Labels

Senin, 27 April 2026

Kodim 0429/Lamtim Terima Kunker Danrem 043/Gatam



PRAMUDYAFM,LAMPUNG TIMUR ---Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0429/Lamtim, Senin (27/04/2026).

Kedatangan Danrem disambut langsung oleh Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, Ketua Persit KCK Cab LIV Lamtim Ny. Yenni Danang, Forkopimda Kabupaten Lampung Timur, Perwira Staf, Danramil jajaran serta pengurus Persit.

Dalam arahannya dihadapan prajurit, PNS, dan anggota Persit Danrem menekankan pentingnya kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Salah satu contoh konflik internasional seperti Rusia–Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

“Kita harus menyikapi kondisi saat ini dengan terus sigap dan fokus pada tugas pokok. Karena sama-sama kita ketahui dampak dinamika global memicu kenaikan harga BBM di beberapa negara hingga pelemahan nilai tukar rupiah di Indonesia", ujar Danrem.

Selain penguatan internal, Jenderal TNI Bintang Satu ini meminta prajurit Kodim 0429/Lamtim terus mendukung program Komando atas, pemerintah daerah serta program strategis pemerintah pusat.

"Komitmen TNI AD melalui penguatan sinergi bersama pemerintah daerah dan institusi terkait terus mendukung dan mensukseskan program strategis pemerintah pusat seperti, MBG, KDKMP, ketahanan pangan, manunggal air, RTLH, kegiatan ASRI serta jembatan Perintis Garuda untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing serta memeratakan kesejahteraan masyarakat", sambung Danrem.

Selain menjaga profesional, kesehatan dan keharmonisan rumah tangga, ditengah era keterbukaan informasi Danrem juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan medsos.

“Di era digital, dunia berada digenggaman kita, oleh karena itu bijaklah dalam bermedia sosial. Jaga nama baik dan kehormatan satuan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara", tegasnya.

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, Danrem bersama Ketua Persit memberikan tali asih kepada warakawuri, prajurit, penderita sakit menahun serta anak berkebutuhan khusus.

Turut mendampingi Danrem, Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, Kasi Pers Korem 043/Gatam Kolonel Inf Muhammad Erfani, Kasi Intel Letkol Inf Jarot Susanto, Kasi Ter Letkol Inf Sofrianes, Kasi Ren Kol. Czi Kurniawan Hartanto beserta pengurus Persit Koorcab Rem 043 PD XXI/RI.

sumber : Pendim0429

Peringatan Hari Otda : Wabup Azwar Hadi Tegaskan Fokus Lampung Timur pada Layanan Dasar



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR -- Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten setempat pada Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Azwar Hadi membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Mendagri menekankan bahwa otonomi daerah bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pemerintah daerah didorong untuk melakukan sinkronisasi perencanaan, reformasi birokrasi berbasis digital, serta memperkuat kemandirian fiskal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Azwar saat membacakan pesan Mendagri di hadapan peserta upacara.

Selain menyampaikan pesan pusat, Azwar Hadi turut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk fokus pada layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan akses air bersih. Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan yang pro-rakyat, mulai dari penguatan UMKM hingga swasembada pangan guna menghadapi tantangan global.

Menutup amanat tersebut, Azwar mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah untuk menjaga efisiensi anggaran dan memastikan setiap program kerja memberikan dampak nyata bagi warga Lampung Timur.

“Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30. Semoga semangat otonomi daerah ini menjadi pendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita,” tutup Azwar Hadi. (Ril/Prap)

Sabtu, 25 April 2026

MIN 1 Lampung Timur Raih Apresiasi Nasional atas Praktik Baik Perlindungan Anak



PRAMUDYAFM, Jakarta- Pertemuan Nasional Perlindungan Anak yang diselenggarakan ChildFund International pada 20–23 April 2026 di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, berhasil mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang perlindungan anak dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri perwakilan kementerian, lembaga mitra, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan anak dan kaum muda dari berbagai wilayah. Forum nasional tersebut menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam mencegah kekerasan terhadap anak, baik di ruang luring maupun daring.

ChildFund International, sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan anak, menegaskan dukungannya terhadap pemerintah Indonesia dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, selaras dengan Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2025–2029.

Dalam pertemuan ini, MIN 1 Lampung Timur mendapat perhatian khusus sebagai salah satu sekolah percontohan (piloting) Program *Education for Protection and Wellbeing* (EPW). Kepala MIN 1 Lampung Timur, Darsono, hadir sebagai penanggung jawab program, didampingi oleh Febri Maryana selaku *Person in Charge* (PIC) Program EPW di tingkat satuan pendidikan.

“MIN 1 Lampung Timur mendapatkan kepercayaan sebagai sekolah piloting Program EPW. Kami merasakan manfaat yang sangat besar bagi penguatan budaya perlindungan anak di madrasah,” ujar Darsono.

Pelaksanaan Program EPW di MIN 1 Lampung Timur didukung oleh mitra ChildFund di Lampung, yaitu Yayasan Pembinaan Sosial Lampung (YPSK). YPSK secara aktif memberikan penguatan kapasitas, pendampingan teknis, serta fasilitasi implementasi program di lingkungan madrasah.

