Labels

Senin, 29 Juli 2024

Dandim 0429/Lamtim Apresiasi Babinsa dan Tim Gabungan Berhasil Padamkam Karhutla di TNWK



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR -- Kebakaran kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), tepatnya di Seleksi PTN Wilayah Way Kanan, Resort Susukan Baru, Desa Rantau Jaya Udik II, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (28/7/2024).

Sumari mitra TNWK menuturkan, kronologi kebakaran atau kepulan asap vegetasi alang-alang dan semak belukar terjadi sekira Pukul 16:30 WIB melalui menara pantau. 

Setelah memastikan kepulan asap tersebut merupakan musibah kebakaran pihaknya langsung menghubungi Babinsa Koramil 429-05/Sukadana Kodim 0429/Lamtim Sertu Indra dan Serda Agus, mitra (Alert TNWK) serta warga masyarakat Rantau Jaya Udik.

Karena jauh dan susahnya masuk lokasi, kemudian dengan alat seadanya seperti Tanki gendong, gepyokan dan sepeda motor (Bentor) personil gabungan pada Pukul 17:00 WIB mulai memadamkan api yang sudah mulai membakar lahan.

Setelah berjibaku selama ±2,5 jam atau tepatnya pada Pukul 18:20 WIB api berhasil dipadamkan yang sudah membakar seluas ±4,98Ha lahan oleh personil gabungan yang berjumlah 20 Orang.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Arm Arief Budiman, mengapresiasi Babinsa yang sudah gerak cepat turut serta memadamkan kebakaran di wilayah TNWK.

"Gerakan cepat Babinsa bersama tim gabungan saya apresiasi, sehingga kebakaran yang terjadi di wilayah TNWK tidak meluas dan berhasil dipadamkan, "ungkapnya.

Lebih lanjut Dandim menegaskan pentingnya profesionalisme Babinsa dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam menanggapi masalah Karhutla karena ini sudah menjadi atensi dari Komando atas.

"Babinsa tidak hanya fokus pada tugas kemiliteran, tetapi juga harus sigap dan tanggap termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap kasus Karhutla yang berada di wilayah Teritorial Kodim 0429/Lamtim sehingga tidak akan berulang kali terjadi," tegasnya.

Selain melaksanakan pemadaman, tim gabungan juga melaksanakan kegiatan Mop up, yakni tindakan/kegiatan mencari dan memadamkan sisa api sekecil apapun (sapu bersih api) di area lokasi bekas kebakaran.

Sumber: pendim0429/lamtim

Sabtu, 27 Juli 2024

Pelatihan PD-PKPNU Melibatkan Babinsa Koramil 429-14/JBG Sebagai Pemateri



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Sebanyak 250 peserta mengikuti Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD - PKPNU), di LP Ma'arif NU, Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari dimulai pada Jum'at 26 Juli s.d Minggu 28 Juli 2024 turut dihadiri oleh, Danramil 429-14/Jabung diwakili Serma Suprapto, Kapolsek Sekampung Udik AKP Rihamudin Nur, Staf Kecamatan, Ketua Tanfidiyah PC NU Lamtim KH. Hadiri Ahmad, Suriah PC NU Lamtim Abdul Latif, Instruktur Nasional KH. Jarnusi, Ketua MWC Sekampung Udik Ky. Nurfuad, Suriah MWC NU Sekampung Udik Ky. Basuni, Staf Desa serta peserta pelatihan PD - PKPNU.

Danramil Jabung Kapten Inf Syafri Amrullah melalui Babinsa Serma Suprapto pada hari kedua pelatihan (Sabtu, 27 Juli 2024) mengapresiasi atas terselenggara dan kerjasama dari pihak panitia pelatihan PD-PKPNU sudah melibatkan pihak Koramil sebagai pengisi materi senam sehat dan PBB.

