Labels

Sabtu, 22 November 2025

Menyerbu dari Langit: Ratusan Prajurit TNI Terjun di Morowali



PRAMUDYAFM, Ratusan prajurit TNI melaksanakan penerjunan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) serta penerjunan lintas udara (linud) dalam rangkaian Latihan Terintegrasi TNI Tahun 2025 yang digelar di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025). 

Pada sorti pertama,  peterjun Yonko 466 Korpasgat berhasil menuntaskan penerjunan OP3U. Aksi dimulai dengan infiltrasi tim Dalpur yang lebih dulu mengamankan dan menyiapkan Dropping Zone (DZ). Keberhasilan tahap ini menjadi penanda kesiapan unsur udara dalam mengawali operasi perebutan pangkalan dengan standar profesional tinggi.

Selanjutnya pada sorti kedua, peterjun dari Yonif 432 dan Yonif 433 Kostrad melaksanakan penerjunan linud untuk merebut dan menguasai sasaran strategis. Penerjunan dilakukan dengan formasi tempur sesuai prosedur operasi modern, menjadi bagian penting dari skenario latihan yang mengutamakan sinergi antarmatra. Seluruh penerjunan dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut taktis C-130.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BPKP, serta sejumlah pejabat tinggi negara, turut menyaksikan langsung jalannya latihan. Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI.

Latihan ini juga menegaskan peran TNI dalam menjaga keamanan nasional, khususnya pada sektor-sektor strategis yang merupakan aset vital negara. Kegiatan penerjunan menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit TNI, baik dalam teknik penerjunan maupun penguasaan daerah penting yang memerlukan respon cepat dan presisi tinggi. Hal ini sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai skenario operasi, termasuk pengamanan objek vital seperti bandara dan kawasan industri pertambangan.

Sumber : Puspen TNI

Jumat, 21 November 2025

Kanjeng Nover Raih Predikat Wartawan Madya, Ketua PWI Lampung Timur : Patut Kita Teladani



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Politisi senior Lampung Timur, Noverisman Subing, menambah catatan gemilang dalam kariernya dengan meraih predikat Wartawan Madya. Keberhasilan ini ia dapatkan setelah dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh PWI Lampung di Balai Wartawan Solfian Akhmad pada 19-20 November 2025.

Noverisman Subing, yang akrab disapa Kanjeng Nover, bukanlah nama baru di dunia politik maupun jurnalistik. Mantan Wakil Bupati Lampung Timur dan anggota DPRD Provinsi Lampung ini memang mengawali kariernya sebagai seorang wartawan.

Selama UKW, Kanjeng Nover tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh penguji. Ia berbaur dengan peserta lain, tanpa menunjukkan perbedaan status.

"Alhamdulillah, setelah dua hari yang cukup menegangkan, saya bisa menyelesaikan semua materi dengan baik. Dari hasil pengumuman, akhirnya saya dinyatakan kompeten sebagai Wartawan Madya," ujar Kanjeng Nover usai penutupan UKW, Kamis (20/11/2025).

Ketua PWI Lampung Timur, Muklis, menyampaikan apresiasi atas semangat Noverisman Subing dalam mengikuti UKW jenjang Madya.

"Saya sangat mengapresiasi Kanjeng Noverisman Subing, seorang politikus dengan latar belakang wartawan, yang tetap semangat mengikuti UKW jenjang Madya. Ini adalah contoh yang patut kita teladani," kata Muklis Jum'at (21/11/2025).

Lanjut Muklis, sebelum terjun ke dunia politik, Noverisman Subing dikenal sebagai wartawan senior asal Lampung Timur yang berkiprah di koran Suara Pembaharuan. 

"Keberhasilan Kajeng Nover meraih gelar Wartawan Madya menjadi bukti bahwa semangat jurnalistik tetap membara dalam dirinya,"pungkasnya.(SUP)

Kamis, 20 November 2025

Kekuatan Baru PWI Lampung Timur, Ketua dan Bendahara Berhasil Meraih Predikat Wartawan Utama



PRAMUDYAFM, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Timur kini memiliki amunisi tambahan setelah dua anggotanya, Muklis dan Arif Fahrudin, berhasil meraih predikat Wartawan Utama. Keduanya sukses melewati Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-36 yang diselenggarakan di Balai Wartawan Solfian Akhmad pada tanggal 19-20 November 2025.

