Labels

Selasa, 03 Februari 2026

Desa Rantau Jaya Udik II Membangun Jalan Telford dari Dana Desa 2025



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Pemerintah Desa Rantau Jaya Udik II kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur mengalokasikan sebagian Dana Desa (DD) tahun 2025 untuk pembangunan Telford dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Supriyanto.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Rantau Jaya Udik II Sugeng Riyadi, Senin (2/2/2026).

Kades Sugeng Riyadi menyebut, pembangunan salah satu infrastuktur tersebut dimaksudkan guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

"Harapannya dengan adanya Telford sepanjang 1370 meter akses warga menjadi lebih lancar dan aman,"ujarnya.

Selanjutnya, Sugeng Riyadi juga menerangkan, selain pembangunan Telford, DD tahun 2025 juga dipergunakan untuk ;

  • Bedah rumah 5 unit
  • Rehabilitasi balai desa 
  • Sumur bor 3 unit
  • Gorong gorong  9 unit
  • Gedung posyandu 1 unit


"Alokasi lainnya adalah untuk honor guru ngaji, guru paud, kader posyandu dan penyaluran BLT-DD kepada 20 orang warga yang tergolong miskin ekstrem,"terangnya.

Terkait dengan pembangunan gedung posyandu diharapkan dapat menunjang kegiatan posyandu secara optimal serta memberikan kenyamanan bagi kader dan masyarakat.

"Dengan harapan pelayanan kesehatan dasar masyarakat terutama balita terpenuhi untuk mencapai masyarakat bebas stunting,"harap Sugeng.

Sugeng juga berharap dengan dilaksanakannya semua kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk warga terutama dalam peningkatan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Semoga dana desa tetap di alokasikan untuk keberlangsungan pembangunan desa ,"pungkasnya.(Suprapto)


Senin, 02 Februari 2026

Apel Gelar Pasukan, Tanda Dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Polres Lampung Timur menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Senin (2/2/2026). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Lampung Timur, didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) serta unsur pimpinan daerah dan instansi terkait yang terlibat dalam operasi.

Acara apel digelar di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Lampung Timur dan dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Timur. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Lampung Timur yang diwakili oleh Asisten I, Dandim 0429/Lamtim yang diwakili Pasi Ops, serta pimpinan dari instansi terkait seperti Kadis Perhubungan Wan Ruslan, Kasat Pol PP, Kadis Pendidikan, jajaran PJU Polres Lampung Timur, dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Lampung Timur. 

Dalam apel tersebut dilaksanakan pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung yang akan diterjunkan selama operasi berlangsung. Operasi Keselamatan Krakatau 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026. 

Wakapolres Lampung Timur dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dengan semua pihak yang terlibat guna menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Timur. Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya ciptakan kondisi (preemptive/cold system) menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2026 yang akan digelar di periode berikutnya. 

Lebih lanjut, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir potensi kecelakaan di wilayah Lampung Timur. Selama masa operasi nanti, personel kepolisian akan melakukan berbagai tindakan preventif, edukatif, dan represif secara proporsional sesuai dengan kebijakan Kapolri tentang pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026. 

Untuk mendukung efektivitas operasional di lapangan, Polres Lampung Timur melibatkan 62 personel yang akan disebar ke titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas dan lokasi strategis lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan. Personel tersebut akan bekerja sama dengan instansi pendukung demi tercapainya target operasi. 

Dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan ini, Polres Lampung Timur menegaskan komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib, serta mendukung keselamatan masyarakat secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Lampung Timur.(Sup)

Tekan Penyebaran PMK, Babinsa Koramil Purbolinggo Kawal Vaksinasi Hewan Ternak



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR - Guna mengantisipasi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah, Babinsa Koramil 429-06/Purbolinggo Kodim 0429/Lamtim Kopka Lagino bersama Tim DPP (Dinas Perikanan dan Peternakan) melaksanakan vaksin PMK di Desa Taman Asri, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Senin (2/2/2026).

Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit hewan yang serius dan sangat menular. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini menyerang semua hewan berkuku belah, termasuk sapi, domba, kambing, unta, rusa dan babi. Namun, PMK tidak memengaruhi kuda, zebra, anjing dan kucing.

PMK bisa menyebar dengan cepat dari satu hewan ke hewan lain, terutama di iklim yang sejuk dan lembab dan/atau ketika hewan dikandangkan atau ditempatkan berdekatan. 

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

Vaksinasi juga bisa digunakan untuk mengurangi penyebaran PMK atau melindungi hewan tertentu. Cara pencegahan ini juga digunakan di daerah endemik untuk melindungi hewan dari penyakit klinis. Namun, vaksin PMK harus sangat cocok dengan serotipe dan strain dari strain yang menginfeksi.

Kopka Lagino selaku Babinsa menyampaikan, sebagai aparat komando kewilayahan, pihaknya bersama jajaran selalu siap memberikan pendampingan terutama pada upaya pencegahan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak warga.

“Kami selalu siap mendampingi kegiatan vaksinasi guna mencegah virus PMK ini. Yang penting kami minta masyarakat segera melapor kepada petugas, bila hewan ternaknya ada ciri-ciri terinfeksi virus PMK seperti, mulut keluar lendir atau busa, lepuh dibawah hidung, dan luka pada bagian kuku,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan menghimbau kepada masyarakat yang memiliki ternak khususnya sapi agar selalu menjaga kebersihan kandang. Selain itu, dapat ditambahkan dengan pemberian suplemen maupun obat-obatan hewan bila ada sapi yang terindikasi sakit.

