasa, 05 Januari 2021

Percobaan bunuh diri, satu keluarga dilarikan ke RSUD Sukadana

WartaPramudya--Sukadana,Percobaan Bunuh diri dilakukan satu keluarga di Lampumg Timur, selasa (5-1-2020).

Percobaan bunuh diri itu dilakukan TH (35) dan dua anaknya IH (10) serta HS (2,5) warga Dusun ll, Desa Hargomulyo Kecamatan Sekampung Lampung Timur. Mereka diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun.

Kini ke tiganya masih menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana.

Peristiwa percobaan bunuh diri itu kali pertama diketahui Yadi Utomo (62) yang merupakan orang tua TH.

Saat ditemui di RSUD Sukadana, Yadi Utomo menuturkan,  peristiwa dia ketahui ketika baru pulang dari sawah dan mendengar teriakan dari rumah TH yang berada di depan rumahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Faria Arista menjelaskan daat memasuki rumah putranya, orang tua korban terkejut ketika melihat TH dan dua cucunya tergeletak di lantai ruang tamu dengan kondisi mulut berbusa. 

AKP Faria Arista menambahkan, diduga TH memberikan racun kepada kedua anaknya dan dia juga ikut meminum racun tersebut, sehingga ketiga orang tersebut ditemukan keluarganya dalam keadaan tidak sadarkan diri lalu keluarganya langsung meminta bantuan warga sekitar.

"Setelah pihak keluarga berteriak Warga langsung berdatangan dan membawa TH dan dua anaknya ke Puskesmas Sekampung. Namun karena kondisinya kritis, TH dan dua anaknya kemudian dibawa ke RSUD Sukadana," ujar Kasat.

Dia juga mengatakan Hingga sampai saat ini kondisi IH (10 thn) mulai sadar. Sementara, HS (2,5 thn) dan TH (35 thn) masih dalam keadaan kritis.

"Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan menyelidiki terkait motifnya apa sampai satu keluarga tersebut nekat melalukan percobaan bunuh diri," katanya.(arifahri)

 
Kode AdSense Anda