Dengan tambahan ini, PWI Lampung Timur kini memiliki tiga wartawan dengan level kompetensi tertinggi. Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur oleh Ketua PWI Lampung Timur, Muklis.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama para narasumber untuk mata uji jejaring yang sudah membantu kami menerima panggilan telepon saat diminta penguji," ungkap Muklis. saat mengikuti acara penutupan UKW.

Sebagai wartawan Utama, Muklis berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas jurnalistik di Lampung Timur. "Predikat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," imbuhnya.

Muklis juga menyampaikan harapannya kepada seluruh wartawan PWI Lampung Timur untuk terus meningkatkan kualitas peliputan berita. Ia juga mendorong anggota yang belum memiliki sertifikasi kompetensi untuk mengikuti UKW selanjutnya.

"Tercatat 90 persen anggota PWI Lampung Timur sudah menyandang predikat kompetensi. Mudah-mudahan yang belum bisa menyusul, dan yang sudah kompeten bisa mengikuti UKW untuk naik jenjang berikutnya, dari Muda ke Madya misalnya," pungkasnya.(*)

Kodim 0429/Lamtim Gelar Binkom Cegah Konflik Sosial

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji/ist


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Kodim 0429/Lamtim yang menggelar kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) cegah konflik sosial, yang berlangsung di Aula Gatot Subroto Makodim setempat, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan bersama Pusat Intejen TNI Angkatan Darat (Pusintelad) merupakan upaya pencegahan konflik sosial di daerah yakni dengan menggalakkan komunikasi yang efektif baik itu TNI, Polri maupun pemerintah daerah.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, dalam sambutanya menyampaikan, Binkom itu sebagai sarana diskusi sekaligus menyerap berbagai persoalan terkait dengan situasi dan kondisi wilayah khususnya Kabupaten Lampung Timur.

"Binkom sangat penting dilakukan guna memperkuat kolaborasi antara TNI,Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah. Terkadang konflik sosial bisa muncul karena perbedaan pandangan, kepentingan, maupun pengaruh informasi yang tidak benar. Melalui kegiatan ini, kami berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam mencegah dan menangani potensi konflik secara bijak dan damai,”terangnya.

Selain itu Dandim juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Masyarakat adalah benteng utama dalam mendeteksi dini dan menyelesaikan persoalan sosial di lingkungannya sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Oleh karena itu mari kita bekerjasama dalam menjaga kondusifitas wilayah, apabila ada hal-hal yang mencurigakan agar segera dilaporkan secara hierarki atau langsung kepada Babinsa atau Koramil terdekat ataupun ke Polsek sehingga penanganannya lebih cepat", pungkas Dandim.

Sementara Karim Binkom Pusintelad, Letkol Arh Dodo Sahata Simanulang, menegaskan cara pandang bangsa Indonesia mengenal diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dalam persatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menyatukan masyarakat agar damai, tentram dan kondusif di setiap wilayah kecamatan.

“Pertahanan negara itu ada pada rakyat karena kedepan Indonesia itu akan di perebutkan dengan alasan indonesia itu kaya akan sumber daya alam maka kita seluruh komponen masyarakat harus memahami situasi saat ini dan kita harus tau tentang pentingnya wawasan kebangsaan dengan berpotensi tentang ancaman, tantangan, dan konflik yang akan datang.,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Lampung Timur melalui Kaban Kesbangpol Syahrul Syah, SPd. mengungkapkan, pada prinsipnya sangat mendukung sekaligus mengapresiasi dilaksanakan nya kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya konflik sosial di Bumei Tuwah Bepadan.

"Kami meyakini bahwa TNI terkhusus Kodim 0429/Lamtim sebagai pihak yang paling strategis didalam merawat keutuhan NKRI memiliki tantangan untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, mengenali kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat, serta memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat", tutur Syahrul.

