Labels

Sabtu, 02 November 2024

Danramil 429-11/Sekampung Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR- Danramil 429-11/Sekampung Kapten Inf Suefdi bersama Babinsa Serda Sugiyarto menghadiri kegiatan sosialisasi Kamtibmas, di Balai Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Jum'at (1/11/2024).

Tampak hadir, Camat Sekampung Suparman, Kapolsek Sekampung Iptu Rudi. K, Bhabinkamtibmas Aipda Indra. S, Kades Wonokarto Jarwanto,, perangkat desa serta anggota Linmas sebanyak 26 Orang.

Berbagai potensi kerawanan sosial yang dapat menimbulkan konflik dapat terjadi setiap saat di masyarakat. Potensi itu bila tidak dicegah sejak dini, dikhawatirkan dapat menjadi penyulut perpecahan. 

Berkenaan dengan hal tersebut sosialisasi Kamtibmas yang digelar oleh pemerintah desa Wonokarto bersama jajaran Forkopimcam Sekampung sangatlah tepat.

Dalam sosialisasi tersebut Danramil Kapten Inf Suefdi mengimbau agar masyarakat dapat segera memberikan informasi cepat bila mengetahui ada indikasi yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

"Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya tugas TNI Polri saja, butuh sinergi dan kerjasama dari semua pihak salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan segera menginformasikan ke instansi terkait seperti Babinsa/ Bhabinkamtibmas jika ada muncul potensi gangguan Kamtibmas di Kecamatan Sekampung khususnya masing-masing desa,"ungkap Danramil.

Tak lupa Danramil mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga keutuhan bangsa dalam keragaman budaya, adat dan agama dalam bingkai NKRI. Terlebih saat ini menghadapi Pilkada serentak pemilihan Bupati dan Wabup Lampung Timur.

"Mari bersama kita wujudkan pilkada serentak tahun 2024 Kabupaten Lampung Timur yang aman damai dan sejuk,  jangan mudah terprovokasi oleh hoax, hasutan, ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa," sambungnya.

Danramil juga menyebutkan bahwa Kamtibmas merupakan salah satu faktor pendukung terlaksananya program pembangunan.

”Dengan terwujudnya situasi yang aman dan nyaman program pembangunan yang dijalankan dari pusat hingga daerah dapat terlaksana dengan baik," tegasnya.(Sup)(pendim0429/lamtim).

Dukung Ketahanan Pangan 2024 - 2029, Kapolres Lampung Timur Serahkan Bantuan Perlengkapan Petani



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR – Polres Lampung Timur berkomitmen untuk turut serta menjaga stabilitas pangan daerah dengan cara mendukung sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Lampung Timur. 

Hal itu disampaikan Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya saat menyerahkan bantuan perlengkapan petani kepada beberapa kelompok tani di desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana, Sabtu (2/11/2024).

AKBP Benny Prasetya menjelaskan, kegiatan sosial berupa pemberian caping dan sepatu but tersebut dilaksanakan untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional periode 2024-2029.

"Bantuan tersebut untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan para petani saat bekerja di lapangan sekaligus untuk peningkatan produksi pangan di daerah,"kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Rafli Yusuf Nugraha dan jajaran.

"Secara rinci, bantuan diberikan berupa 20 set caping dan sepatu but kepada petani sayuran, 17 set caping dan sepatu but kepada petani buah, dan 25 set caping dan sepatu but kepada petani sawah,"terangnya.

AKBP Benny Prasetya menyampaikan bahwa bantuan ini untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan para petani saat bekerja di lapangan sekaligus untuk peningkatan produksi pangan di daerah.

“Petani adalah pahlawan ketahanan pangan kita. Mereka bekerja keras di bawah panas dan hujan untuk memastikan kebutuhan pangan tercukupi. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para petani dan harapan kami agar mereka semakin semangat dalam bekerja,”tuturnya.

Dengan adanya bantuan ini, Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya juga berharap masyarakat, khususnya petani, dapat termotivasi untuk terus mendukung ketahanan pangan nasional. 

"Disinilah pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan," pungkasnya.

Para petani yang menerima bantuan tersebut tampak senang dan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. 

Salah satu petani sayuran yang menerima bantuan menyatakan bantuan ini sangat berarti bagi mereka.

"Dengan adanya caping dan sepatu but, kami bisa bekerja lebih nyaman dan aman. Semoga Polres Lampung Timur terus mendukung kami para petani.”ujar salah satu petani.(Sup)

Sumber : Humas Polres Lamtim.

Jumat, 01 November 2024

Koramil 429-03/MT Berikan Latsar Bela Negara di SMAN 1 Marga Tiga



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Koramil 429-03/Marga Tiga bersinergi dengan SMAN 1 Marga Tiga melaksanakan latihan dasar Bela Negara (BN) serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), Jum'at (1/11/2024).

Danramil Marga Tiga melalui Babinsa Serma Jubaidi menyampaikan, Bela negara adalah wujud dari sebuah sikap membela, menjaga dan juga memelihara negara sebagaimana yang sudah tercantum dalam UUD 1945. Salah satu pihak yang juga memiliki kewajiban untuk bela negara adalah pelajar.

"Bela negara tidak hanya upaya memanggul senjata, adapun bagi pelajar bentuk bela negara adalah mematuhi semua tata tertib sekolah dengan tertib, mengikuti kegiatan belajar dan mengajar, mengikuti upacara dengan baik, menghormati guru, menjaga nama baik sekolah baik itu di dalam sekolah maupun diluar sekolah serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial,"tutur Babinsa.