Melalui kegiatan ini, DPP menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Kegiatan vaksinasi akan terus dilanjutkan secara bertahap di berbagai kecamatan, dengan target seluruh populasi ternak produktif di Lampung Timur terutama Kecamatan Purbolinggo terlindungi dari ancaman penyakit PMK.(Pendim0429).

Sabtu, 31 Januari 2026

Danramil 429-07/Pekalongan Turut Memeriahkan Milad Ke-32 MIN 1 Lampung Timur



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Danramil 429-07/Pekalongan Kodim 0429/Lamtim Kapten Inf M. Syadri beserta anggota menghadiri Fun Run 5Km dalam rangka Milad ke-32 MIN 1 Lampung Timur, bertempat di Lapangan Desa Pekalongan, Sabtu (31/1/2026).

Tampak hadir Camat Pekalongan Slamet. H, Kapolsek Pekalongan diwakili Bripka Faisal, Kepala MIN 1 Lamtim Sudarsono beserta para guru, siswa dan wali murid.

Acara diawali dengan senam pagi, pelepasan peserta Fun Run 5Km, pengalungan medali, sambutan-sambutan, pelepasan balon Milad ke-32, launching Berlian Bersama Melindungi Anak serta pembagian hadiah serta doorprize.

Sebagai informasi bahwa peserta Fun Run merupakan seluruh keluarga besar MIN 1 Lampung Timur dimana setiap peserta mendapatkan dua kupon undian terdiri 1 siswa dan 1 untuk wali murid.

Terlihat antusiasme keluarga besar MIN 1 Lamtim mengikuti rangkaian acara yang berlangsung meriah sejak pagi hari, kemeriahan semakin lengkap pada saat pembagian hadiah dan  doorprize.

Disela-sela acara, Kapten Inf M. Syadri mewakili seluruh keluarga besar Koramil Pekalongan mengucapkan selamat hari lahir MIN 1 Lamtim ke-32 tahun.

"Semoga MIN 1 Lamtim semakin sukses dan terus berkomitmen dalam menciptakan generasi penerus yang yang berakhlak mulia, berbudaya, dan berdaya saing tinggi dalam rangka menghadapi berbagai tantangan dan dinamika perkembangan zaman", ucapnya.

Masih dikatakan Danramil, momentum Milad ke-32 ini diharapkan menjadi refleksi bagi MIN 1 Lamtim sekaligus membuktikan kontribusinya dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

"Pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya harus didukung oleh seluruh elemen bangsa, terutama dunia pendidikan seperti salah satunya MIN 1 Lamtim. Untuk itu, sinergi dalam memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, serta berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil, makmur serta sejahtera harus terus dilakukan", pungkasnya.

Seluruh rangkaian acara Milad MIN 1 Lamtim ke-32 berlangsung tertib, aman dan nyaman menjadi momentum penguatan kolaborasi antara TNI–Polri, unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kecamatan Pekalongan.
Sumber : Pendim0429

Jumat, 30 Januari 2026

Kemendagri Undang Sekda dan TAPD Provinsi Se-Indonesia Bahas Pelaksanaan APBD 2026 dan 2027

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni/ist

PRAMUDYAFM, TERNATE – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mendorong penguatan peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini dinilai penting karena APBD menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Fatoni pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran (TA) 2026 dan Penyusunan APBD TA 2027 di Sahid Bela Hotel, Ternate, Maluku Utara, Kamis (29/1/2026).

Fatoni menjelaskan bahwa kinerja pengelolaan APBD menjadi faktor kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, belanja pemerintah, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun APBD, memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun demikian, data nasional menunjukkan bahwa kinerja APBD pada tahun 2025 masih menghadapi tantangan. Realisasi pendapatan daerah secara nasional tercatat sebesar 94,49 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 97,26 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai 87,14 persen, juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 91,72 persen.

Dalam konteks tersebut, Fatoni menegaskan bahwa peran kepala daerah dan TAPD sangat strategis untuk memastikan APBD dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah.

“Peran kepala daerah, peran TAPD sangat penting karena dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, di Pasal 6, disebutkan bahwa pemegang kekuasaan dan pengelolaan keuangan daerah adalah kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota,” ujar Fatoni.

Ia menegaskan, TAPD berperan mengawal seluruh siklus pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Tujuannya agar APBD dapat berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Fatoni menyampaikan bahwa belanja pemerintah daerah terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Realisasi belanja APBD tahun 2025 yang sebesar 87,14 persen menunjukkan masih adanya ruang untuk mempercepat penyaluran belanja agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi ini sangat ditentukan juga oleh realisasi belanja uang negara, baik itu APBN maupun belanja APBD,” katanya.

Menurut Fatoni, penguatan pemahaman regulasi akan membuat TAPD semakin percaya diri dalam mengambil langkah kebijakan. Hal ini termasuk melalui mekanisme pergeseran anggaran dan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga APBD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, para bupati dan wali kota se-Provinsi Maluku Utara, TAPD provinsi seluruh Indonesia, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.(Prapto)

Sumber : Puspen Kemendagri

 
Kode AdSense Anda