Labels

Minggu, 18 Januari 2026

Tingkatkan Ukhuwah Islamiah, Babinsa Koramil 429-04/Sribhawono Hadiri Peringatan Isra Miraj



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR- Babinsa Koramil 429-04/Sribhawono Sertu Suyono menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Anwar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Sabtu (17/01/2026).

Terlihat pada kegiatan tersebut pengasuh Ponpes Al-Anwar KH. Rohmat Muntahan Al-Habib, penceramah Kyai Purnomo Sidiq, Kades Bandar Agung Aldi Guntoro, Bhabinkamtibmas Aipda Enggo, Tokoh Agama, serta tokoh dan warga masyarakat Desa Bandar Agung.

Isra Miraj yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab tahun Hijriah atau yang kali ini jatuh pada tanggal 16 Januari 2026 Masehi merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang merupakan perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, terbagi menjadi Isra (perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa) dan Mi'raj (kenaikan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha) Mi'raj (kenaikan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha).

Peristiwa mukjizat ini menjadi pengingat akan kekuasaan Allah SWT, menegaskan keimanan, serta menjadi sumber turunnya perintah salat lima waktu sebagai ibadah utama bagi umat Islam.

Peristiwa Isra Mi'raj menjadi peringatan bagi umat Islam untuk senantiasa menjalankan shalat dengan penuh kesadaran dan ketulusan. Melalui shalat, umat Islam dapat memperkuat hubungannya dengan Allah SWT, mencari ketenangan batin, dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

Babinsa Sertu Suyono menuturkan, selain meningkatkan Ukhuwah Islamiah, kegiatan yang dilakukan tersebut dapat meningkatkan hubungan kerja sama dan silaturahmi yang baik dengan masyarakat binaan.

"Selaku Babinsa penting bagi kami untuk senantiasa menjalin hubungan terutama menjalin ukhuwah islamiah, mempererat sinergitas secara harmonis dan komunikasi yang baik dengan warga binaan, supaya nantinya kita dapat mengetahui secara dini dan membantu setiap kesulitan atau permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Babinsa mengajak kepada seluruh warga masyarakat terutama Desa Bandar Agung untuk memaknai sekaligus mengimplementasikan peringatan Isra' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari untuk senantiasa menjaga persaudaraan sesama Muslim. Rasulullah memberikan teladan bahwa umat Islam harus bersatu, saling menolong, dan tidak terpecah belah, agar persatuan ini menjadi kekuatan besar dalam menghadapi berbagai tantangan global yang ada saat ini", pungkasnya.

Sumber : Pendim0429

Kamis, 15 Januari 2026

Babinsa Jajaran Kodim 0429/Lamtim Hadiri Upacara Peringatan HDN 2026



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Upacara peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang mengambil tema "Bangun desa bangun Indonesia, Desa terdepan untuk Indonesia" digelar serentak diberbagai lokasi di Kabupaten Lampung Timur, Kamis (15/01/2026).

Kehadiran Babinsa jajaran Kodim 0429/Lamtim di masing-masing wilayah pada upacara peringatan Hari Desa Nasional tahun 2026 merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka membangun desa.

Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk meneguhkan peran desa sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah dan nasional. Desa memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan yang berkeadilan. 

Peringatan ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden RI, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Melalui Hari Desa Nasional, pemerintah mendorong desa menjadi motor utama pembangunan nasional.

Kodim 0429/Lamtim sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kemitraan dengan pemerintah desa melalui peningkatan kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat dalam rangka mendorong desa-desa di Kabupaten Lampung Timur menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, dalam keterangannya mengungkapkan, melalui semangat kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Mari bersama-sama memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan dan kemajuan demi terwujudnya Kabupaten Lampung yang semakin makmur dan sejahtera", 

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, ketika desa kuat, maka ketahanan sosial, ekonomi, dan budaya bangsa akan semakin kokoh untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, adil, dan sejahtera.

"Dengan semangat Hari Desa tahun 2026, bersama desa mari kita dukung dan wujudkan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo," pungkasnya.