Lebih lanjut Babinsa menyampaikan, sikap bela negara tersebut sudah wajib untuk ditanamkan semenjak duduk di bangku sekolah hingga perguruan tinggi. Sebab para pelajar dan mahasiswa tersebut akan jadi penerus dari bangsa ini di masa depan.

"Mereka harus memiliki rasa cinta, tanggung jawab dan sadar akan kewajiban untuk membela negara Indonesia jika ada hal-hal yang mengancam serta memecah belah bangsanya," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Sekolah SMAN 1 Marga Tiga, Mei Linawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Koramil Marga Tiga di tengah kesibukan yang luar biasa masih menyempatkan memberikan pembekalan materi Bela Negara dan PBB kepada para siswa-siswinya.

"Semoga sinergi dan kolaborasi antara Koramil Marga Tiga dengan SMAN 1 Marga Tiga terus terjalin baik guna membentuk generasi muda yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan serta bela negara dalam kehidupan dilingkungan pendidikan maupun masyarakat," tegasnya.

Untuk diketahui, Bela Negara merupakan kewajiban setiap masyarakat Indonesia. Sebagai  warga Negara Indonesia maka kita wajib memiliki sifat bela negara.

Apalagi sebagai pelajar yang didambakan seluruh pendidik dan orang tua sebagai generasi penerus bangsa di seluruh negeri ini khususnya para pelajar di SMAN 1 Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur.

Kepedulian TNI khususnya Kodim 0429/Lamtim melalui Koramil jajaran terhadap para generasi muda di wujudkan melalui koordinasi, kolaborasi dan kerjasama dengan lembaga pendidikan dengan membekali materi Bela Negara (BN) kepada para siswa.(Sup)

Sumber : pendim0429/lamtim

Kamis, 31 Oktober 2024

PKTD Margosari : Babinsa Koramil 429-13/Metro Kibang Ajak Pertahankan Gotong Royong



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Desa Margosari, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur melaksanakan Padat Karya Tunai Desa(PKTD) berupa pemeliharaan badan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 200 M yang terletak di Dusun 2 desa setempat, Kamis (31/10/2024). 

Berdasarkan Pasal 4 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengaturan desa bertujuan antara lain untuk memajukan perekonomian masyarakat desa, mengatasi kesenjangan pembangunan serta memperkuat masyarakat desa pada khususnya.

Kegiatan PKTD turut dihadiri oleh beberapa instansi diantaranya, Camat Metro Kibang Drs. Heriansyah, Kades Margosari Suwardi, Babinsa Koramil 429-13/Metro Kibang Kodim 0429/Lamtim Serma Dwi Agus Iskandar, Bhabinkamtibmas Bripka Nanang, Pendamping Desa Hasan, Pendamping Lokal Desa Nurgiyanto, perangkat Desa serta warga masyarakat Dusun 2.

Danramil Metro Kibang melalui Babinsa menuturkan, Semangat gotong-royong harus tetap dilestarikan untuk memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan kemakmuran desa.

"Sasaran program PKTD diharapkan mampu meningkatkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat termasuk persoalan-persoalan yang terkait dengan kemiskinan, stunting ataupun gizi buruk. Dimana pokok pelaksanaan program PKTD adalah penganggaran kegiatan kegiatan yang diwajibkan untuk didanai dengan Dana Desa dalam APBDes", imbuh Babinsa.

Selaku Babinsa, Serma Dwi Agus Iskandar siap bersinergi pemerintah desa serta instansi terkait untuk mendukung dan mensukseskan program-program dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap dalam pelaksanaan PKTD benar-benar memanfaatkan kemampuan sumber daya lokal sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud sesuai dengan harapan,"pungkasnya.

Untuk diketahui, Padat Karya Tunai Desa merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang mengutamakan pemanfaatan sumberdaya, tenaga kerja dan teknologi lokal untuk mendapatkan pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Sup)

Sumber :pendim0429/lamtim

Implementasi UU Pelayanan Publik, Disdukcapil Lamtim Gelar Forum Konsultasi Publik



PRAMUDYAFM, LAMPUNG TIMUR--Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Timur berupaya untuk terus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lampung Timur, Indra Gandi pada acara Forum Konsultasi Publik di Balai Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, Kabupaten setempat, Kamis (31/10/2024).

Acara ini dihadiri oleh peserta dari berbagai Instansi. Mulai dari Polres Lamtim yang diwakili Kanit Tipikor, Ketua PWI Lamtim dan undangan terkait lainnya. 

Indra Gandi mengatakan, Forum konsultasi publik merupakan dialog partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan masyarakat . 

"Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendapatkan masukan terkait rancangan, penerapan, evaluasi, dan dampak dari kebijakan pelayanan publik," ujarnya.

Indra melanjutkan, Forum ini diadakan sebagai wujud implementasi dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 

Dalam undang-undang tersebut diatur bahwa setiap penyelenggara layanan publik diwajibkan untuk melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan. 

"Dengan adanya forum konsultasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kepastian atas layanan yang diberikan serta ikut berpartisipasi dalam upaya perbaikan pelayanan," Lanjutnya. 

Selain bertujuan untuk menerima masukan masyarakat terkait standar pelayanan, forum ini juga menjadi sarana sosialisasi kebijakan terbaru dari pemerintah. 

Acara ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta menyampaikan keluhan atau saran mereka terkait layanan publik. 

Selain forum seperti ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga berencana untuk terus melibatkan masyarakat melalui survei kepuasan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan.

"Saya berharap bahwa hasil dari kesepakatan dalam forum ini dapat segera direalisasikan demi memperbaiki dan mengembangkan inovasi pelayanan publik yang lebih baik di Lampung Timur," Kata Indra Gandi.(af/sup)

 
Kode AdSense Anda