Masih di katakan nya, dalam mencegah konflik sosial, TNI tentu harus bersinergi bersama beberapa komponen, antara lain Pemerintah Daerah, Swasta, LSM, dan jejaring masyarakat lainnya, kerja sama ini dibutuhkan karena dapat memperluas jaringan informasi dan mempermudah akses ke masyarakat.

“Pemkab Lamtim bersama badan dan instansi perangkat daerah terkait yang menangani permasalahan sosial senantiasa siap dan bersedia bersinergi bersama TNI dalam merawat ketertiban, keamanan, kesatuan dan persatuan di tengah-tengah masyarakat,”tegasnya.

Di penghujung acara tersebut, dilakukan sosialisasi dan dialog  bersama, Ketua Tim Pusintelad Letkol Arh Dodo Sahata Simanulang (pemateri Wasbang), Dandim 0429/Lamtim diwakili Kapten Inf Sugiri (pemateri Bela Negara), Kompol Edi Kurniawan, S.H., M.H (pemateri Penegakan Hukum dan Konflik Sosial) serta Syahrul Syah, SPd (pemateri Peran Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Mencegah Konflik).

Turut hadir dalam acara tersebut, Para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0429/Lamtim, Ketua GP Ansor Lamtim, Ketua Ormas Laskar Merah Putih, Wakil Ketua Ormas Pemuda Pancasila beserta anggota, perwakilan tokoh agama, pemuda, masyarakat sekabupaten Lampung Timur.

Sumber : Pendim0429/Lamtim

Rabu, 19 November 2025

Letkol Inf Danang Setiaji Siap Mendukung dan Sukseskan Pembangunan Yon TP di Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pertanian dan Pembangunan (Yon TP) Kodam XXI/Radin Inten beralamatkan di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji di dampingi Perwira Staf dan Danramil menyambut langsung kedatangan Aslog Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, serta Asren Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, Selasa (18/11/2025).

Peninjauan ini ini menjadi bagian penting guna memastikan dukungan infrastruktur dasar sebelum memasuki tahap pembangunan sehingga berjalan aman dan lancar.

Pembangunan Yonif Teritorial merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan teritorial TNI AD guna mendukung pembangunan nasional melalui berbagai program di bidang teritorial, seperti ketahanan pangan, ekonomi, kesehatan dan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat.

Sebelum melaksanakan peninjauan lokasi, Dandim beserta rombongan menyempatkan diri bertemu dengan para prajurit Yon TP untuk melihat langsung kondisi, memberikan arahan sekaligus motivasi.

Asisten Perencanaan (Asren) Kasdam XXI/Radin inten Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho,menekankan agar para prajurit Yonif Teritorial Pembangunan memahami dan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya.

“Setiap pelaksanaan tugas lakukan secara humanis, adakan pendekatan kultur, adat dan budaya sehingga kehadiran kita sebagai prajurit TNI AD di suatu wilayah memberikan dampak yang positif," ujar Asren.

Tak lupa pihaknya berpesan kepada prajurit untuk selalu menjaga kesehatan, berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta perkuat sinergitas dengan Pemerintah Daerah, Aparat TNI/Polri dan semua elemen masyarakat agar terwujud kebersamaan dalam mendukung pembangunan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung Timur.

Sementara Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji,siap mendukung dan mensukseskan kebijakan-kebijakan dari pusat terutama pembangunan Yon TP di wilayah Kabupaten Lampung Timur. 

"Tentunya kami Kodim 0429/Lamtim akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar semua persiapan untuk pembangunan Yon TP supaya terealisasi. Hadirnya Yon TP nantinya akan semakin memperkuat sinergi TNI dengan Pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan nasional melalui berbagai program di bidang teritorial, seperti ketahanan pangan, ekonomi, dan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat," pungkas Dandim.

Sebagai informasi bahwa Presiden Prabowo meresmikan pembentukan sejumlah satuan baru TNI dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 2025. Pada kesempatan tersebut, Presiden mengumumkan berdirinya 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan 100 Yonif TP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber :Pendim0429

 
Kode AdSense Anda