Sumber :Pendim0429

Selasa, 13 Januari 2026

Dandim 0429/Lamtim Apresiasi Aksi Damai Warga Desa Penyangga TNWK Berjalan Tertib dan Aman

Dandim Bersama Kapolres Lampung Timur  saat Pengawalan Aksi Damai Konflik Gajah dan Warga Penyangga TNWK/dok Pendim0429


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Ribuan petani dan warga desa penyangga menggelar aksi damai di Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Mereka mengajukan sejumlah tuntutan diantaranya konflik gajah dengan manusia tak terjadi lagi, Selasa (13/01/2026).

Kedatangan ribuan massa ini dengan menumpang puluhan truk, mobil pribadi dan roda dua, pengunjuk rasa berkumpul lebih dulu di salah satu lapangan. Selanjutnya, dengan long march sekitar 500M mereka tiba di Balai TNWK.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, bersama Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati beserta ratusan personil mengawal langsung kegiatan aksi damai tersebut.

Setelah lebih kurang satu jam melakukan orasi, beberapa wakil aksi damai memasuki ruangan Balai TNWK untuk melakukan mediasi terkait tuntutan para petani dan warga desa penyangga.

Di ruangan telah hadir Direktur Konservasi Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Prapto Adji Prabowo, Kepala Balai TNWK Zaidi serta sejumlah pejabat setempat.

Beberapa tuntutan yang disampaikan pada saat mediasi diantaranya, petani minta agar tak terjadi lagi konflik antara gajah dengan manusia. Lalu, pemerintah dalam hal ini pihak TNWK bertanggung jawab atas kerusakan tanaman palawija dan lainnya akibat dirusak gajah. Termasuk mengganti kerugian atau santunan bagi korban yang menderita luka ringan, cacat permanen bahkan meninggal dunia akibat terjadinya konflik.

Menanggapi hal tersebut pihak Balai TNWK siap mengakomodir apa yang menjadi tuntutan masyarakat, salah satunya mulai Selasa (13/01/2026) gajah yang berada di kawasan TNWK tidak lagi memasuki permukiman warga maupun lahan pertanian desa penyangga. Seluruh tanggung jawab penanganan konflik menjadi kewenangan pihak TNWK.

Setelah hasil kesepakatan dibacakan oleh ketua aliansi masyarakat desa penyangga, masa aksi damai kemudian membubarkan diri pada Pukul 12:30 WIB dengan tertib dan aman.

Dandim Letkol Inf Danang Setiaji, mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, jalannya aksi ini menjadi contoh nyata bagaimana aspirasi rakyat dapat disampaikan dengan damai, tanpa menimbulkan kericuhan sedikit pun.

“Alhamdulillah, dengan niat baik dari semua pihak apa yang menjadi tuntutan masyarakat dapat terakomodir sehingga aksi damai ini berlangsung aman dan tertib", ujar Dandim.

Dandim menambahkan, dengan sinergi TNI-Polri dan dukungan seluruh masyarakat, Kodim 0429/Lamtim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan serta memastikan aspirasi masyarakat bisa tersampaikan.

"Sekali lagi saya beserta Kapolres Lampung Timur mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih para peserta aksi yang telah mematuhi imbauan kami. Mari kita rawat kedamaian ini, satukan niat tulus untuk membangun, dan jadikan Lamtim sebagai Kabupaten yang maju, harmonis, aman serta penuh keberkahan,” pungkasnya.

Sumber : Pendim0429/Lamtim

Hadiri Rakor Penanganan Konflik Gajah dengan Warga, Dandim : Setiap Masalah Pasti Ada Solusi



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR  - Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, menghadiri rapat koordinasi penanganan dampak interaksi gajah dengan warga masyarakat desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), bertempat di Aula Utama Kantor Bupati Lamtim, Senin (12/01/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah turut dihadiri oleh Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Lampung Timur Dr. Pofrizal, Dirjen Konservasi KSDAE Kemenhut Sapto Aji Prabowo,  Sekdakab Lamtim Rustam Efendi, Kepala Balai TNWK, Para Staf Ahli, Asisten Setdakab. Lampung Timur, Kepala Badan/Dinas/Kantor dan Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Camat Way Jepara, Braja Selebah, Labuhan Ratu, para Kades perwakilan Desa penyangga TNWK serta para NGO mitra kerja TNWK diantaranya, Wildlife Conservation Society Program Indonesia (WCs -P), Yayasan Alam Rimba Terpadu (ALeRT), Yayasan Badak Indonesia (YABI), Yayasan Komunitas Hutan Sumatera (KHS), Yayasan Program Konservasi Harimau Sumatera (PKHS) dan Yayasan Jejaring Satwa Indonesia (JIS).