Dalam sesi paparan, mitra pelaksana dari delapan provinsi mempresentasikan berbagai capaian dan praktik baik pelaksanaan program perlindungan anak (PRIME) periode 2024–2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur, yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Darsono menegaskan bahwa perubahan positif tampak nyata di lingkungan madrasah. “Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya kesadaran seluruh warga madrasah akan pentingnya perlindungan anak, penguatan budaya sekolah yang bebas dari kekerasan, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam menyuarakan hak dan perlindungan diri mereka,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, MIN 1 Lampung Timur menerima apresiasi khusus dari ChildFund International Indonesia. Child Protection & Advocacy Specialist ChildFund International Indonesia, Reny Haning, menyampaikan penghargaannya secara langsung.

“Implementasi Program EPW di MIN 1 Lampung Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berpihak pada anak. Praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi contoh inspiratif dan direplikasi di satuan pendidikan lainnya,” ujar Reny Haning.

Partisipasi aktif MIN 1 Lampung Timur dalam forum nasional ini menunjukkan komitmen nyata madrasah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Diharapkan, capaian tersebut dapat terus dikembangkan dan memberi dampak positif yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.(MK/Suprapto)

Jumat, 24 April 2026

Bupati Ela Mengawali Pembangunan TPST RDF di Sukadana, Targetkan Kelola Sampah Secara Modern

Peletakan batu pertama oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah


PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi mengawali pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse-Derived Fuel (RDF) di Desa Rantau Jaya Udik, Kecamatan Sukadana, Jumat (24/4/2026).

Langkah ini menjadi tonggak sejarah bagi pemerintah daerah dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas LHPKPP Yudi Irawan, Kepala Bappeda Agusrina Syaka, serta perwakilan Dinas PUPR. Hadir pula Camat Sukadana Hendra Setiawan, Kepala Desa Rantau Jaya Udik Agus Saleh, dan Manager Bisnis Mikro BRI LBO Metro, Triyanto Yohanes.



Bupati yang akrab disapa Mbak Ela ini menegaskan bahwa TPST RDF merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini belum tertangani maksimal.

"Ini adalah bagian dari agenda RPJMD kita. Kita harus bergerak cepat karena saat ini sampah yang tertangani baru sekitar 0,8 persen. Jadi, jangan terlena dengan wilayah kita yang luas dan lahan yang masih banyak," ujar Mbak Ela.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa jenis sampah, baik organik, anorganik, hingga limbah B3 membutuhkan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Melalui sistem RDF ini, sampah akan dipilah secara otomatis. Sampah non-organik nantinya diolah kembali menjadi produk bernilai guna seperti paving block, bahkan dapat dikembangkan menjadi bahan bakar alternatif pembangkit listrik jika volumenya sudah mencukupi.

Pembangunan di Rantau Jaya Udik ini merupakan titik awal dari rencana pembangunan lima zonasi TPST RDF yang tersebar di seluruh wilayah Lampung Timur. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juni mendatang.

Dukungan pembangunan ini juga datang dari dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI. Manager Bisnis Mikro BRI LBO Metro, Triyanto Yohanes, menyatakan bahwa partisipasi ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

"Kami berharap kehadiran TPST ini tidak sekadar menjadi tempat pembuangan akhir, tetapi menjadi pemicu kesadaran warga untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah," pungkas Triyanto.(Prapto)

Kamis, 23 April 2026

Lepas 770 Jemaah Calon Haji Lampung Timur, Ini Pesan Wabup Azwar Hadi



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR --Pemerintah Kabupaten Lampung Timur secara resmi melepas 770 jemaah calon haji(JCH)tahun 2026 dalam sebuah prosesi di Islamic Center Sukadana, Kamis (23/4/2026). 

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, dan dihadiri unsur Forkopimda serta tamu undangan.

Acara pelepasan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada petugas pendamping haji, serta penyerahan simbolis tanda pengenal kepada perwakilan jemaah calon haji.

Wabup Azwar Hadi menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Lampung Timur telah menganggarkan sebesar Rp4,2 miliar untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional, termasuk pembinaan dan pelayanan jemaah.

“Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah calon haji, agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Bawa nama baik Lampung Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. Artinya jangan berbuat macam-macam,” tegasnya.

Secara khusus, Azwar Hadi juga berpesan kepada para petugas pendamping haji untuk menjalankan tugas secara maksimal, terutama dalam memberikan perhatian kepada jemaah lanjut usia.

“Pendamping haji itu dibiayai pemerintah, jadi harus bekerja serius. Dampingi betul jemaah, terutama yang sudah lanjut usia,” pesannya.

Diketahui, dari total 770 jemaah calon haji asal Lampung Timur, jemaah tertua berusia 95 tahun dari Sekampung  sementara yang termuda berusia 16 tahun dari Raman Utara.

Diakhir sambutan Azwar Hadi berharap seluruh jemaah calon haji dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.(Prapto)

 
Kode AdSense Anda