"Pelatihan ini diharapkan menjadi momen silaturahmi dan kolaborasi baik bagi peserta maupun TNI dengan para pimpinan dan Kader NU untuk bersama-sama mengawal kedaulatan dan kebhinekaan NKRI,"ungkapnya.

Lebih lanjut Babinsa menuturkan, meskipun waktu sangat singkat apa yang didapatkan nantinya bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Peraturan Baris Berbaris (PBB) mengajarkan kekompakan dan  kedisiplinan yang tinggi. Disiplin adalah modal utama dalam melakukan setiap hal, disiplin juga merupakan implementasi jiwa Nasionalisme dan cinta kepada Bangsa,"pungkasnya.

Sementara Ketua MWC Sekampung Udik Ky. Nurfuad menyampaikan bahwa Pendidikan Dasar (Diksar) kader penggerak NU tersebut diikuti oleh sebanyak 250  peserta yang merupakan pengurus NU dari tiap tingkatan cabang dan dilaksankan selama tiga hari 26-28 Juli 2024.

"Ini merupakan program NU dalam menjaga, mengembangkan, termasuk menyebarkan Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah sebagai bagian dari komitmen NU dalam berjihad untuk merawat para generasi kita terkhusus di Kabupaten Lampung Timur," terangnya.(Sup)

Sumber : Pendim0429/lamtim

Jumat, 26 Juli 2024

Kemendagri Gelar Bimtek, Dorong Pemda Gunakan SIPD RI



PRAMUDYAFM, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Bidang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi dengan mengoptimalkan penggunaan SIPD Republik Indonesia (RI).

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Horas Maurits Panjaitan menekankan kegiatan ini penting dan strategis. “Pelaksanaan kegiatan Bimtek kali ini saya pandang sangat penting dan strategis, sebagai upaya penyamaan persepsi dan peningkatan wawasan dan keterampilan dalam pengoperasian SIPD modul Anggaran, Penatausahaan, Akuntansi dan Pelaporan,” tegas Maurits di Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Maurits menegaskan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk wajib menyediakan informasi pemerintahan daerah yang dikelola dalam suatu sistem informasi pemerintahan daerah. Hal ini penting diimplementasikan untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas pemerintah dalam mendukung tercapainya program nasional. Selain itu juga untuk mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia.

Dia menjelaskan, SIPD RI memiliki banyak kelebihan seperti terintegrasi berdasarkan alur proses yang datanya mengalir dan terjadwal. Kemudian menggunakan bagan akun standar terbaru dan mengikuti regulasi terbaru. Seluruh data tercatat secara lengkap dan terkini, serta diinformasikan kepada perangkat daerah secara transparan.

Tak hanya itu, biaya pengembangan sistem dan infrastruktur server tidak dibebankan kepada Pemda. Sistem ini juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi kementerian dan lembaga dalam berbagi pakai data. Sistem ini juga diyakini mempermudah penyampaian informasi dari maupun antartingkatan pemerintah pusat dan daerah.

Karena itu, Maurits meminta Pemda menggunakan SIPD RI sebagai upaya mendukung transformasi digital nasional dalam penyajian informasi keuangan daerah. Hal itu meliputi penyusunan perencanaan, penganggaran, penatausahaan, akuntansi, hingga pelaporan.

Saat ini, kata dia, pemerintah pusat telah memanfaatkan SIPD RI dalam melakukan pengawasan untuk menjamin transparansi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penggunaan SIPD RI diharapkan mempermudah semua pihak dan menghindari adanya bukti pertanggungjawaban yang tidak sah, sehingga tidak ada fraud atau kecurangan.

“Diharapkan Bapak/Ibu juga lebih nyaman dengan aplikasi ini karena basisnya elektronik, efisiensi belanja. Mari kita belajar sesuai dengan tanggung jawab kita, panduan sudah disiapkan, jadi tolong kerja samanya. Selamat menerapkan SIPD RI,” tandas Maurits.

Di lain sisi, Maurits mengatakan, Kemendagri khususnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda berkomitmen dan konsisten meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), agar memiliki kapabilitas di bidang keuangan daerah dan teknologi informasi.