Rapat digelar bentuk keseriusan Pemerintah daerah bersama jajaran stakeholder yang ada untuk mencari solusi konkret atas konflik antara gajah liar dan penduduk desa yang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam rapat tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan, bahwa konflik manusia dan satwa liar, khususnya gajah Sumatra, menjadi persoalan serius yang harus ditangani secara bersama-sama oleh pemerintah daerah, pengelola TNWK, aparat keamanan, serta masyarakat desa penyangga.

"Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan konflik antara manusia dan satwa liar melalui pendekatan yang kolaboratif, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara perlindungan masyarakat dan pelestarian lingkungan", ujar Ela.

Pihaknya berharap melalui forum ini akan dihasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif, yang dapat segera ditindaklanjuti sebagai dasar pengambilan kebijakan dan langkah teknis di lapangan.

Sementara Dirjen KSDAE Kemenhut Sapto Aji Prabowo menyampaikan, selain melatih dan membimbing ilmu menggiring untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi konflik gajah, juga pelatihan pemanduan wisata dan pembuatan paket wisata akan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola wisata di kawasan TNWK. 

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, S.I.P., M.I.P mengungkapkan bahwa Kodim siap bersinergi, berkolaborasi serta mendukung penuh semua kebijakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur dalam rangka mengatasi konflik gajah terutama di Desa penyangga TNWK.

Dandim juga berpesan kepada warga masyarakat yang rencana akan melaksanakan aksi damai supaya menyampaikan aspirasi dengan baik. 

"Kepada saudara-saudara yang akan menyampaikan aspirasi lakukan dengan bijak dan bijak jangan mudah terprovokasi yang justru malah menimbulkan masalah baru. Mari duduk bersama karena setiap masalah pasti ada solusi", tegas Dandim.

Sumber : Pendim0429

Minggu, 11 Januari 2026

Sinergi TNI-Polri Kompak, Wujudkan Lampung Timur Kondusif



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Soliditas dan sinergitas Kodim 0429/Lamtim dengan Polres Lamtim terus ditingkatkan dalam rangka wujudkan Kabupaten Lampung Timur yang aman dan damai melalui kegiatan patroli bersama, Sabtu (10/1/2026).

Kolaborasi aktif antara TNI Polri melalui patroli bersama terutama pada saat hari libur merupakan komitmen Kodim 0429/Lamtim dengan Polres serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, dalam keterangannya menyampaikan, bahwa sinergitas antara TNI dan Polri merupakan fondasi utama dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Sinergitas TNI–Polri merupakan pondasi utama dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif di Lampung Timur. Kami berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dengan Polres beserta Polsek jajaran termasuk instansi terkait demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Dandim menambahkan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, TNI dan Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Sinergi apik dua instensi menjadi bukti nyata kekompakan dan kesolidan TNI–Polri di lapangan, yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap aparat keamanan.

“Kami percaya, jika TNI–Polri solid serta mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat maka keamanan dan ketertiban bukan hal yang mudah untuk di wujudkan", sambungnya.

Dandim menegaskan, meskipun secara umum situasi Lampung Timur aman, namun sinergitas ini akan terus diperkuat sebagai bentuk komitmen TNI–Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sinergitas bukan hanya kerja sama, tetapi juga wujud komitmen kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada terutama masalah keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Selain pengecekan obyek vital, personel patroli juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat terutama para pemuda yang sedang berkumpul untuk selalu berhati-hati, tidak mudah terprovokasi melakukan hal yang dapat memunculkan konflik sosial.

Personel patroli juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Apabila terjadi gangguan keamanan atau permasalahan lainnya, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya ke Babinsa atau Bhabinkamtibmas desa setempat.

Sumber : pendim0429/Lamtim

 
Kode AdSense Anda