"Ini penting dilakukan guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab berbagai dinamika dan tantangan pada era 4.0," tutur Maurits.

Sebagai informasi Bimtek SIPD Bidang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan ini dilaksanakan enam kali kegiatan dan diikuti oleh Pemda se-Indonesia, baik dari provinsi maupun kabupaten/kota.

(Puspen Kemendagri)

Jelang HUT RI Ke-79, Babinsa Koramil 429-11/SKP Bersama Warga Bersihkan Jalan Desa



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR---Kebersamaan dan kekompakan antara Babinsa Koramil 429-11/Sekampung Kodim 0429/Lamtim Serda Ribut Wibowo bersama warga binaan saat melaksanakan kerja bhakti , Jum'at (26/7/2024).

Kegiatan kerja bhakti bersih bersih di sepanjang jalan Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung itu dalam rangka menyambut sekaligus menyemarakkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke - 79 di kecamatan setempat.

Serda Ribut menuturkan, gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Dengan gotong royong, masyarakat mau bekerja secara bersama-sama untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas yang bisa dimanfaatkan bersama.

"Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat. Dengan persatuan yang ada, masyakarat menjadi lebih kuat dan mampu menghadapi permasalahan yang muncul,"tutur Babinsa.

Masih menurut Babinsa, gotong royong juga mengajari setiap orang untuk rela berkorban. Pengorbanan tersebut dapat berbentuk apapun, mulai dari berkorban waktu, tenaga, pemikiran, hingga uang.

"Semua pengorbanan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama, membuat masyarakat saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain. Sekecil apapun kontribusi seseorang dalam gotong royong, selalu dapat memberikan pertolongan dan manfaat untuk orang lain,"sambungnya.

Lebih lanjut Babinsa mengapresiasi kesadaran dan antusias warga masyarakat yang hadir dalam kegiatan gotong-royong luar biasa dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke -79 agar berlangsung semarak. 

"Gotong royong bersama, sebagai salah satu cara agar kita semua terus berusaha menjaga dan memelihara lingkungan agar tetap bersih dan asri, sehingga momentum bersejarah yang dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus akan semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan serta jiwa nasionalisme seluruh warga masyarakat khususnya Desa Hargomulyo,"pungkas Babinsa.(Sup)

Sumber : pendim0429/Lamtim

UPTD Puskesmas Sukadana Berikan Vaksin Polio di Rantau Jaya Udik Dua



PRAMUDYAFM, SUKADANA--Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sukadana melaksanakan pemberian vaksin polio di Posyandu Sinar Jaya dan SD N 2 Rantau Jaya Udik(RJU) 2 Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Jumat(26/07/2024).

Kegiatan dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahun 2024 selain dihadiri Plt. Kepala UPTD Puskesmas Sukadana Meidariani berserta jajaran nya juga dihadiri Camat Sukadana Hendra Septiawan, Kapolsek Sukadana Kompol Zulkarnain dan Danramil 429-05/Sukadana Lettu Inf Sugiri.

Acara secara simbolis dibuka oleh Camat Sukadana Hendra Septiawan dan dilanjutkan pemberian vaksin polio sebanyak dua tetes kepada anak usia nol sampai tujuh tahun  sebelas bulan dua puluh sembilan hari.



Pada kesempatan tersebut Plt.Kepala UPTD Puskesmas Sukadana Meidariani menghimbau kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang mempunyai anak balita agar membawa ke Pos PIN Polio 2024 untuk diberikan vaksin polio.

"Vaksin polio diberikan agar anak-anak  generasi depan tidak terkena penyakit polio, yang mana penyakit polio sangat lah berbahaya dan dapat menyebab kan lumpuh seumur hidup,"ajaknya.

"Penyakit polio tidak bisa diobati namun bisa dicegah dengan imunisasi,"tegasnya.(Suprapto)

 
Kode AdSense Anda